PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Pesta penyambutan murid baru


__ADS_3

Akademi Taiyang sangat lah besar dan luas, Letak akademi Taiyang berada di daerah yang benar-benar tragis atau sedikit menantang.


Akademi Taiyang terletak di sebuah bukit yang terdapat di masing-masing sisi akademi terdapat tebing yang curam.


Ratusan kediaman tertata rapi di sekitar tebing itu.


Malam hari ini malam yang tidak biasanya.


Malam ini di akademi Taiyang di adakan sebuah pesta yang mana pesta untuk menyambut kedatangan para murid baru.


Menyambut kedatangan mereka. Para Senior baik murid dalam dan luar, inti dan khusus berkumpul menata acara pesta sambutan ini.


Seluruh Aula utama Akademi di hias layaknya menyambut seorang ratu atau raja.


Berbagai bunga di gantung di tiang di jendela dan pintu masuk layaknya dekorasi sesi foto pernikahan.


Ruang Aula di dekorasi dengan menyusun semua meja dan kursi seperti meja perjamuan. Di ujung aula terdapat meja yang tersusun rapi dan di atasnya lengkap dengan segala jenis makanan bahkan ada beberapa minuman yang tertata rapi.


Kalau di lihat dari dekorasi seperti dekorasi pesta jaman modern. Entah ide nya siapa yang membentuk semua ini yang pasti kalau Zhang Wei melihat ini akan bertanya-tanya.


Dekorasi meja hanya tidak di lapisi kain seperti kebiasaan dekorasi jaman modern.


Meja di sini hanya di lapisi anyaman bambu.


Para murid yang melihat dekorasi seperti ini merasa heran dan juga takjub.


Dekorasi aula terlihat elegan dan mewah.


"Wah pesta sambutan murid baru kali ini berbeda ya"


"Ia kau benar. Dekorasi seperti ini kelihatan indah"


"Pesta sambutan tahun tahun sebelumnya tidak seperti ini"


"Saya baru mendapati dekorasi seperti ini"


"Apakah ada murid baru yang istimewa?


"Tidak tahu mungkin"


"Ayo kita kesana"


Berbagai macam tanggapan terdengar dari beberapa orang baik guru dan murid.


Semua membicarakan tentang dekorasi pesta sambutan yang terlihat luar biasa itu.


Dekorasi pesta mengalahkan pesta kekaisaran atau pesta ulang tahun pemimpin negeri.


Murid-murid dan para tetua dan seluruh murid baru yang menjadi tuan pesta sudah mulai berdatangan.

__ADS_1


Zhang Wei dan Zhang Ziyi berjalan berdampingan.


Setelah tiba di tempat acara Zhang Wei memperhatikan dekorasi di luar Aula yang begitu cantik.


Begitu dia masuk kedalam aula Zhang Wei mengerutkan keningnya perasaan dekorasi seperti ini dekorasi pesta dari jamannya.


Apakah ada orang yang dari jaman modern yang sama sepertinya?


Yang walaupun dekorasi pesta di jaman ini mewah dan elegan tetapi tidak ada dekorasi susunan meja seperti ini.


"Dekorasi pesta di sini sangat indah ya? aku belum pernah menemukan dekorasi seperti ini" ucap Zhang Ziyi menatap takjub isi aula.


Zhang Wei mengangguk mengiyakan perkataan Zhang Ziyi.


Menurut orang di jaman ini dekorasi pesta seperti ini adalah dekorasi yang sangat mewah sedangkan menurut Zhang Wei dekorasi seperti ini sudah sangat lumrah.


Setelah semua orang tiba, senior yang mengatur acara ini segera mengarahkan orang-orang untuk menduduki kursi yang sudah di susun rapi.


Para tetua menduduki kursi yang menjadi kursi mereka.


Para murid senior mengarahkan tamu ke tempat duduk mereka masing-masing.


Termasuk Zhang Wei dan Zhang Ziyi duduk berdampingan di tambah dua orang anak laki-laki dan perempuan.


"Hai boleh kami bergabung dengan kalian? tanya yang seorang gadis


"Silahkan" ucap Zhang Ziyi membiarkan kedua orang itu duduk.


"Saya Lu Ziyi dan ini adikku Lu Zhang" ucap Zhang Ziyi menyambut uluran tangan gadis itu.


Yang berantusias cerita hanya kedua orang tadi yang terus berceloteh sedangkan Zhang Wei dan kakak dari gadis tadi hanya duduk diam.


Karena bosan Zhang Wei bangun menuju tempat makanan.


Belum sempat pilih makanan sudah ada orang yang datang menegurnya.


"Hei siapa yang mengijinkan mu untuk makan? ucap seorang lelaki dewasa.


Mendengar nada yang kurang bersahabat itu Zhang Wei mengerutkan keningnya apa salahnya dia ambil makanan kenapa harus tunggu instruksi.


"Kenapa? tanya Zhang Wei yang belum paham maksud dari semua itu


"Apa kau tidak pernah belajar tata Krama? kalau belum ada instruksi kau belum boleh makan" ucap orang itu menjelaskan ketika mengetahui kalau di hadapannya ini masih lah seorang bocah.


Zhang Wei tambah bingung kenapa harus tunggu instruksi kalau pesta di jamannya tidak ada peraturan semacam itu.


"Aish bisa bisa saya mati muda karena kesal dengan peraturan di jaman ini" ucap Zhang Wei menggerutu.


Zhang Wei kembali ke mejanya karena tidak mau membuat keributan.

__ADS_1


"Ada apa Meimei? tanya Zhang Ziyi melihat wajah Zhang Wei yang di tekuk


"Ah tidak ada apa-apa! hanya kesal dengan peraturan di dunia ini" ucap Zhang Wei


Zhang Ziyi mengerti maksud adiknya akhirnya dia menjelaskan sedikit kondisi dalam pesta di jaman ini.


Maklum selama Zhang Wei di kekaisaran Zhang hanya satu kali dia mengikuti pesta yaitu pesta ulang tahun Putra Mahkota kekaisaran Wei.


Itu pun juga dia pergi hanya untuk menjadi predator yang menghukum orang-orang yang berada di pesta.


Dan hanya makanan saja yang ada di dalam benaknya waktu itu jadi tujuan utama datang di pesta seolah terlupakan.


Hmm hanya pesta itu saja dia hadir selama ini dia selalu berkeliaran di luar bahkan orang kekaisaran tidak mengetahui kalau dia sering keluar kalau bukan kejadian tidak pulang selama dua hari mungkin sampai sekarang orang kekaisaran tidak akan pernah tahu.


Sudah banyak orang berkumpul pesta juga belum mulai entah siapa yang membawa kabar kalau masih di tunggu tamu utama yaitu pemilik akademi.


Sehingga ini menjadi berita heboh di sekitar para murid dan tetua. Jujur mereka belum pernah mengetahui siapa dan bagaimana sosok kepala akademi itu.


Berbagai macam tanggapan terdengar dari bibir penghuni aula itu.


Rupanya penerimaan murid baru sedikit istimewa apalagi dengan kemunculan kepala akademi dan mendengar kalau dia mengambil murid pribadi.


Dan itu menjadi tambahan berita untuk para murid baru mereka merasa penasaran siapa murid beruntung itu.


Zhang Wei tambah bosan dengan kebisingan yang terjadi. Dia terus mengutuk waktu yang masih berjalan merangkak.


Muka Zhang Wei sudah seperti benang kusut


"Meimei ada apa? tanya Zhang Ziyi yang setiap saat akan memperhatikan adiknya itu.


Melihat wajah Zhang Wei yang terlihat sangat kusut membuat dia bertanya.


"Aish Jiejie apakah aku harus membuat keributan? tanya Zhang Wei tidak mempedulikan pertanyaan Zhang Ziyi


"Apa yang mau kau lakukan Meimei? Zhang Ziyi terperanjat kaget dengan pertanyaan adiknya yang begitu jujur.


"Siapa kepala akademi itu? ini sudah mau jam tidur tetapi pesta belum juga di mulai. Kau tahu Jiejie waktu ku sangat berharga" ucap kesal Zhang Wei


Kalau lama lagi pesta belum mulai akan dia buat keributan nanti.


Berbagai akal nakal sudah terselip di bagian kepalanya yang selalu menyimpan berbagai macam kelicikan.


Oh MC kita si tukang buat onar mau beraksi lagi.


Hai hai hai sobat πŸ‘


Author come back nih πŸ˜€


**Jangan lupa like dan Vote ❀️ kritik dan saran serta share ya

__ADS_1


Thank you ma dearest readers ❀️**


__ADS_2