
Mereka yang tidak mendapatkan hirauan dari Zhang Wei melanjutkan perjalanannya ke arah ruang makan.
Semua keluarga kekaisaran sudah ada di ruang makan hanya Zhang Wei yang tidak hadir. Kaisar Zhang telah menyuruh Kasim Han untuk mengundang Zhang Wei makan bersama lagi.
Di kediaman Zhang Wei,
Kasim Han telah sampai dan menyampaikan pesan tetapi dia harus pulang dengan tangan kosong karena orang yang bersangkutan telah selesai sarapan dan tidak ada di kediaman.
Kasim Han kembali ke ruang makan dan menyampaikan pesan dari para pelayan Zhang Wei.
"Salam kepada Yang Mulia Kaisar, Permaisuri, Selir agung dan para Pangeran dan Putri. Semoga di beri kesehatan sampai seribu tahun", ucap Kasim Han
"Dimana Zhang Wei Kasim Han? tanya kaisar Zhang karena tidak melihat kedatangan Zhang Wei.
"Mohon ampun Yang Mulia. Putri Zhang Wei telah selesai sarapan di kediamannya dan sekarang Putri tidak ada di kediamannya". jawab Kasim Han
"Dimana Zhang Wei pagi-pagi begini? tanya kaisar
"Mohon ampun Ayahanda kaisar, tadi sebelum kesini kami bertemu dengan Putri Zhang Wei di jalan. Dan dia tidak menyapa kami sama sekali bahkan Putra Mahkota dia lawan Ayahanda." jawab putri ke-dua
"Apa? dia berani sekali tidak menyapa kakak-kakaknya. Kasim Han cari putri Zhang Wei suruh dia menghadap kepada Zhen" ucap kaisar memberi perintah marah.
"Di laksanakan Yang Mulia" ucap Kasim Han sambil bangkit berdiri.
Mereka memulai makan pagi mereka tidak ada yang berbicara karena memang sudah menjadi tradisi.
***
Di tempat lain,
Kasim Han tengah mencari keberadaan Zhang Wei karena dari tadi dia sudah mencari keberadaannya tapi belum ketemu juga.
Ternyata orang yang di cari tengah berada di ruang angkasa untuk melatih elemennya karena dia baru mendapat informasi dari Fei kalau dia mempunyai elemen langka.
Jadi itu sebabnya dia mau mengecek elemen apa saja yang dia miliki karena dia merasa seperti Ia masih memiliki beberapa elemen.
__ADS_1
Elemen yang baru dia ketahui adalah elemen angin.
Sekarang dia tengah mendengar arahan dari Fei. Setelah Fei memberi instruksi la langsung melaksanakan.
Zhang Wei mulai memejamkan matanya dan membayangkan ada api. Api kecil mulai terbentuk di telapak tangan kecilnya.
Api itu yang mulanya kecil kini bertambah besar sampai terbentuk sebuah sosok. Sosok itu adalah jelmaan Naga api. Naga api itu terus meraung di udara memutari tubuh Zhang Wei.
Zhang Wei tidak menyadari apa yang terjadi di luar kini dia berada di ruang bawah sadarnya.
Dalam ruang bawah sadarnya, dia bertemu dengan seseorang yang mengaku bahwa dia adalah sosok yang telah lama bersemayam di ruang jiwanya ketika Jack masih di dunia modern.
Dia tidak bisa memperlihatkan wujudnya di dunia modern karena Jack belum bisa berkultivasi dan sekarang dia muncul karena Jack sudah bisa berkultivasi. Itulah sebabnya Jack hanya bisa menemukan ruang rahasia dan tidak melihat pembuat ruang rahasia itu.
Kini Jack atau Zhang Wei telah kembali ke alam sadarnya. Ia sangat terkejut ketika dia membuka mata dan mendapati sosok Naga api terbang di atas langit.
Fei masih membuka mulutnya lebar-lebar dan menatap tak percaya akan keberuntungan Tuannya dikarenakan sosok itu adalah jelmaan dewa Naga api yang katanya keberadaannya misterius.
"Tuan, Anda sungguh beruntung. Sosok Naga api itu adalah jelmaan Dewa Naga api yang keberadaannya misterius. Sekarang Tuan mewarisi elemen api murni" ucap Fei dengan antusias
"Terimakasih telah membebaskan Long zi Tuan" ucap Naga api itu dengan penuh hormat.
"hmm selamat datang kembali Long zi" ucap Zhang Wei
"Terimakasih Tuan" ucap Long zi.
Zhang Wei kembali mengecek elemen apa lagi yang akan Ia miliki.
Tidak ada lagi elemen yang keluar tapi dia mendapat semacam penglihatan.
Dia berada di suatu lembah yang penuh dengan teriakan meminta tolong untuk mengampuni mereka. Mereka meminta permohonan kepadanya tapi Zhang Wei hanya melihat itu dan dia merasa mereka memang pantas untuk mendapatkan hukuman itu.
Setelah itu gelap semuanya dan tiba-tiba dia sudah berada di tempat yang penuh akan kehidupan. Semua makhluk hidup seperti tumbuhan, makhluk udara, laut,dan daratan menunduk hormat padanya dan tiba-tiba dia sudah kembali ke alam sadarnya dan membuka matanya ternyata dia berada di ruang angkasa.
"Fei kenapa saya tidak memiliki elemen lainnya? Saya malah mendapat seperti sebuah penglihatan. Dalam penglihatan itu saya berada di sebuah lembah yang penuh dengan teriakan manusia memohon ampun dan tiba-tiba saya langsung berada di di tempat yang penuh dengan kehidupan. Mahluk yang berada di alam itu menunduk hormat kepadaku" tanya Zhang Wei
__ADS_1
"Pantas Tuan tidak memiliki elemen lain lagi. Penglihatan yang Tuan dapat lihat itu adalah elemen kehidupan dan kematian. Dua elemen ini sangat berbahaya tidak akan ada yang sanggup bertahan hidup apa bila salah satu elemen yang tuan miliki itu mengenai lawan. Elemen Kehidupan dan Kematian tidak ada elemen yang bisa mematahkan serangan dari dua elemen yang tuan miliki biarpun semua jenis elemen di gabungkan." Jelas Fei dengan semangat.
Sungguh dia belum pernah bertemu dengan seorang yang memiliki 2 elemen berbahaya ini. Bahkan salah satunya saja dia belum pernah mendengar baru Tuannya saja yang memiliki dua jenis elemen sekaligus.
Zhang Wei hanya mengangguk mengerti.
Setelah mengetahui elemen langka yang Ia miliki, Zhang Wei keluar dari ruang angkasa dan langsung muncul di kamarnya. Pelayan yang melihat Tuannya tiba-tiba muncul kaget.
"Ha.....ha...ha..hantu" teriak pelayan itu dengan takut
Zhang Wei yang mendengar respon pelayan itu kaget dan segera memanggilnya.
"Hei Saya bukan hantu"Ucap Zhang Wei sedikit teriak.
Pelayan yang mendengar suara Tuannya bukan suara hantu segera membuka mata dan meminta maaf.
"Mohon ampun Yang Mulia. Hamba kaget dengan kemunculan Yang Mulia dengan tiba-tiba" ucapnya dengan nada takut.
"Sudahlah, Apa ada berita selama Saya pergi? tanya Zhang Wei
"menjawab Yang Mulia. Tadi Kasim Han mencari Anda untuk makan bersama dengan Yang Mulia kaisar. tapi kami memberitahu kalau Yang Mulia ada berkeliling di sekitar istana. Dan tidak lama kemudian Kasim Han kembali lagi dan meminta Yang Mulia untuk menemui kaisar segera" jawab pelayan itu lagi.
"Baiklah Terimakasih" ucap Zhang Wei dan berlalu ke arah tempat tidurnya. Dia mau beristirahat karena dia sudah sangat capek berlatih di ruang angkasa padahal waktu masih pagi. Dia tidak menghiraukan permintaan kaisar untuk menemuinya.
Baginya kalau kaisar atau siapapun yang mau bertemu dengannya. Silahkan datang ke kediamannya karena mereka yang perlu kepadanya kenapa dia yang harus capek-capek jalan menuju ke sana.
Memang e otak Zhang Wei lebih tepatnya Jack sedikit eror๐.
Nanti saya update lagi โฅ๏ธ
Terimakasih
Jangan lupa saran dan kritik dari kakak dong
## Gu manawara gimmi ๐ค๐ค##
__ADS_1