
Seperti hari ini Zhang Wei sudah ada di belakang kediamannya menunggu kedatangan Lou Li. tak membutuhkan banyak waktu orang yang di tunggu akhirnya datang.
"Sekarang tutup mata" ucap Zhang Wei sambil memegang pundak Lou Li. Dan mereka tiba di suatu tempat
"sekarang buka mata" ucap Zhang Wei lagi.
Lou Li membuka matanya perlahan dan ketika dua bola mata indahnya terbuka sempurna dia melongo melihat keindahan yang ada di hadapannya. Dia melihat ada banyak pohon buah yang sedang berbunga dan bahkan sudah berbuah seperti lahan pohon buah. Dan ada juga tanaman obat-obatan yang langka tumbuh dimana-mana tapi terlihat rapi. Dia sungguh merasa seperti ada di surga.
"Putri, Lou Li tidak matikan? Ini bukan surga kan? Tanya Lou Li dengan tampang bodoh
"Eh Kalau kau mati? terus Kau mati karena apa? alih-alih menjawab Zhang Wei memberi pertanyaan balik
"Ah iya juga ya. Terus Kita ada di mana Tuan Putri? Tempat seperti ini Lou Li belum pernah temukan." ucap Lou Li menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ini adalah ruang angkasa, Nanti Kau akan berkultivasi di sini saja. Aliran Qi di sini padat dan juga aman. Saya tidak menemukan tempat yang aman untuk kau berkultivasi makanya Saya bawa Kau kemari" jelas Zhang Wei.
"Baiklah Putri" ucap Lou Li mengerti.
Zhang Wei menyuruh Lou Li untuk menuju salah satu batu yang ada di tengah-tengah danau dan duduk posisi lotus.
"Kosongkan pikiranmu dan rasakan keberadaan udara di sekitar dan tarik masuk udara itu kedalam tubuhmu" instruksi Zhang Wei
Lalu Lou Li mengikuti instruksi dari Zhang Wei. Dia merasakan energi di sekitar berlomba masuk ke dalam tubuhnya . Awalnya dia sedikit kesulitan untuk menembus dinding tipis yang menghalangi cahaya-cahaya itu masuk ke dalam tubuhnya.
Lou Li terus berusaha untuk menembus dinding tipis itu hampir dua jam baru dia berhasil terlihat sekali dari raut wajahnya yang berbinar walau matanya masih terpejam. Cahaya-cahaya itu terus menerus menerobos masuk ke dalam dantiannya.
Boommmm
__ADS_1
Bunyi ledakan yang berasal dari dalam tubuh Lou Li terus terdengar
*Merkurius Awal
Merkurius akhir
Venus
Bumi
Mars tingkat akhir*
sampai di tingkat Mars baru bunyi ledakan itu berhenti. Zhang Wei yang melihat bagaimana Lou Li menerobos hingga empat tingkat sekaligus dalam satu kali kultivasi menggelengkan kepala takjub. Lou Li ini merupakan bakat yang langka yang akan muncul dalam seribu tahun. Dia baru menyaksikan seseorang yang benar-benar jenius tapi tentunya dia tidak akan melebihi Zhang Wei. Zhang Wei itu merupakan monsternya para monster jenius.
Seminggu sudah berlalu. Kini Lou Li membuka matanya dan mendapati tubuhnya terasa ringan dan lebih bertenaga.
"Kau sudah selesai? Tanya Zhang Wei
"Baguslah Kau tinggal menyesuaikan kekuatanmu itu dengan tubuhmu". ucap Zhang Wei
"Tempat yang cocok untuk kekuatan barumu berlatihlah di hutan misteri" ucap Zhang Wei
"Itu hutan katanya konon yang bisa masuk di sana tidak akan bisa keluar. Dan sudah ada banyak yang mencoba masuk tapi semuanya belum ada yang keluar karena di katakan ada banyak harta yang terdapat di sana tapi tidak tau harta apa saja yang terdapat di hutan itu.". ucap Lou Li ketika mendengar Zhang Wei menyuruhnya untuk berlatih di sana
"Apa Kau takut untuk masuk disana? tanya Zhang Wei
"Ah bukan itu maksud Lou Li Tuan.." ucapan Lou Li terpotong
__ADS_1
"Terus apa? Justru itu tempat yang cocok untuk mengembangkan kekuatan barumu. Percaya padaku Kau tidak akan mati" ucap Zhang Wei serius.
Melihat Tuan Putri sekaligus gurunya itu serius Lou Li tidak lagi membantah.
"Baiklah Tuan Putri. Lou Li akan mengikuti arahan Tuan Putri" ucap Lou Li tegas
"Bagus. Itu baru Lou Li yang cocok untuk jadi pengawalku'" ucap Zhang Wei berdecak kagum.
Zhang Wei langsung berteleportasi di perbatasan hutan misteri.
"Sekarang Kau masuk. Percaya pada dirimu bahwa kau mampu melewati segala marabahaya yang terdapat di hutan misteri ini. Saya akan menemuimu dalam sebulan kedepan di kedalaman hutan ini." ucap Zhang Wei.
Lou Li segera memasuki hutan itu dan benar saja dia baru melewati perbatasan hutan itu sudah di sambut dengan 5 ekor serigala yang menatapnya penuh lapar. Ketika melihat serigala serigala itu Lou Li mulai memasang kuda-kuda. Lima serigala itu langsung menyerang Lou Li tanpa memberi dia kesempatan untuk bersiap diri. Melihat bahaya mendekat Lou Li langsung melompat menghindari terkaman serigala itu belum selesai merasa lega dari arah samping kiri dan kanan kedua serigala menerjang dia sama-sama Lou Li langsung melakukan salto dan mematahkan salah satu ranting pohon tempat dia bergelantung untuk menghalau terjangan dari salah satu serigala yang menerjang dia dari belakang. Langsung saja dia mengarahkan runcingan ranting itu yang di aliri dengan Qi spiritual ke mulut serigala membuat serigala mati seketika. Lou Li terus menyerang serigala serigala itu dengan sebuah ranting kayu. Hampir setengah jam baru semua serigala itu di tumpas.
Lou Li sangat kelelahan baru 5 serigala itu sudah membuat dia hampir kehilangan nyawa. Hutan ini benar-benar penuh dengan marabahaya dia harus benar hati-hati. Dia harus bisa membuktikan pada masternya bahwa dia sanggup melewati ujian ini.
Hari demi hari Lou Li lalui dengan penuh perjuangan bahkan hampir kehilangan nyawa hanya demi makanan tapi dia tidak menyerah untuk sampai di kedalaman hutan itu. Dia terus mengingat pesan masternya bahwa dia percaya kepadanya mampu menyelesaikan latihan ini. Kata-kata itu yang terus memotivasi dirinya hingga dia mampu bertahan di hutan yang penuh dengan bahaya. Dengan latihan itu juga membuat dia memiliki kepekaan tinggi terhadap sekitar. Membuat seluruh inderanya bekerja. Sungguh dia tidak menyangka bahwa latihan ini sangat berpengaruh akan peningkatan kemampuannya. Akhirnya dia percaya bahwa masternya meminta dia untuk berlatih di Hutan ini untuk membuat dia peka terhadap segala macam bahaya yang ada di sekitarnya.
Sekarang Lou Li telah sampai di kedalaman hutan itu dan di sana Zhang Wei sudah menunggunya.
"Selamat. akhirnya kau berhasil melewati segala macam tantangan yang ada di hutan ini" ucap Zhang Wei kagum akan keberhasilan Lou Li melewati bahaya yang terdapat di hutan ini. Zhang Wei sungguh kagum akan tekad Lou Li karena kalau orang lain yang melakukan itu dia tidak yakin apakah mereka berhasil bertahan hidup di hutan itu dikarenakan bahaya yang ada benar-benar tidak ada yang akan mampu tapi Lou Li ini mampu. Zhang Wei jadi yakin dia tidak salah memilih Lou Li menjadi pengawal pribadinya. Zhang Wei yakin bahwa ada sesuatu di diri Lou Li.
Dirgahayu Negeriku π²π¨
Jayalah Rakyatku π©βπ©βπ§βπ¦π©βπ©βπ¦βπ¦π©βπ©βπ§βπ§π©βπ©βπ§π©βπ©βπ§βπ¦
Selamat merayakan hari kemerdekaan RI yang ke 75 (Maaf baru mengucapkan)
__ADS_1
maaf baru update kemaren author benar-benar sibuk ada acara di rumah
Happy reading and stay safe always