
Dearest readers,
Mohon di beri like bila ceritanya bagus dan mohon di kritik bila terdapat kata yang perlu di tambah atau mungkin ada ide dari teman-teman mohon di tulis ya.
Saya baru pemula dan mungkin terdapat banyak kesalahan ππππ
*******************"""""******"""***************
Siang telah berlalu dan kini Zhang Wei tengah bersiap untuk pergi ke ibukota lagi.
lagi-lagi Zhang Wei memakai pakaian yang dari modern dan pastinya sudah di modifikasi ya gengs.
Zhang Wei seperti biasa berjalan di atas genteng para warga sambil menunggu pria itu yang akan menjadi pengawal pribadinya. Dia datang terlalu awal.
Tidak lama kemudian orang yang di tunggu pun datang. Dia mencari keberadaan tuannya. Dia menemukan keberadaan Zhang Wei di atas genteng rumah salah satu warga dan segera menghampirinya.
"Master saya sudah sampai" Teriaknya sambil tersenyum mengembang
Mendengar suara pria yang dia tunggu Zhang Wei segera datang.
"Kau sudah datang? tanya Zhang Wei
"Ya master" ucap Pria itu
"Kau sudah siap? tanya Zhang Wei
"Saya siap master" ucap Pria itu
"ayo kita berangkat" ucap Zhang Wei
Zhang Wei dan Pria itu segera menuju ke istana dengan cara memghilang. Tadinya pria itu di pegang tangannya eh tiba-tiba sudah sampai.
Pria itu melihat kiri-kanan dan merasa mengetahui tempat itu.
"Master kita dimana? tanya pria itu
"Di tempat ku" jawabnya santai
Lalu Zhang Wei meminta salah satu pelayan untuk membersihkan kamar pengawal yang ada di samping kediamannya.
"Bibi tolong bersihkan kediaman yang ada di samping kediamanku " ucap Zhang Wei pada pelayan itu
"Baik Putri" jawab pria itu segera menuju ke kediaman yang di maksud.
Pria itu bingung mendengar jawaban dari pelayan itu Putri? itulah yang ada di benaknya.
__ADS_1
"Perkenalkan Saya Putri Zhang Wei Putri ke 3 kekaisaran" ucap Zhang Wei memperkenalkan diri menjawab kebingungan pria itu
"Ah hamba Lou Li Putri" jawab Pria itu sedikit terkejut.
Tidak lama kemudian pelayan yang membersihkan kediaman pengawal tadi segera menghampiri Tuan Putrinya.
"Lapor Tuan Putri. Kediaman yang di minta Tuan Putri telah di bersihkan." ucap pelayan itu
"Bibi tolong antar Lou Li ke kediaman itu dan menyiapkan keperluannya" ucap Zhang Wei pada pelayan itu
"Baik tuan putri"jawab pelayan
"Lou Li besok pagi sebelum matahari terbit" ucap Zhang Wei menoleh pada Lou Li.
"Baik Putri" jawab Lou Li sambil berlalu pergi mengikuti pelayan yang mengantar dia ke kediaman yang dia akan tempati.
Malam pun berlalu>>>>>>>>
Pagi buta sekali Lou Li sudah ada di depan kediaman Putri Zhang Wei. dan tidak lama kemudian muncul Zhang Wei lengkap dengan baju latihannya.
"Ikuti saya" ucap Zhang Wei berlalu pergi ke belakang kediamannya dan di ikuti oleh Lou Li di belakang.
"Saat ini kau melatih kembali kekuatan tubuhmu nanti kalau sudah akan saya ajarkan kultivasi" ucap Zhang Wei
"Istirahat 15 menit lalu lanjut lagi keliling seratus putaran" ucap Zhang Wei membuat Lou Li hampir muntah air mata baru lega menyelesaikan tugas eh di minta lagi untuk melanjutkan ingin sekali dia menyerukan pendapatnya tapi tercekat di tenggorokan. Terpaksa hanya mengiyakan saja.
"Baik Putri"Jawab Lou Li sambil menerima air minum yang diserahkan Putri Zhang Wei untuknya.
Setelah 15 menit waktu istirahat telah selesai. Lou Li kembali berlari keliling seratus putaran dengan semangat yang membara dia mampu menyelesaikan latihan itu agak lebih cepat dari pertama. Belum selesai rasa leganya sudah di minta untuk melakukan push up, angkat beban sambil di praktekan oleh Zhang Wei dan Lou Li mengikuti.
Setelah matahari sudah muncul beranjak naik sekitaran jam 9 lah kalau di dunia modern. Mereka baru menyelesaikan latihan. Ketika waktu itu tiba, Lou Li benar-benar seperti terlepas dari hukuman mati sungguh latihan ini seperti latihan neraka.
"Hari ini kita sudahi, besok latihan yang akan kau jalani lebih berat lagi jadi istirahat dengan baik dan jaga energi untuk besok" ucap Zhang Wei dengan wajah tidak bersalahnya.
Lou Li yang mendengar itu ingin sekali mencari lubang tikus untuk bersembunyi. Tapi tetap saja dia tidak berani dan itu hanya angan-angan saja. Mereka kembali ke kediamannya masing-masing.
"Bibi tolong siapkan saya air mandi" ucap Zhang Wei pada salah satu pelayan
"Baik Putri" jawab salah satu pelayan sambil berlalu pergi untuk menyiapkan air mandi.
"Putri air mandi anda sudah siap" ucap pelayan itu setelah selesai menyiapkan air mandi Zhang Wei.
*******************
Di Aula istana semua keluarga kekaisaran sudah berkumpul mereka akan menuju kediaman Putri, saudara-saudari mereka.
__ADS_1
Mereka berlomba-lomba menyiapkan hadiah permintaan maaf mereka untuk Zhang Wei.
Setelah semua siap mereka berjalan bersama menuju ke kediaman Putri Zhang Wei.
Sepanjang perjalanan banyak pengawal dan pelayan yang bertanya-tanya akan kemana junjungan mereka tuju dengan membawa banyak hadiah.
Mereka tiba di depan kediaman Putri Zhang Wei tapi mereka harus di tahan oleh penjaga kediaman.
" Hormat kepada Yang Mulia kaisar, Permaisuri, Selir agung, pangeran dan putri. semoga di beri kesehatan sampai seribu tahun" ucap para penjaga gerbang itu memberi hormat
"Kami ingin bertemu dengan Putri Zhang Wei" ucap Kaisar Zhang
"Mohon ampun Yang Mulia kaisar, Tuan Putri Zhang Wei tidak ada di kediamannya. Tuan Putri ada keluar Istana" jawab pengawal itu.
Karena memang Zhang Wei sudah berpesan kepada penjaga itu untuk tidak mengijinkan siapapun masuk ke kediamannya.
Flashback
Zhang Wei yang sudah selesai sarapan pergi ke luar istana dan tanpa sengaja melihat para Anggota keluarga kekaisaran akan ke kediamannya untuk bertemu dengannya Dengan membawa banyak hadiah.
"Hm kalian mau sogok saya dengan banyak hadiah? oho kalian salah. ah rupanya saya akan mempermainkan mereka rupanya seruπ€π" ucap Zhang Wei sambil ide nakalnya muncul.
Note: Jack di dunia modern termasuk anaknya nakal ya, Berandalan sekolahan karena memang wataknya terbentuk dengan pengaruh keadaan yang dia alami. Sudah banyak korban kenakalannya tapi nakal yang wajar
Lalu Zhang Wei kembali cepat ke kediamannya dan menghampiri penjaga kediaman
"Paman Putri ini akan keluar istana. Nanti kalau ada yang mencari Putri jangan ijinkan siapa pun untuk masuk baik itu kaisar" ucap Zhang Wei mutlak
"Baik Putri dimengerti" jawab kedua penjaga itu serempak.
Flashback end
"Ah baiklah kalau begitu kami akan kembali nanti" ucap Kaisar Zhang dan seluruh rombongan terpaksa harus kembali dengan raut wajah malas.
Zhang Wei yang berada di Salah satu pohon buah persik yang menonton kejadian itu tersenyum mengejek.
"Saya akan melihat sampai di mana kesabaran kalian dan ketulusan kalian untuk meminta maaf kepada Nona Zhang Wei" ucapnya sambil turun dan menghampiri penjaga itu
"Terimakasih paman tidak mengecewakan Putri ini. Untuk sampai 1 bulan ke depan Putri ini meminta kerjasama paman. Jangan membiarkan siapapun untuk masuk karena saya akan mengadakan latihan tertutup" ucap Zhang Wei
"Siap di laksanakan Putri" jawab mereka dengan lantang dan tegas.
Lalu kembali ke kediamannya.
Akankah mereka terus berjuang untuk dapatkan maaf dari Zhang Wei? ataukah mereka menyerah? Lets see π
__ADS_1