
Pelajaran yang di berikan akademi adalah murid dapat belajar sastra dan kultivasi.
Bukan hanya kekuatan tubuh yang di fokuskan melainkan kekuatan IQ juga di tingkatkan.
Agar murid yang belajar kultivasi bisa mendalami ilmu kultivasi dengan baik. Dan tujuan kultivasi mereka ketahui.
Kebanyakan orang di dunia ini hanya belajar bagaimana menjadi kuat tanpa memikirkan bagaimana menelaah semua ini agar berjalan sesuai dengan ketentuan alam.
Oleh karena itu tujuan akademi terbentuk agar semua orang bisa mempunyai pengetahuan bukan hanya ilmu kultivasi melainkan ilmu sosial dalam hal kepintaran dan kecerdasan dalam memilih.
Pembagian pelajaran dalam akademi Taiyang adalah pada pagi hari murid akan menerima kelas menulis dan membaca dan sore hari dengan belajar kultivasi oleh guru kultivasi.
Setelah itu waktu bebas untuk murid berlatih dengan sendirinya atau dengan guru pribadi mereka.
Seperti saat ini Zhang Wei dan Zhang Ziyi di minta untuk datang di kediaman kepala akademi karena dia adalah guru pribadi mereka tetapi belum dapat persetujuan dari dua manusia kecil.
Mereka berdiri di depan kediaman kepala akademi para penjaga kediaman mempersilahkan mereka masuk karena mengetahui dua sosok kecil ini adalah murid dari kepala akademi.
Zhang Wei langsung menuju ke arah gazebo yang berada di samping kediaman sudah dua puluh menit mereka menunggu tetapi orang yang di tunggu belum menampakkan batang hidungnya.
Zhang Wei yang sangat menghargai waktu harus menunggu membuat dia mendengus. Hal menunggu adalah hal yang akan sangat sulit dia toleransi.
Disaat mereka menunggu dalam diam tiba-tiba sebuah bayangan dengan cepat menuju ke arah mereka Zhang Wei yang mempunyai intuisi tajam langsung menarik tangan kakaknya ke belakang dan membalas serangan orang yang menyerang mereka tiba-tiba.
Zhang Wei terus menghindar dan tak lupa Zhang Ziyi yang di oper ke kiri, kanan, depan dan belakang Zhang Wei seperti bola untuk menghindari serangan orang yang tidak di kenal itu.
Kalau orang biasa yang menerima serangan sudah pasti orang itu tidak akan dapat menghindar tepat waktu tetapi Zhang Wei berbeda.
Hanya bayangan orang itu yang sangat cepat bahkan Zhang Ziyi tidak tahu kalau ada yang menyerang mereka hanya melihat adiknya yang terus memutar tubuhnya ke samping depan dan belakang.
Mengetahui bahwa ada orang yang menyerang mereka tapi dia sedikit terkejut dengan kemampuan adiknya.
Sambil menopang Zhang Ziyi di tangan kiri Zhang Wei dengan cepat mematahkan sebuah ranting kayu dan merubah ranting itu mempunyai daya serang yang tajam menyerang balik orang itu.
Orang yang berada dalam bayangan itu tersenyum tipis mendapati serangan Zhang Wei yang sangat rapi dan teliti kalau orang biasa yang menghadapinya sudah pasti serangan pertama tadi sudah akan menderita.
Mendapati kenyataan ini membuat sosok itu semangat memberikan serangan kepada Zhang Wei.
Mendapati orang yang menyerang itu belum menampakkan diri Zhang Wei dengan cepat mengeluarkan elemen api nya dan langsung menembak ke arah bayangan itu dan ternyata di balas oleh orang itu.
__ADS_1
Elemen Api dan es bertabrakan membuat gejolak yang dahsyat mengguncang seluruh wilayah akademi.
"Ini apa yang terjadi? ucap tetua ketiga
Sumber kekuatan ini berasal dari mana? saut yang lain.
"Kalau tidak salah ini berasal dari kediaman Kepala akademi" ucap yang lainnya.
"Gempa gempa" teriak para murid
"Ini bukan gempa bodoh tetapi kekuatan yang saling beradu" ucap seorang murid yang dekat dengan murid yang berteriak heboh
"Ah tapi kenapa sampai menimbulkan dampak seperti ini? tanya murid itu lagi.
"Mungkin ada orang hebat yang saling adu kekuatan" saut yang lain
"Ini seperti berasal dari kediaman kepala akademi" ucap murid yang sedari tadi diam.
"Wah sungguh hebat ya kekuatan kepala akademi tetapi dia beradu kekuatan dengan siapa? tanya yang lainnya
"Mana saya tahu" ucap murid lain.
Rumah penduduk yang berada di lereng bukit merasakan dampak dari kedua kekuatan mereka.
Kembali ke kediaman kepala akademi.
Zhang Wei masih terus membalas serangan dari orang yang belum menampakkan diri.
"Jiejie menjauhlah dari tempat ini saya akan berolahraga sedikit dengan orang ini" ucap Zhang Wei meminta Zhang Ziyi yang berada di dekapannya menjauh.
"Yah Meimei hati-hati" ucap Zhang Ziyi menghilang cepat.
Setelah kepergian Zhang Ziyi Zhang Wei akhirnya lega dia sekarang dengan bebas bergerak.
Sekarang dia menemukan lawan yang bisa mengimbangi permainan nya maka nya dia mau berolahraga sudah lama berdiam diri. Semua tulangnya pada kaku.
"Ayo kita bermain" ucap Zhang Wei melesat ke arah sosok yang masih sembunyi dalam kegelapan.
Tadi dia hanya menyerang dari jarak jauh dan tidak mendekat karena sang kakak masih di dekatnya sekarang Zhang Ziyi sudah menjauh dia bebas.
__ADS_1
Orang yang dalam bayangan sedikit terkejut tetapi membuat senyumnya tambah lebar.
Ke dua orang itu terus bertukar serangan. Keduanya hanyut dalam pertempuran mereka tanpa mempedulikan kekacauan yang telah mereka timbulkan.
Melihat kediaman kepala akademi hampir hancur mereka segera terbang dan bertarung di udara.
Seluruh penghuni akademi Taiyang yang sibuk berlatih menghentikan aktivitasnya memandang langit.
Mereka tidak dapat melihat kalau ada orang yang beradu kekuatan tetapi mereka dapat melihat percikan kekuatan yang berwarna merah dan putih kebiruan di udara.
Para tetua akademi yang mempunyai kultivasi tinggi hanya dapat melihat bayangan yang terus bertarung di udara tanpa melihat jelas bagaimana rupa kedua orang itu.
Hanya satu kesimpulan yang berada dalam benak semua orang yaitu Orang yang memiliki Kultivasi tinggi atau Kultivator hebat.
Sosok kecil yang berada di udara terus melesat menghindar dengan lihainya membuat orang dewasa itu kagum dan takjub.
Zhang Wei juga menikmati pertarungan ini. Dia berdecak kagum dengan kemampuan orang itu yang bisa mengimbangi kekuatan permainan nya.
Karena tidak ada nya maksud berbahaya orang yang menyerangnya membuat dia juga membalas seperti latihan kekuatan.
Karena jujur selama ini dia belum pernah bertemu lawan yang betul-betul membuat dia meladeni secara serius atau sedikit bersemangat selain para orang bodoh yang selalu dia jadikan boneka kesenangan.
Dan berakhir dengan menerima bogem mentah dari Zhang Wei dan terbaring lama di ranjang dan cacat anggota tubuh.
"Wah pertarungan yang seru yang walaupun saya tidak dapat melihat orang yang bertarung tadi" ucap murid-murid.
"Ia kekuatan mereka sangat indah"
"Itu kekuatan elemen apa ya?
"Sepertinya api dan es di lihat dari warna kedua elemen itu" ucap salah satu murid
Berbagai macam tanggapan penghuni akademi mengeluarkan segala pendapat mereka.
Hai hai hai sobat π
Author come back nih π
**Jangan lupa like dan Vote β€οΈ kritik dan saran π
__ADS_1
Kalau ada ide bisa sumbang**