
Sudah dua hari Pangeran Xin Nian belum juga sadar dari pingsannya. Xin Yu yang menjaga dia selama dua hari ini sedangkan Zhang Wei kembali ke kekaisaran kuatir keluarga nya akan mencari keberadaannya karena tidak mendapati dirinya berada di kediamannya.
Selama dua hari ini memang Zhang Wei datang mengunjungi kakak beradik itu dengan membawa mereka makanan dan pakaian.
Seperti saat ini Zhang Wei datang lagi mengunjungi kakak beradik itu dia membawakan mereka makanan yang sangat banyak.
Zhang Wei memeriksa keadaan tubuh Xin Nian dan mengukur suhu tubuhnya dengan termometer yang ada di kotak obat dari dunia modern. Sebagai pemilik dunia bawah dengan otomatis dia harus mempunyai banyak keahlian salah satunya dalam dunia medis.
Kalau pemilik sekaligus pemimpin dari dunia bawah itu tidak mempunyai keahlian bagaimana dengan para bawahan nya?.
"Keadaan nya sudah membaik sebentar lagi dia akan siuman" ucap Zhang Wei kepada Putri Xin Yu.
Tidak selang beberapa menit Pangeran Xin Nian menunjukkan reaksi bahwa dia akan segera sadar. Xin Yu yang melihat tangan kakak nya yang Ia pegang bergerak segera memanggil Zhang Wei.
"Tuan! Gege Nian menggerakkan tangannya"Teriaknya keras
Zhang Wei yang berada di luar goa segera masuk untuk memeriksa keadaan Xin Nian.
"Dia akan segera sadar" ucapnya setelah memeriksa suhu tubuh Xin Nian.
Xin Nian segera membuka matanya perlahan, hal pertama yang dia lihat adalah langit langit goa baru dia menoleh dan mendapati sosok yang tengah tersenyum bahagia melihat kepadanya sang adik yang sangat dia sayangi dan lindungi.
"Gege! akhirnya gege sadar. Yu'er sangat senang melihat gege bangun lagi" ucap Xin Yu dengan air mata bahagia mengalir lembut di kedua matanya.
Xin Nian hanya tersenyum lembut dan menghapus air mata adiknya dengan lembut.
"A...ir " ucap Xin Nian ketika merasakan tenggorokannya terasa kering dan sulit untuk berbicara.
"Ah maaf kan aku Gege" ucap Xin Yu sambil buru-buru memberi kakaknya air yang sudah di sediakan Zhang Wei tadi.
"Bagaimana Meimei ada di sini? bukannya Gege sudah memintamu untuk pergi? ucap Xin Nian setelah selesai minum air
"Yu'er meminta pertolongan untuk membantu Gege syukur aku tidak terlambat datang kembali" ucap Xin Yu menghela nafas lega setelah mengingat kembali yang terjadi dua hari lalu.
__ADS_1
"Siapa yang menolong kita? tanya Xin Nian karena dia hanya mendapati adiknya dan seorang anak laki-laki yang bahkan masih di bawah umur adiknya.
"Dia Tuan Zhang Wei" ucap Xin Yu memperkenalkan Zhang Wei kepada Xin Yu
"Terimakasih Tuan telah menolong kami" ucap Xin Nian sambil sedikit mengangguk kan kepala walaupun anak laki-laki yang berdiri di depan nya masih sangat muda tapi dia tidak bisa menghiraukan begitu saja.
Dia itu anak yang tahu berterima kasih kepada jasa orang yang menolongnya walau anak kecil sekalipun. Dia tidak akan segan-segan untuk menghormatinya juga.
Dia dan adiknya adalah permata kerajaan Xin yang sangat rendah hati dan dermawan maka jangan heran rakyat sangat mengidolakan mereka.
"Apa rencana kalian saat ini? tanya Zhang Wei kepada kedua kakak beradik itu
"Kami akan ke ibukota kekaisaran Zhang untuk mencari rumah di sana" jawab Xin Yu dan hanya di angguki oleh kakaknya
"Hm baiklah kalau begitu kita berangkat bersama kebetulan saya akan pergi ke ibukota juga" ucap Zhang Wei
Mereka meninggalkan goa, mereka akan menuju ibukota kekaisaran Zhang. Mereka menggunakan kereta kuda setelah mereka keluar dari hutan.
Zhang Wei dan duo bersaudara itu sudah sampai di ibukota dan juga dua bersaudara sudah menemukan sebuah kediaman yang tidak terlalu besar tapi asri dan sejuk.
"Kalian perlu menggunakan indetitas baru kalau mau membalas dendam" ucap Zhang Wei karena kondisi yang menimpa mereka cerita kepada Zhang Wei.
"Yah tentu saja kami harus melakukan penyamaran terimakasih atas bantuannya tuan Zhang Wei"kali ini yang menjawab adalah pangeran Xin Nian
"Tidak apa-apa sudah menjadi kewajiban untuk saling menolong" ucap Zhang Wei pamit undur diri
Setelah kepergian Zhang Wei dari tempat itu baru kedua kakak beradik itu menghela nafas lega dan tatapan mata yang sulit di artikan.
Mereka merasakan aura yang terpancar dari tubuh kecil Zhang Wei sangatlah tidak biasa yang walaupun dia sudah menyamarkan auranya tetap saja kedua bersaudara yang mempunyai talenta unik yang membuat mereka berbeda dari yang lain merasakan auranya yang mulia.
"Gege! apakah Gege merasakan sesuatu yang berasal dari tuan Zhang Wei tadi? tanya Xin Yu yang sudah sangat penasaran dari tadi
"Ya perasaanmu tidak salah Gege juga merasakannya" ucap Xin Nian menjawab pertanyaan adiknya.
__ADS_1
Tidak jauh berbeda Zhang Wei juga merasakan sesuatu yang berasal dari dalam dirinya bergetar ketika berdekatan dengan kedua kakak beradik. Dia merasakan sesuatu yang terpancar dari tubuh kedua kakak beradik itu tidak biasa. Nanti dia akan mencoba mencari tahu.
Kedua kakak beradik itu membersihkan kediaman itu terlebih dahulu sebelum menempatinya, sebenarnya kediaman itu sudah bersih dan rapi hanya saja mereka merubah sedikit penempatan perabot rumah.
*******
Di kerajaan Xin
Jenderal kiri yang merupakan pemberontak tengah berpesta dengan antek-anteknya merayakan keberhasilan akan peperangan yang baru saja berlalu.
"Ayo kita bersenang-senang. Para ******** itu telah mati" ucap Jenderal Kiri yang sebentar lagi akan di lantik menjadi raja baru.
Mereka semua sama-sama mengangkat gelas yang berisi arak dan minuman beralkohol yang lain dan mempunyai rencana masing-masing di otak licik mereka.
Mereka terus berpesta tanpa mempedulikan kekacauan yang telah terjadi. Berpesta sampai mabok.
Jenderal kiri memerintah tangan kanannya untuk mencari keberadaan dua pangeran dan putri itu yang melarikan diri dari istana karena dia belum mendapatkan kabar dari prajurit yang di perintahkan untuk mengejar mereka.
Seandainya dia mengetahui kalau prajurit yang di perintahkan sudah menjadi mainan dari pengawal pribadi Putri Zhang Wei Lou Li mungkin dia sedikit berpikir mundur.
Kekejaman Pengawal pribadi Putri Zhang Wei sudah di ketahui oleh segelintir kultivator hebat karena penyerangan beberapa waktu lalu ketika anggota keluarga kekaisaran Zhang pergi ke kekaisaran Wei.
Berita penyiksaan yang di berikan untuk para pembunuh bayaran itu lumayan tersebar karena di ketahui pembunuh yang sangat di hitung dengan keberadaan oleh pihak kerajaan ternyata telah kehilangan anggota tubuh yang lain setelah kembali dari pengintaian anggota keluarga kekaisaran Zhang.
Jadi jangan heran kalau berita akan kekejaman Pengawal pribadi Putri Zhang Wei lumayan di ketahui.
Hai hai hai sobat π
Apa kabar nih?
Author come back π
Author sibuk dengan pekerjaan kemaren jadi belum up
__ADS_1