PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Kembali


__ADS_3

Pemuda yang belum menyadari maksud keberadaan nya itu tiba-tiba mengalami kejadian yang baru saja terjadi.


Tertarik kembali oleh sebuah portal dan kali ini dia benar-benar tidak bisa mempertahankan kesadarannya dia pingsan.


Seolah kejadian yang baru saja terjadi kepadanya seperti mimpi dan penglihatan dan seperti yang terjadi kepada dirinya sebelumnya kembali mengalami tidak mengingat apapun.


Pemuda itu kembali ke tempatnya semula yaitu tabung kaca tetapi pemuda itu sudah mendapatkan petunjuk untuk bisa keluar dari tabung kaca itu.


Setelah membuka matanya dia kembali memasuki alam pikiran dan kembali fokus dan memiliki tekad yang kuat untuk bisa menerima segala hal yang menjadi perintah dan tugasnya.


Cahaya kebiruan kembali terpancar dari dalam tubuhnya. Cahaya kebiruan itu terus membesar menghancurkan tabung kaca yang mengurung pemuda itu.


Perlahan tabung kaca itu mencair seperti lelehan es yang terkena udara.


Di lain tempat di sebuah ruangan yang terdapat dua orang berada tepatnya tempat yang di tempati oleh sosok kecil yang masih belum sadarkan diri itu.


Dua tanaman dewa itu mengeluarkan energi yang lebih besar dan memancarkan sinar yang terlihat sangat luar biasa dan halus mengalir menuju tubuh yang terbaring di atas ranjang itu.


Tubuh gadis yang masih memejamkan mata itu melayang di udara dan pria yang berada di samping tersenyum tipis dan segera membentuk formasi aneh dan mengalirkan energi yang besar ke arah gadis kecil itu.


Setelah ketiga kekuatan menyatu lagi-lagi terdengar suara petir saling bersahutan tetapi kali ini tidak menampilkan goncangan hebat hanya bunyi petir saja yang mengeluarkan bunyi yang mengerikan.


Semua orang menutup mata dan telinga untuk tidak mengalami hal buruk lagi mereka baru saja mengalami peristiwa alam yang mengerikan kali ini terjadi lagi.


Jiwa mereka sudah tidak pada tempatnya. Pikiran mereka kosong apalagi rakyat yang tidak memiliki kekuatan apapun.


Selama tiga hari berturut-turut peristiwa petir yang terus berbunyi di setiap tiga puluh detiknya.


Di sepanjang waktu itu tidak ada satupun manusia yang berkeliaran di luar mereka tetap di dalam kediaman masing-masing.


Kesunyian kali ini seperti meratapi kematian dewa agung. Orang-orang berdiam diri seperti berkabung.


Bahkan orang yang memiliki ilmu kultivasi tinggi tidak bisa bertindak dengan gegabah.


Peristiwa alam walau hanya bunyi petir tetapi itu cukup mengerikan.


Pemuda yang di kelilingi cahaya merespon kiriman sinyal tanpa mengetahui apa tujuan dari kiriman sinyal itu.


kedua cahaya itu segera bersatu dan memasuki tubuh pemuda itu perlahan-lahan tubuh itu berubah menjadi sebuah sosok transparan.


Lama kelamaan pemuda itu terurai menjadi butiran cahaya yang segera melayang di udara dan menghilang begitu saja.


Pemuda itu telah berhasil keluar dari kegelapan yang mengurung nya. Dia telah berhasil sebuah teka-teki yang menahannya.


Butiran cahaya yang terlihat seperti bintang di langit menembus ruang dan waktu terus meluncur mencari tempat mendaratnya.


Butiran cahaya itu terus memasuki ruang dan waktu dan berhasil masuk ke dunia manusia kembali.


Cahaya itu tidak berhenti di dunia manusia tetapi terus meluncur dan kembali menembus ruang dan waktu.

__ADS_1


Setelah beberapa saat cahaya itu bergelombang barulah dia berhenti di tempat yang mengeluarkan cahaya seperti cahaya yang terkandung di dalam titik itu.


Dengan kecepatan mengerikan titik cahaya itu memasuki tubuh sosok kecil yang terbaring itu bersamaan dengan gelembung cahaya itu masuk tubuh yang terbaring itu merespon dengan suara batuk.


Dengan sigap pria yang sementara menyalurkan energi itu segera membantu gadis itu untuk duduk dan terus membantu menyesuaikan energi yang masuk kedalam tubuhnya.


Setelah cahaya itu meredup dan memasuki tubuh gadis itu dengan sempurna barulah pria itu membaringkan tubuh gadis itu kembali karena kondisi tubuhnya sekarang masih terlihat lemah setelah menerima kekuatan yang mengerikan.


Gadis itu masih pingsan belum sadarkan diri. Tubuhnya masih menyesuaikan dengan jiwa dan kekuatan yang memasuki tubuhnya kembali.


Satu jam setengah kekuatan itu menyesuaikan dengan wadah yang menampung energi besar itu.


Sedikit demi sedikit mata yang mulanya tertutup rapat akhirnya terbuka.


Rona wajah yang mulanya sedikit pucat sekarang sudah berseri kembali.


"Akhirnya kau bangun bagaimana keadaan mu? ucap pria menatap gadis yang masih mengedipkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk melalui celah batu.


Kedua mata gadis itu mengerjap dengan lucu terlihat sekali dari ekspresi wajah yang kebingungan.


"Dimana aku? ucapnya sambil bangkit untuk duduk.


Dia tidak mengetahui tempat apa ini dan juga dia bingung kenapa berada di sini dan apa yang terjadi kepadanya dan anehnya lagi dia tidak mengetahui apapun.


"Kau berada di dunia paralel sekarang waktunya kau kembali" ucap pria itu.


"Apakah kau mengetahui siapa namamu? tanya pria itu.


Gadis itu menggelengkan kepalanya tidak mengingat apapun.


"Apakah kau mengetahui sesuatu? tanya pria itu lagi


Lagi-lagi dia menggelengkan kepalanya tidak mengingat apapun.


Dua pasang kata terngiang di kepalanya.


Lu Zhang? Zhang Wei?


Apa itu?


Dia di buat penasaran.


"Aku akan mengirim mu kembali sekarang kau akan memulai tanpa ingatan masa lalu. Berusahalah untuk mendapatkan kembali ingatanmu" ucap pria itu sebelum mengirim kembali gadis itu.


"Kau akan mendapatkan kembali ingatanmu ketika kau menyelesaikan tugas yang di emban kan untuk mu" ucap pria itu langsung mengirim kembali gadis itu.


Dengan butiran cahaya gadis itu menghilang dari hadapan pria itu.


"Aku harap kau menyelesaikan ujian mu" ucap pria itu menatap sosok kecil yang telah hilang.

__ADS_1


Seorang gadis yang tanpa ingatan masa lalu sama sekali kini tiba-tiba muncul di pinggiran hutan.


Dia menoleh ke kiri dan kanan hanya mendapatkan hutan yang sangat lebat dan sedikit mencekam.


Anak itu berusaha keluar dari hutan dengan menyusuri jalan setapak. Dia berjalan sesuai instingnya.


Dia terasa familiar dengan keadaan seperti ini tetapi tidak mengingat apapun.


Srukkk


Terdengar bunyi seperti ada orang yang berjalan di semak-semak. Dengan memasang kewaspadaan gadis itu berjalan menghampiri tempat bunyi itu berasal.


Dia mengendap-endap untuk memastikan objek yang berada di depannya.


Tinggal beberapa meter terdengar suara seseorang yang sangat dingin.


"Keluar! ucap orang yang di intip itu.


Gadis itu masih belum keluar dari tempat persembunyian nya.


"Saya bilang keluar sebelum saya memenggal kepala mu" ucap orang itu lagi.


Dengan refleks gadis itu memegang kepalanya yang kecil dan menelan air ludahnya susah payah.


Dengan gerakan kecil dia berjalan keluar dari tempat persembunyian nya.


Barulah dia dapat melihat sosok dingin yang terus memanggil nya dari tadi untuk keluar tengah bersandar di batang pohon.


"Sepertinya kau terluka? ucap gadis itu melupakan ketakutannya yang sempat melanda tadi.


"Apa yang kau lakukan? ucap orang itu yang ternyata seorang pemuda melihat gadis itu mencoba memegang luka yang ada di pinggangnya.


"Mencoba memeriksa" ucap gadis itu masih berusaha untuk kembali menempelkan tangannya.


"Jangan sekali-kali kau menyentuh ku dengan tangan kotor mu" ucap pemuda itu menatap tajam sosok kecil yang ada di hadapannya.


Dengan refleks anak kecil itu memegang dan memeriksa tangannya apakah ada kotoran?


"Heh jangan asal bicara kedua tangan mahal ku ini bersih" ucap anak kecil itu tidak mau kalah di katakan kotor.


Hai hai hai ☺️


**Apa kabar kalian semua?


Sehat sehat sehat sehat?


Ya pasti dungs sehat


Jangan lupa dukung ya Kaka readers**

__ADS_1


__ADS_2