
Setelah mendapatkan kedua benda itu tidak ada lagi yang menarik perhatian tiga bersaudara itu.
Di kediaman Zhang Wei sibuk dengan meneliti kedua barang yang baru saja dia dapatkan.
Dia memasuki ruang angkasa agar bisa leluasa mencoba efek dari kedua senjata yang terlihat terhubung itu.
Selain keamanan dan juga menghindari kekacauan atau perhatian orang lain.
"Tuan kenapa baru mengunjungi Fei? ucap Fei semangat dan memonyongkan bibirnya
"Sungguh tidak cocok sama sekali kau cemberut seperti itu" ucap pedas Zhang Wei
"Aihh dasar Tuan Iblis" ucap Fei menggerutu pelan tapi masih di dengar oleh Zhang Wei.
"Fei saya akan mencoba ke dua benda ini" ucap Zhang Wei ketika mereka tiba di sebuah lapangan luas di dalam ruang angkasa.
Fei memperhatikan kedua benda yang ada di tangan Zhang Wei. Setelah memperhatikan baik-baik dia terbelalak.
"Tuan darimana Anda mendapatkan ke dua benda tersebut? tanya Fei mendekat untuk memastikan benda tersebut.
"Keberuntungan saya mendapatkan tadi di acara pasar malam ibukota ada apa Fei? tanya Zhang Wei melihat reaksi Fei yang kelihatan berlebihan untuk Zhang Wei.
"Tuan belum ada orang yang pernah bisa memainkan kedua alat ini. Konon kedua alat ini adalah milik Dewa kematian tapi Dewa kematian sendiri tidak bisa memainkan kedua alat ini."jeda Fei
"Kedua alat ini akan membunuh orang yang memegang nya dengan cara kejam sehingga itu sebabnya benda ini tidak ada yang menginginkan nya lagi" ucap Fei
"Kalau Tuan bisa menaklukkan kedua benda ini berarti itu luar biasa dan Kekuatan dari kedua benda ini bisa mengacaukan ketentraman alam" jelas Fei sesuai pengetahuan yang dimiliki.
"Hah benarkah? saya akan mencoba nya kalau begitu" ucap Zhang Wei percaya diri.
"Tuan kalau begitu saya akan keluar dari ruang angkasa ya sampai Tuan selesai berlatih" ucap Fei meminta ijin
Zhang Wei juga tidak mempermasalahkan hal ini karena dampak dari kedua benda ini begitu luar biasa seperti kata Fei berarti dia harus menaklukkan kedua benda itu.
"Baiklah kau boleh keluar" ucap Zhang Wei
"Baik Tuan" ucap Fei langsung menghilang.
Zhang Wei kembali memperhatikan baik-baik kedua benda yang berada di tangannya.
"Berarti kalau belum ada yang menaklukkan kalian saya yang akan menjadi yang pertama menaklukkan kalian mohon bekerjasama ya kalau tidak saya akan menghancurkan kalian" ucap Zhang Wei menatap kearah kedua benda itu seperti memerintah mereka.
Zhang Wei mengambil suling giok itu. Suling yang sangat cantik terukir sebuah gambar naga di atas permukaan suling itu.
Zhang Wei samar-samar merasakan sesuatu mengalir ke dalam tubuhnya.
Zhang Wei mulai meniup suling itu tanpa kesulitan tidak ada penolakan sama sekali. Suling seperti menemukan Tuan yang telah lama dia tunggu.
__ADS_1
Zhang Wei mulai melantunkan nada melalui suling itu.
Suara suling itu begitu merdu menghantarkan perasaan hati sang pemilik.
Burung burung mulai terbang rendah mengitari tempat duduk Zhang Wei.
Zhang Wei begitu menikmati alunan musik itu sehingga tidak menyadari perubahan alam.
Di dunia nyata di hebohkan dengan kedatangan makhluk makhluk hidup yang dari hutan.
Baik burung terbang rendah menuju kediaman yang di tinggali oleh Zhang Wei.
Hewan hewan kecil hingga terbesar bahkan keluar hanya satu tempat yang mereka tuju yaitu kediaman Zhang Wei.
Para binatang itu yang berbaris rapi dan menengadah kan kepala ke arah kediaman keluarga Lu menghebohkan rakyat kekaisaran Han.
Banyak rakyat lari kesana kemari untuk menghindari hewan hewan itu.
Tetapi para binatang itu tidak mempedulikan keberadaan para manusia lainnya mereka hanya fokus kepada satu titik yang telah memanggil mereka kembali.
Pemandangan langka yang belum pernah terjadi. Siapa yang telah berhasil membuat keajaiban alam seperti ini?.
Ratusan hingga ribuan hewan baik dari yang terkecil hingga terbesar baik dari daratan hingga udara telah mengelilingi kediaman keluarga Lu.
Dan bersujud seperti hormat ke arah satu titik yang menjadi tempat tinggal sang pelaku.
Kaisar Iblis sendiri keluar dari kediaman dan melihat banyaknya para hewan menengadah ke salah satu kediaman adiknya.
Kaisar Iblis mengedarkan pandangannya ke arah kamar kedua adiknya.
Tetapi keberadaan Zhang Wei Kaisar Iblis tidak dapat mengetahuinya.
"Kemana Meimei? gumam Kaisar Iblis.
Dia memikirkan apa yang terjadi kenapa semua binatang menghadap ke arah kamar yang di tempati oleh Zhang Wei.
"Ah mungkin karena suling itu. Sepertinya Meimei berhasil menaklukkan suling itu" ucap Kaisar Iblis lagi memikirkan segala kemungkinan.
Lalu kaisar iblis membuat sesuatu seperti sebuah ilusi untuk menipu pandangan orang.
Supaya mereka tidak mengetahui kalau semua binatang itu mengarah ke arah kediaman Lu.
Kalau tidak begitu bisa merepotkan kedepannya apalagi adik-adiknya akan mulai belajar.
Dia tidak mau adik-adiknya nanti mengalami kesulitan karena kejadian ini. Apalagi keselamatan mereka paling utama.
Akan ada banyak tokoh yang mengincar mereka kalau sampai mereka mengetahui kejadian ini terjadi di kediaman Lu.
__ADS_1
Bukan hal sulit untuk menghadapi para cecunguk baginya. Tetapi bagaimana dengan keberadaan adiknya masa depan dia tidak akan berada terus di sekeliling adik-adiknya.
Untuk mencegah segala kemungkinan ya dengan cara seperti ini untuk menghindari pendapat banyak orang.
Zhang Wei di ruang angkasa tidak mengetahui kejadian ini dia terus memainkan sebuah suling itu.
Dari bunyi alunan lagu sedih sehingga lagu semangat dia menorehkan segala perasaannya ke dalam suling itu..
Hampir satu setengah jam dia melantunkan semua lagu yang dia ketahui.
Begitu dia buka mata betapa terkejutnya dia mendapati semua binatang dan burung berada di dekatnya dengan posisi hormat.
Apa yang terjadi? heran Zhang Wei
"Moah " ucap seekor binatang buas seperti banteng kepada seluruh hewan yang berada di dekatnya.
Setelah mendapatkan perintah itu segera semua binatang yang berada di dekat Zhang Wei segera bersuara.
Moah
mbek
tittt
Berbagai suara binatang muncul membuat Zhang Wei tambah bingung.
"Fei" panggil Zhang Wei
"Ya Tuan" ucap Fei yang sudah langsung muncul dari ruang hampa.
"Mereka berbicara apa? dan kenapa mereka semua berada di sini? tanya Zhang Wei yang tidak mengerti kenapa semua binatang ada di sekeliling nya.
"Tuan mereka menyambut kedatangan Tuan kembali. Karena suling tadi telah memanggil mereka maka semua binatang yang hidup di alam ini akan menyembah kepada Tuan jadi Tuan adalah Kaisar binatang baik hewan udara, laut, dan darat" jelas Fei takjub dengan perubahan sekarang
"Hmm saya mengerti. Tapi saya tidak mengerti apa yang mereka ucapkan" ucap Zhang Wei kesal
"Mereka menyambut kedatangan Tuan. Tuan tidak usah kuatir tuan tinggal belajar dari buku ini" ucap Fei mengeluarkan sebuah kotak yang berisi buku mantra bahasa binatang.
"Baiklah terimakasih Fei" ucap Zhang Wei
"Silahkan kalian kembali terimakasih sudah menyambut ku" ucap Zhang Wei ke arah para binatang itu.
Para binatang itu menundukkan kepala sebelum berbalik.
Hai hai hai para sahabat Author
Terimakasih kalian sudah selalu menunggu karya Author.
__ADS_1
Author istirahat selama dua hari ini karena kondisi Author drop.
Jangan lupa like dan Vote dari kakak readers dong ❤️