PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Undangan Pesta Ulang Tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei


__ADS_3

Di kerajaan Wei semua orang sibuk menyiapkan pesta ulang tahun Putra Mahkota serta syukuran kesembuhan permaisuri kekaisaran Wei. Undangan telah di sebarkan di seluruh kekaisaran yang terdapat di dunia kultivator termasuk kekaisaran Zhang juga mendapatkan undangan itu.


*****


Semua keluarga kekaisaran Zhang tengah berkumpul tapi Zhang Wei belum juga tiba. Kaisar dan yang lainnya masih menunggu kedatangannya.


Tidak lama kemudian orang yang di tunggu pun datang.


"Maaf semuanya saya datang terlambat" ucap Zhang Wei dengan datar.


Semua orang yang ada di aula hanya menghela nafas mereka sudah terbiasa dengan sifat dinginnya.


"Ah sudahlah Ayah sama yang lainnya baru saja tiba jadi tidak apa-apa. Silahkan duduk" ucap Kaisar memaklumi


"Karena semuanya sudah ada di sini Zhen mengumpulkan kalian karena ada surat undangan ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei dan kesembuhan permaisuri kekaisaran Wei yang akan di adakan 1 minggu lagi. Kita di undang semua maka besok pagi kita akan segera berangkat karena perjalanan menuju kekaisaran Wei agak jauh" ucap Kaisar Zhang


"Baiklah Yang Mulia/Ayahanda" ucap mereka bersamaan.


"Kalian boleh kembali" ucap Kaisar lagi


Satu persatu mulai keluar dari ruangan itu termasuk Zhang Wei. Dia lumayan bersemangat sepertinya dia mempunyai rencana.


*******


Di kediaman Zhang Wei


Zhang Wei segera memanggil Lou Li untuk menghadapnya.


"Lou Li datang di belakang kediaman ku" ucap Zhang Wei lewat pikiran.


Lou Li yang mendengar suara masternya terngiang di kepalanya sedikit terkejut dan segera menghilang dari tempatnya ke kediaman Tuan Putrinya.


"Hormat hamba Yang Mulia" ucap Lou Li


"Lou Li besok seluruh keluarga kekaisaran akan ke kekaisaran Wei menghadiri pesta ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei. Saya ada tugas untukmu" ucap Zhang Wei sambil membisikkan sesuatu ke telinga Lou Li.


Lou Li yang mendengar perintah Tuannya tersenyum dingin.


"Baik Tuan Putri hamba akan melaksanakan tugas yang diberikan Tuan Putri dengan baik" Ucap Lou Li langsung menghilang dari tempatnya.


Note:Lou Li bisa berteleportasi karena kalau sudah menjadi bagian dari Zhang Wei otomatis dia akan mewarisi ilmu itu. Teknik latihan yang di berikan oleh Zhang Wei adalah teknik dari dunia modern di kombinasikan dengan teknik jaman ini.

__ADS_1


Lou Li langsung mengerjakan apa yang di tugaskan oleh Zhang Wei.


Apakah yang direncanakan oleh Zhang Wei dan Lou Li?


Semua orang-orang istana sibuk menyiapkan keperluan untuk beberapa hari nanti di kekaisaran Wei.


*****


Di tempat lain khususnya di kerajaan kecil bagian barat dari kerajaan Zhang. Seorang Wanita dan Pria tengah duduk di kursi kebesaran masing-masing. Tengah menghadap para pengawal dan pejabat yang ada di dalam ruang tersebut


"Bagaimana apakah kalian sudah mengurus semua?


"Sudah yang mulia. Semua kerajaan dari tiap kekaisaran akan di undang di pesta ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei" ucap pengawal yang tengah memata-matai kerajaan besar.


"Saya tidak mau mendengar ada kegagalan. Kalian harus memastikan bahwa semuanya mati." ucap Pria itu yang duduk di kursi kebesaran dengan seringai. Dia tidak tahu saja kalau dalam rombongan yang akan dia hancurkan terdapat iblis mengerikan.


"Baik yang mulia" jawab pengawal itu sambil berlalu pergi dari situ untuk melakukan perintah.


"Sedikit lagi saya yang akan menguasai daratan ini setelah kematian dari para ******** itu." ucapnya di sertai tawa yang mengerikan seandaikan dia tahu bahwa rencananya ini akan menjadi ajal kematiannya sendiri.


****


Di kediaman Zhang Wei. Lou Li telah kembali dari mengurus sesuatu. Zhang Wei yang melihat Lou Li telah kembali langsung bertanya.


"Beres Tuan Putri. Mereka akan menyerang semua keluarga kekaisaran ketika Pesta ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei. Mereka sudah menyiapkan masing-masing mata-mata di setiap kekaisaran untuk memudahkan mereka mendapatkan informasi. Untuk kedua penyusup sudah hamba bereskan." Jelas Lou Li.


"Hmm informasi yang menarik. Rupanya akan ada kegiatan menyenangkan. Ah tidak sabar untuk bermain dengan para tikus itu." ucap Zhang Wei dengan tatapan senang tapi dengan wajah datar. (Eh kek gimana e reaksi wajah Zhang Wei πŸ€”) Lou Li yang melihat wajah tuannya tampak menampilkan wajah bodohnya πŸ˜‘ dia bingung akan reaksi apa itu? memang ada orang yang bisa menunjukkan ekspresi itu? oh selama ini dia belum pernah ketemu orang seperti itu kecuali Tuan Putrinya. Kalau adapun? mereka rata-rata menunjukkan wajah dingin di sertai seringai dan senyum mengerikan kalau mendapatkan mainan baru dan ekspresi seperti Tuan Putrinya tunjukkan barusan?.


"Ada apa dengan wajah bodohmu itu Lou Li? Tanya Zhang Wei melihat pengawalnya itu memandangnya dengan tatapan bodoh bercampur bingung.


"Ah tidak ada Putri. Lou Li hanya bingung dengan ekspresi wajah Tuan Putri" ucap Lou Li jujur


"Oh" Zhang Wei hanya beroh ria saja.


" Kau apakan kedua pengawal itu? tanya Zhang Wei setelah diam beberapa saat


"Hamba membawa mereka ke hutan misteri Tuan dan menggantung mereka dengan posisi terbalik untuk di mangsa oleh binatang buas yang hamba temui di hutan" jawab santai Lou Li.


Zhang Wei sedikit terkejut dengan cara menghukum Lou Li terhadap penyusup. Dia tidak pernah membayangkan akan sisi kekejaman pengawalnya itu.


"Kerja bagus. Sekarang kau kembalilah" ucap Zhang Wei sambil berlalu menuju kamarnya.

__ADS_1


Lou Li dengan segera meninggalkan kediaman Zhang Wei.


Kedua Pengawal yang di hukum oleh Lou Li adalah mata-mata yang dari kerajaan kecil dan orang yang sama yang di temui oleh Zhang Wei ketika pertama kali dia keluar dari istana.


flashback


kedua Pengawal atau lebih tepatnya penyusup tengah berdiskusi.


"Bagaimana Apa sudah ada yang menyadari keberadaan kalian? tanya salah satu pengawal yang membawa informasi


"Belum ada yang menyadari keberadaan kami" ucap salah satu yang menjadi penyusup itu.


"Terus awasi mereka. Dan jangan sampai ada yang menyadari akan identitas kalian terus berhati-hati" ucap orang itu sambil berlalu pergi setelah memastikan para penyusup itu aman.


Mereka masih terus mengobrol soal rencana mereka dan tidak menyadari kehadiran seseorang.


Zhang Wei yang mau melompat tembok istana mengurungkan niatnya karena mendengar suara bisik-bisik dari sebuah bangunan yang terdapat di belakang istana itu langsung saja dia menghampiri dan melihat Dua orang pengawal tengah berbincang seperti membahas sesuatu.


Zhan Wei duduk di salah satu jendela yang terdapat di belakang mereka.


"Kita harus berhati-hati. Jangan sampai ada yang menyadari keberadaan kita sampai pembantaian semua keluarga kekaisaran di pesta ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei 1 bulan lagi" ucap Salah satu pengawal itu


"Kita harus terus memantau para keluarga kekaisaran apalagi dengan Putri Zhang Wei." ucap salah satu pengawal yang rupanya menyadari bahaya kalau berhadapan dengan Zhang Wei.


"Ah rupanya saya melupakan keberadaan Putri Zhang Wei" jawab pengawal yang lain.


Zhang Wei yang mendengar itu tersenyum misterius dan berlalu pergi.


Dua pengawal yang berbincang tadi merinding ketika merasakan hembusan angin dari belakang mereka. Mereka menoleh kearah belakang tapi tidak menemukan siapa-siapa di situ. Ah apa perasaanku saja? batin mereka masing-masing.


Flashback end


** Hola**


Apa kabar kalian semua?


Maaf tidak update kemaren. Author ada melakukan daki gunung dengan para anggota Author dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dan acara pembersihan area pendakian dari sampah plastik oleh oknum yang kurang bertanggung jawab.


Mungkin teman-teman yang pernah mendaki gunung boleh sharing di sini juga


Author Will be back soon 😊

__ADS_1


Author kembali kerja dulu byeπŸ˜„πŸ˜„


__ADS_2