PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Melatih Pengawal baru


__ADS_3

Seperti waktu dan tempat yang telah di tentukan oleh Zhang Wei untuk menemui para pengikut baru nya sekarang dia tengah menuju ke arah tempat itu.


Apa yang di ceritakan oleh para prajurit itu tidak jauh berbeda dengan apa yang di lihat oleh Zhang Wei perihal kediaman itu.


Kediaman yang berada cukup jauh dari ibukota tidak terlalu ramai dan tidak terlalu sepi. Tempat ini cocok untuk pelatihan para prajurit untuk Zhang Wei.


"Hmm tidak buruk selera mereka. Tempat ini cocok untuk saya membangun sebuah pasukan.." gumam Zhang Wei memperhatikan kediaman itu dari atas langit.


Lalu dia turun perlahan langsung di halaman kediaman tempat para penjaga berkumpul. Kemunculan Zhang Wei yang tiba-tiba membuat mereka terlonjak kaget ada yang langsung berdiri, ada yang jatuh dari bale yang ada di kediaman itu dan ada pula yang tersedak karena sementara minta.


Mengetahui orang yang tiba-tiba muncul adalah Tuan Muda mereka terpaksa kemarahan harus mereka telan.


"Kenapa kalian sampai kaget seperti itu? tanya santai Zhang Wei di kala melihat para pengawal itu jatuh dengan tidak elitnya.


Zhang Wei tidak mempedulikan muka masam dari pengawal barunya dia beralih ke arah lahan yang masih kosong di samping beberapa paviliun di kediaman itu.


Lalu dia berdiri di tengah lahan itu dan mengeluarkan beberapa alat latihan yang terdapat dalam ruang rahasia seperti beban dan juga papan target lalu dia membuat tempat pelatihan seperti arena pelatihan para tentara di dunia modern dan juga dia menggunakan metode pelatihan yang pernah dia lakukan ketika mendirikan sebuah dunia bawah yaitu di mana sang target di ikat kaki dan tangannya lalu di lepaskan anak panah atau pun tombak, pisau kecil sampai pedang.


Sang target itu harus bisa menghindari setiap bahaya yang datang dari mana dan kapan saja. Tujuan latihan ini adalah untuk meningkatkan kecekatan dan dan juga ke tajaman insting mereka.


Intinya Zhang Wei memasang jebakan seperti pemasangan bahan peledak supaya membantu mereka selalu berhati-hati dan waspada dalam setiap waktu.


Para pengawal yang melihat alat-alat aneh yang terpasang di sebelah paviliun menatap bingung tapi mereka tidak berani bertanya mereka hanya nonton dalam diam.


"Ini akan menjadi tempat latihan kalian" ucap Zhang Wei di kala sudah memastikan hasil kerjanya tidak ada yang kurang.


"Tuan Muda ini__" ucap mereka tergantung dimana tempat pelatihan seperti ini mereka belum pernah menemukan.


"Nah sekarang paman silahkan bersiap setelah itu lari mengelilingi kediaman ini dalam seratus putaran" ucap Zhang Wei dengan tegas

__ADS_1


Para pengawal itu segera mempersiapkan diri dan mulai berlari mengikuti arahan dari Zhang Wei. Mereka terus berlari hingga putaran kedua puluh nafas mereka sudah tidak teratur.


Zhang Wei berdiri di pinggiran tempat latihan itu memperhatikan para pengawal itu dari jauh.


"Ayo paman kalian pasti bisa" teriak Zhang Wei dari jauh jiwa kekanakan nya kumat.


Para pengawal yang menjalani latihan itu hanya menoleh dan mengangguk. Mereka sangat sulit untuk bicara saat ini.


Mereka belum habis pikir latihan hanya di minta lari seratus kali putaran belum setengah jumlah putaran mereka sudah ngos-ngosan.


Apalagi latihan yang lain, ini baru lari bagaimana dengan jaring-jaring dan ban mobil bekas yang terpasang itu dan belum lagi ada kuali yang berisi api dan tali tambang terpasang di atas api itu oh rupanya latihan mereka ini akan lumayan rumit semoga saja mereka mampu melewatinya.


Dua jam mereka berlari baru mereka benar-benar menyelesaikan latihan lari itu


"Lumayan paman menyelesaikan pemanasan ini" ucap Zhang Wei ketika mereka sudah kembali berkumpul.


"Istirahat selama dua puluh menit lanjut keliling 100 putaran lagi" ucap Zhang Wei lagi memberi mereka air dingin yang di bawakan oleh Fei dari ruang angkasa.


"Silahkan paman minum dulu" ucap Zhang Wei membagikan air minum yang di dalam kendi yang di campur dengan perasan air jeruk.


Mereka menerima minuman itu dari tangan Zhang Wei ketika mereka merasakan air minum itu mereka merasakan kalau air itu dingin dan juga terasa asam tapi sangat pas dengan rasa haus yang melanda. Mereka mendapatkan kembali stamina.


Waktu sangat cepat berlalu tapi itu cukup untuk mereka beristirahat. Mereka mulai melanjutkan lari mereka untuk seratus putaran lagi.


Selama satu jam setengah mereka baru menyelesaikan lari putaran itu. Zhang Wei tidak memberikan mereka jeda langsung dia menyuruh mereka push up, squat jump, menaiki jaring-jaring yang terpasang, melompati pagar yang di pasang, berlari di atas ban bekas yang terikat oleh rantai di samping kiri kanan dan papan yang lebarnya selebar tubuh manusia.


Belum lagi masih ada pagar-pagar kawat yang terpasang tempat mereka harus merangkak, ada juga tiang-tiang setinggi tiga meter dan di bawahnya ada bambu-bambu yang sudah di runcing ujungnya terpasang, dan mereka harus berdiri di atas tali tambang dan di bawahnya ada kuali yang berisi air dan di bawahnya ada api.


Latihan kali ini menguras tenaga dan pikiran bahkan melatih mental mereka, Latihan yang membuat mereka hampir menyerah kalau tidak mengingat apa yang menjadi tujuan utama mereka kalau mau kuat ya mereka harus berkorban dengan segala macam hal.

__ADS_1


Latihan kali ini Zhang Wei ikut ambil bagian membuat para pengawal juga tidak mau kalah dari Zhang Wei yang terlihat sangat lihai melewati tempat latihan itu seperti latihan yang mereka tengah jalani sekarang makanan sehari Zhang Wei.


Apa yang di pikirkan oleh mereka memang tidak salah Zhang Wei telah melewati itu semua bahkan mungkin lebih parah.


Secara tidak langsung Zhang Wei telah memberikan mereka semangat dan motivasi untuk bisa terus bangkit dan tak kenal lelah dan menyerah.


Anak kecil seperti dia saja mampu menyelesaikan latihan itu sedangkan mereka yang sudah jauh berumur dari Zhang Wei tidak sanggup. Itu tidak boleh terjadi, tekat itulah yang menjadi motivasi bagi mereka.


Mereka hanya melakukan latihan seperti itu dan untuk yang latihan ketajaman insting nanti setelah mereka kuat baru Zhang Wei akan aktifkan formasi. Latihan yang ada jebakan.


Jebakan yang di buat oleh Zhang Wei adalah jebakan yang akan memunculkan senjata tersendiri tanpa takut kehabisan senjata jebakan. Dalam hal ini senjata yang terbuat dari Qi spiritual yang sudah di atur oleh Zhang Wei.


Mereka menyelesaikan latihan itu sampai pada malam hari bahkan mereka tidak istirahat pada jam makan siang. Ketika mereka menyelesaikan latihan neraka itu barulah mereka menghela nafas lega jujur mereka sangat kelelahan dan di tambah dengan perut yang belum terisi.


Mereka tidak pernah memikirkan latihan yang mereka jalani akan seperti ini, memang mereka sudah memikirkan latihan itu pasti sedikit sulit tapi tidak harus latihan seperti ini.


"Oke paman saya akan kembali dulu, besok paman lanjutkan latihan seperti tadi saya akan datang kembali mengunjungi. Jadi paman harus benar-benar latihan ya" ucap Zhang Wei langsung menghilang dari tempatnya berdiri.


Para pengawal itu hanya mengangguk mengerti, mereka tidak punya cukup nyali untuk berani membantah. Tuan Muda mereka terlalu banyak keajaiban.


Jadilah hari itu hari paling bersejarah buat mereka, hari yang penuh siksaan jiwa dan raga.


Hai hai sobat πŸ‘


Apa kabar?


Author come back nih πŸ˜€


Jangan lupa dukung like dan Vote ❀️ kakak

__ADS_1


__ADS_2