PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Campuran sinopsis


__ADS_3

Seperti biasanya Zhang Wei bangun terlalu dini untuk melakukan segala yang menjadi aktivitasnya.


Ketika matahari mulai memancarkan sinarnya, Zhang Wei menuju tempat pelatihan para prajurit kekaisaran untuk memudahkan dia bertemu dengan para pengawal.


"Salam Yang Mulia Putri" ucap para prajurit yang melihat kedatangan Tuan Putri mereka.


"Hm apakah kalian sudah berkumpul semua? tanya Zhang Wei


"Menjawab Putri prajurit yang lain masih dalam perjalanan menuju ke sini" jawab salah satu prajurit yang berada di dekat Zhang Wei


Zhang Wei hanya mengangguk tanda mengerti lalu beralih duduk di sebuah gazebo tempat peristirahatan para pengawal.


Selang beberapa menit para prajurit sudah berkumpul lalu dia memanggil mereka yang ikut mengawal anggota keluarga kekaisaran ke kaisaran Wei.


"Para pengawal yang berpartisipasi mengawal anggota keluarga kekaisaran untuk berdiri di samping kiri Putri ini" ucap Zhang Wei


Para pengawal yang mengawal keluarga kekaisaran segera berpindah posisi ke tempat yang di minta oleh Zhang Wei.


"Baiklah Putri ini mau memberikan kalian hadiah karena ikut berpartisipasi dalam lomba pacu kuda yang di adakan Putri ini" ucap Zhang Wei


Tiba-tiba setumpuk benda aneh berada di depan mereka membuat mereka menatap bingung.


"Kalian maju dan ambil satu benda aneh yang ada di depan kalian itu. Masing-masing satu orang satu" ucap Zhang Wei lagi


Mereka mengambil sesuai instruksi dari Zhang Wei


"Benda itu adalah senjata yang Putri ini ciptakan silahkan kalian mengikuti arahan Putri ini" instruksi Zhang Wei sambil menunjukkan cara penggunaan senjata itu


Para pengawal yang mendapat senjata itu menatap takjub dengan daya hancur dari benda aneh di tangan mereka.


Mereka sudah mengikuti arahan dari Zhang Wei. Dan mereka tidak pernah menyangka akan ada senjata yang tidak perlu mengeluarkan energi Qi spiritual banyak tapi daya hancur yang sangat mengerikan.


Biarpun kultivator tingkat tinggi pun tidak ada alasan untuk dia tidak terbunuh ketika salah satu peluru dari pistol itu bersarang di dalam tubuhnya.

__ADS_1


Dan senjata ini juga gampang di bawa tidak perlu mereka mempunyai ruang cincin untuk menyembunyikan senjata itu cukup mereka selipkan di pinggang dan lengan hanfu.


Para prajurit yang tidak ambil bagian dalam mengawal anggota keluarga kekaisaran kemarin menatap iri.


"Simpan baik-baik senjata itu jangan sampai jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Apakah kalian paham? ucap Zhang Wei dengan tegas


"Baik Putri! Terimakasih atas hadiah yang sangat berharga ini" ucap pengawal itu dengan serentak


"Dan untuk kalian Putri ini akan memberikan hadiah yang sama apabila nanti Putri ini mengadakan lomba lagi" ucap Zhang Wei kepada prajurit yang tidak menonton adegan pembagian hadiah tadi.


Mereka yang mendengar tersenyum ceria, mereka akan berpartisipasi dalam lomba yang akan di adakan oleh Tuan Putri mereka apapun caranya.


Zhang Wei kembali melanjutkan perjalanan menuju ke arah taman istana. Lalu beralih ke arah perpustakaan milik keluarga kekaisaran.


****


Di aula istana semua orang yang mengikuti pertemuan segera berkumpul untuk makan siang sebelum kembali ke kerajaan masing-masing termasuk semua anggota keluarga kekaisaran juga bergabung kecuali satu orang yang keluyuran entah kemana siapa lagi kalau bukan Zhang Wei.


Saat ini Zhang Wei tengah mengobrak-abrik isi lemari perpustakaan mencari sebuah buku yang mungkin dapat menarik minatnya.


Dia menuju ke sebuah rak buku tempat sebuah buku yang terlihat berbeda dari buku yang lain.


Terlihat dari sampul buku itu sepertinya dia sedikit familiar tapi dia tidak mengetahui pasti di mana dia menemukan buku itu.


"sepertinya saya familiar dengan sampul buku ini. Coba cek ah mungkin ketemu sesuatu yang mungkin menjadi petunjuk" batin Zhang Wei


Dia lalu membuka halaman pertama, dia sedikit terkejut karena isi buku itu di tulis dengan media cetak bukan tulisan tangan.


"Di jaman ini belum ada yang namanya media cetak masih dengan tulisan tangan tapi kenapa ini dengan jelas menggunakan media cetak. Apakah ada orang yang berasal dari dunia masa depan sepertiku? apakah buku ini milik dia? ucap Zhang Wei sambil membolak-balik halaman buku itu.


Entah apa isi buku itu? cukup membuat Zhang Wei perubahan ekspresi di wajahnya sedikit berubah-ubah.


Hampir setengah jam dia membaca isi buku itu dan mempelajari agar dia bisa memahami makna dari setiap inci kata yang terkandung dalam buku itu.

__ADS_1


Kembali ke aula perjamuan para tamu masih menikmati makanan siang mereka sampai sebuah suara dari seorang Kaisar muda bertanya.


"Maaf kaisar Zhang! Kalau saya boleh mengetahui dimanakah Putri anda yang satu? Saya mendengar kalau Kekaisaran Zhang mempunyai tiga orang Putri?" tanya Kaisar yang bernama Di Juan yang sedari tadi hanya melihat dua orang Putri sedangkan yang dia ketahui Kekaisaran Zhang memiliki tiga orang Putri.


Kaisar Di Juan adalah seorang kaisar muda yang sudah menjabat sebagai kaisar ketika masih berumur remaja. Kaisar Di adalah kaisar yang berasal dari negara tetangga atau lebih tepatnya benua tetangga karena pertemuan ini adalah pertemuan seluruh Kaisar atau raja dari seluruh dunia jadi kaisar Di adalah salah satunya dari kaisar yang ada di benua lain.


Hanya Kaisar Di yang dapat mengikuti pertemuan ini karena kekaisaran mereka yang berdekatan dengan kekaisaran Zhang.


Untuk hasil pertemuan mereka nanti akan di beritahu melalui surat untuk setiap kaisar yang berada di seluruh dunia.


Kenapa pertemuan di adakan di kekaisaran Zhang? karena pusat berasalnya fenomena alam tadi di perkirakan dari benua kultivator dan karena Kekaisaran terkuat adalah Kekaisaran Zhang maka pertemuan di adakan di kekaisaran Zhang.


"Ah maafkan saya Kaisar Di Putri bungsu saya lagi berada di kediamannya karena kesehatannya sedikit terganggu" ucap Kaisar Zhang dengan datar karena memang pembawaannya datar dan dingin


Tidak mungkin kan kalau Kaisar Zhang bilang Putri Zhang Wei malas mengikuti acara perjamuan. Dia juga menjaga wibawanya dan wibawa Putrinya. Tidak mungkin dia membongkar kenakalan dan ketidak sopanan Putrinya. Tidak mungkin ada orang yang membongkar aib anaknya.


Sedangkan orang yang tengah di bicarakan ada menggoda para pelayan dan pengawal yang ada di kediamannya setelah dia kembali dari perpustakaan karena dia lagi kurang kerjaan mungkin.


Zhang Wei itu masih memiliki jiwa kekanakan dan kenakalan karena ekspresi dinginnya itu untuk menutupi luka yang menganga lebar dan berbekas di hatinya akibat dari tekanan kehidupan yang dia alami sedari kecil.


Seperti sekarang ini kenakalan Jack/Zhang Wei tengah kumat, dia menggoda para pengawal dan pelayan yang terlihat seperti memiliki rasa ketertarikan satu sama lain tapi tidak bisa karena ada tembok yang memisahkan mereka.


Orang yang bekerja di istana tidak boleh menjalin hubungan asmara dengan orang yang bekerja di istana juga kecuali suami/istrinya tidak bekerja di istana.


Aturan ini sudah di terapkan di seluruh kekaisaran tapi tidak dengan Zhang Wei dia tidak melarang para pengawal dan pelayan yang berada di kediamannya untuk menjalin hubungan asmara. Karena perasaan cinta masing-masing orang tidak ada orang yang berhak untuk melarang.


Untuk aturan nanti biar Zhang Wei yang bertanggung jawab kalau memang dia di tuntut. Saya rasa itu hanya persepsi Zhang Wei seolah seorang saja.


Hai hai hai sobat πŸ‘


author come back nih


**Maaf author baru update karena hp dan juga pekerjaan author menumpuk

__ADS_1


Nih author update karena masih ada sedikit waktu senggang


Semoga Para readers sehat selalu πŸ˜‡**


__ADS_2