PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Rencana anggota keluarga kekaisaran


__ADS_3

Dearest readers,


Mohon di beri like bila ceritanya bagus dan mohon di kritik bila terdapat kata yang perlu di tambah atau mungkin ada ide dari teman-teman mohon di tulis ya.


Saya baru pemula dan mungkin terdapat banyak kesalahan πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™‚πŸ™‚


*******************"""""******"""***************


" Baiklah kalau memang itu menjadi keputusan mu maka saya akan menyampaikan penawaran yang Saya maksud. Kau mau menjadi pengawal pribadi saya? tanya Zhang Wei


Pria itu masih mencerna perkataan Zhang Wei apa dia sanggup menjadi pengawal pribadi? sedangkan dia tidak tau berkultivasi hanya pertahanan diri saja yang dia ketahui sedangkan orang yang dia kawal adalah orang yang kuat yang walaupun dia tidak mengetahui pasti tingkat berapa kultivasi master ini.


" Maaf master. Apakah saya bisa menjadi pengawal master sedangkan saya tidak tahu berkultivasi. Saya hanya mengetahui pertahan diri saja itupun juga masih dasar sedangkan master orang yang kuat. " ucap pria itu menyampaikan pendapatnya.


"Siapa yang bilang kau tidak bisa menjadi pengawal pribadi saya? kalau soal berkultivasi saya yang akan mengajarimu" ucap Zhang Wei


"Baiklah master saya akan menjadi pengawal pribadi master setelah kuat. Dan sekarang saya masih menjadi murid master. Hormat kepada master" ucapnya dengan nada tegas sambil memberi hormat tiga kali


"Baiklah besok malam temui saya di sini. Besok saya akan kembali ke sini" ucap Zhang Wei langsung menghilang dari tempatnya berdiri. Pria itu yang melihat kepergian master merasa sangat senang dan terkejut ketika Zhang Wei menghilang.


Pria itu kembali ke tempatnya.


Sesampainya di istana Zhang Wei melanjutkan latihannya yang tertunda tadi pagi di ruang angkasa.


Dia berjalan di belakang kediamannya dan memulai melatih elemen angin dan apinya.


Dia hanya melatih ke dua elemen itu. Untuk kedua elemen langka yang Ia miliki akan dia latih di ruang angkasa dia tidak mau hal-hal yang tidak di inginkan terjadi karena kedua elemen itu mempunyai latihan khusus.


Dia tidak mau mengambil resiko karena kecerobohannya. Dan bukan hanya itu, dia tidak mau ada orang yang melihat kalau dia memiliki kedua elemen langka sebelum tiba saatnya. Bukan berarti istana itu aman dari pengintai apalagi kejadian tadi siang membuat semua orang mengenalnya dan pastinya akan ada musuh yang mengincarnya karena akan menjadi ancaman bagi mereka kalau di biarkan berkembang.

__ADS_1


Zhang Wei terus berlatih hingga dini hari. Setelah puas berlatih dan telah menguasai pengendalian kedua elemen angin dan apinya Zhang Wei mencukupi latihannya dan segera masuk karena sebentar lagi akan pagi. Dia langsung menuju tempat tidurnya karena sudah sangat capek dan mengantuk.


Keesokan paginya>>>>>>>>>>>


Zhang Wei masih di tempat peraduannya ketika para pelayan dan pengawal telah tiba di kediamannya namun para pengawal dan pelayan tidak melihat keberadaan Tuan Putri mereka.


"Kemana Tuan Putri? tanya si pengawal mungkin dia merasa heran karena tidak mendapati tuan Putri Zhang Wei belum keluar dari kamar. Karena kemarin Tuan Putri Zhang Wei sudah bangun sebelum mereka tiba.


"Mungkin Tuan Putri masih tidur. Ayo kita melanjutkan pekerjaan jangan membuat Tuan Putri marah." ucap salah satu temannya yang berada tepat di samping pengawal tadi.


Mereka kembali melanjutkan aktivitas mereka masing-masing. Tidak ada yang berani membangunkan Tuan Putri mereka karena memang Zhang Wei sudah berpesan kepada mereka di hari pertama mereka bekerja untuk tidak membangunkan nya ketika masih tertidur.


Ketika matahari beranjak naik tepat di atas kepala Zhang Wei baru saja mengerang tanda dia sudah bangun. Para pelayan yang mendengar suara erangan Tuan Putri mereka segera menuju ke peraduan Zhang Wei.


"Salam kepada Tuan Putri! Putri apakah anda ingin mandi atau makan dulu? biar nubi siapkan" ucap salah satu pelayan mewakili temannya yang lain.


"Tolong siapkan saya air mandi bibi" ucap Zhang Wei karena memang dia terbiasa memanggil perempuan dewasa apalagi yang sudah berkeluarga dengan sebutan bibi.


Para pelayan segera menyiapkan air mandi dan yang lainnya menyiapkan makan siang ada juga yang menyiapkan pakaian ganti untuk Tuan Putri mereka.


Pelayan yang menyiapkan air mandi segera memanggil Tuan Putri mereka.


"Mohon maaf Tuan Putri. Air mandi anda sudah nubi siapkan" ucap pelayan itu sopan


"Baiklah Terimakasih bibi. Bibi bisa melanjutkan pekerjaan yang lain. Saya akan mandi sendiri tolong bawa pakaian gantiku di kamar mandi." ucap Zhang Wei


"Baik Tuan Putri" ucap pelayan itu sambil berlalu mengambil pakaian Zhang Wei yang sudah di siapkan di bawa ke kamar mandi.


Zhang Wei langsung menuju kamar mandi dan merendam untuk beberapa saat karena merasakan sedikit tubuhnya butuh rendaman. selang beberapa menit Zhang Wei sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian santai yang dia miliki dari dunia modern. Dia tidak jadi memakai hanfu yang sudah di siapkan oleh pelayan tadi. Dia masih sedikit risih dengan memakai hanfu yang walaupun hanfu yang di siapkan tadi adalah pilihannya. Namanya jiwanya laki-laki pasti tidak suka yang ribet-ribet apalagi hanfu yang di gunakan oleh para gadis berlapis-lapis.

__ADS_1


Para pelayan yang melihat Tuan Putri mereka tidak memakai pakaian yang di siapkan tadi malah memakai pakaian yang terlihat aneh tapi Cantik.


"Mohon maaf Tuan Putri. Bila pelayan ini menyiapkan pakaian yang Tuan Putri Tidak suka mohon hukum pelayan ini Tuan Putri" ucap pelayan yang menyiapkan pakaiannya merasa bersalah


"eh? bukan begitu. Bangunlah bibi. Saya hanya sedikit ingin bersantai memakai pakaian ini jadi tidak usah merasa bersalah oke? ucap Zhang Wei kaget dan bingung tiba-tiba ada pelayan bersujud memohon ampun kepada-nya.


Yang walaupun pelayan itu ada kata-kata sedikit tidak mengerti tapi dia mengetahui maksud Tuan Putrinya.


"Terimakasih Yang Mulia" ucap pelayan itu dengan sopan.


****


Di aula istana terdapat anggota keluarga kekaisaran tengah berkumpul akan membahas suatu hal.


"Zhen mengumpulkan kalian semua di sini untuk membahas suatu hal" ucap kaisar Zhang menatap satu persatu orang yang ada di situ.


"Ada sesuatu hal apakah yang akan Yang Mulia bahas" ucap permaisuri mewakili yang lainnya.


"Tentu kalian mengetahui kalau saudari kalian Putri Zhang Wei tidak pernah kita mempedulikannya" ucapnya sambil memandang satu persatu anak-anaknya


"Saya merasa bersalah telah membulinya Ayahanda" ucap Pangeran kedua dengan wajah di tekuk tanda dia benar-benar menyesal di angguki oleh saudara-saudarinya yang lain kecuali satu orang yang memang tidak terlalu peduli dengan intrik istana. Siapa lagi kalau bukan Putri pertama kekaisaran Zhang Fei. Dia saja mendengar banyak orang membandingkan kecantikan yang dia miliki dengan sang adik Putri Zhang Wei tidak masalah baginya toh dia tidak kekurangan apapun juga. Mau dia yang terjelek pun juga tidak masalah yang penting tidak mengganggu kehidupan orang lain saja. Banyak pelayan yang menyampaikan kabar ini kepadanya dia tidak menghiraukan sama sekali dengan santainya dia menjawab


"Kecantikan itu milik semua orang akan ada yang lebih cantik dan akan ada juga yang terlihat sangat jelek dan mempunyai kelebihan masing-masing berhenti membandingkan diri dengan yang lain. Jadi buat apa memusingkan hal tak bermanfaat seperti itu? ucapan membuat para pelayan tidak ada lagi yang membicarakan hal semacam itu lagi kepadanya.


"Oleh karena itu kalian harus meminta maaf kepada saudari kalian tentu juga Ayahanda dan Ibunda permaisuri dan ibu selir agung" ucap Kaisar Zhang


"Ayahanda tentu tidak akan mudah mendapatkan maaf dari Meimei Zhang Wei" timpal putri kedua kekaisaran


"Tentu saja maka dari itu kita harus berjuang keras" sambung permaisuri.

__ADS_1


Setelah membahas rencana mereka untuk meminta maaf kepada Zhang Wei pertemuan pun di tutup dan kembali ke kediamannya masing-masing.


Akankah mereka berhasil? Let's seeπŸ˜‰


__ADS_2