PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Hukuman 11


__ADS_3

Orang-orang sibuk menyelesaikan hukuman itu sedangkan Zhang Wei tertidur di bawah pohon menunggu mereka menyelesaikan hukuman itu karena terlalu lama menunggu akhirnya dia ketiduran.


Para tamu undangan dan tuan rumah yang mendapatkan hukuman tidak berani tidak menyelesaikan hukuman itu mereka takut jika ketahuan akan lebih parah lagi konsekuensi. Lari keliling hanya 10 putaran saja mereka sudah hampir kehilangan nafas apalagi kalau hukuman yang lain.


Mereka dengan susah payah menyelesaikan hukuman itu. Yang pertama kali selesai pangeran dari Kekaisaran Zhang saudara Zhang Wei mungkin karena mereka sudah terbiasa dengan hukuman yang diberikan Zhang Wei untuk mereka kalau membangkang. Dan tidak lama kemudian di susul oleh Pangeran dari Kekaisaran Han dan di susul lagi Putri Zhang Fei dan Putri Zhang Ziyi. Selang setengah jam semua tamu undangan dan tuan rumah menyelesaikan hukuman itu.


Zhang Wei sengaja memberi mereka hukuman lari keliling lapangan latihan itu hanya semata karena iseng. Dia tahu rata-rata dari mereka ini hanya ilmu kultivasi yang tinggi tapi tidak dengan dasar beladiri. Jadi biar Hanya lari sebegitu saja mereka sudah hampir kehilangan nafas. Lumayan dia senang melihat para pemuka yang sangat di hormati oleh orang banyak harus menuruti perintah seorang Putri. Ah apakah namanya nanti di kenang oleh orang? memikirkan itu membuat dia sedikit terhibur.


Orang-orang yang melihat Putri Zhang Wei tertidur pulas di bawah pohon hanya menghela nafas. Mereka sungguh tidak percaya harus mengikuti perintah seorang Putri.


Tidak lama kemudian Zhang Wei bangun dari mimpi indahnya.


"Ah kalian sudah selesai rupanya" ucapnya menghampiri mereka dan meminta para pelayan untuk memberikan mereka air putih.


Lalu dia beralih menatap Nona Muda Xia itu


"Kau sekarang giliran mu."ucap Zhang Wei menunjuk Nona muda itu.


Yang di tatap pun kaget sekalian takut. Dia pikir tadi sudah bebas eh ternyata dia mendapat hukuman yang lain entah itu hukuman yang lebih berat atau apapun itu dia hanya pasrah.


"Kau berdirilah di depan target itu" ucap Zhang Wei meminta dia untuk berdiri didepan target panah.


Nona Muda itu hanya menurut. Dia berjalan pelan dan takut. Setelah Nona Muda itu berdiri di depan target Zhang Wei segera mengeluarkan anak panah kesayangannya.


Dia mengelusnya sebentar sebelum mengarahkan ke arah Nona Muda itu.


"Kau jangan bergerak kalau kau tidak mau mati cepat" ucap Zhang Wei sambil menyipitkan matanya tajam ke arah target yang berada di belakang Nona Muda itu.

__ADS_1


Nona Muda itu menutup rapat matanya dia tidak mau melihat Zhang Wei sedikitpun. Orang-orang yang menyaksikan aksi Zhang Wei menahan nafas. Kegilaan apa lagi yang akan dia lakukan? itulah yang ada di pikiran mereka masing-masing


Mereka benar-benar tidak percaya akan kesialan yang menimpa mereka di pesta kali ini. Ternyata rumor yang beredar tentang kegilaan Putri Zhang Wei yang di luar nalar ternyata memang benar setelah mereka menyaksikan sendiri sekarang.


Mereka hanya berharap penuh semoga Nona Muda itu masih selamat.


Zhang Wei fokus pada target yang dibelakang Nona Muda Xia itu. Setelah dia rasa pas dia mulai melepaskan anak panah itu


wushshhhhh........ tak


anak panah itu meluncur manis di sela leher jenjang Nona Muda itu. Semua menahan nafas ketika Zhang Wei melepaskan anak panah itu.


wushshhhhh.......tak


wushshhhhh..........tak


Dan lebih gila lagi,


Kali ini Zhang Wei memanah sambil menutup mata lagi. Orang-orang tambah bersitegang bahkan Pangeran dari Kekaisaran Han yang terlihat tenang tadi kini ikut tegang. Mereka seperti menyaksikan sosok iblis yang bersemayam di tubuh kecil Zhang Wei.


Nona Muda Xia? jangan tanya lagi dia sudah pucat pasih hampir kencing berdiri tapi dia tahan bahkan sekarang dia menutup matanya erat-erat dengan badan yang bergetar hebat seperti orang yang kerasukan πŸ˜‘.


Zhang Wei mulai memejamkan matanya mengikuti mata hati yang menuntun dia mengarahkan anak panahnya ke arah belakang Nona Muda itu. Anak panah itu meluncur


Wushshhhhh..........tak


anak panah itu meluncur lepas hampir mengenai pinggang ramping Nona Muda Xia seandaikan dia bergerak sedikit sudah pasti anak panah itu tertancap indah di tubuh rampingnya. Zhang Wei kembali lagi melepaskan anak panah kali ini di arahkan ke arah wajah Nona Muda Xia. Para tetua Klan yang mewakili klannya sudah tidak mau melihat kearah Nona Muda Xia mereka. Bahkan para gadis sudah ada yang menangis seolah mereka yang mengalami hal itu.

__ADS_1


Semua orang menutup matanya membiarkan apa yang akan terjadi dengan Nona Muda itu biarkan saja terjadi.


Wushshhhhh...... tak


Anak panah itu meluncur melewati lobang yang terdapat di konde rambut Nona Muda Xia itu dan menancap sempurna di target. Semua anak panah yang telah Zhang Wei lepas menancap sempurna di target sesuai harapannya.


Hening? itulah yang terjadi saat ini tidak ada yang berani berbicara. ketika keheningan terjadi satu persatu mereka mulai membuka mata. Pandangan pertama yang mereka lihat, Putri Zhang Wei yang tengah tersenyum puas dengan hasil panahannya. Kemudian mereka beralih menatap kearah orang yang sudah menjadi target Zhang Wei. Mereka melihat Nona Muda itu sudah tidak sanggup berdiri lagi.


bruk..


Nona Muda Xia terjatuh dan pingsan. Para tetua langsung berlari menuju ke arah Nona muda Xia itu dan memapah dia ke kamarnya.


Zhang Wei beralih menatap orang-orang yang melihat dia seperti melihat hantu.


"Ah terimakasih kalian sudah menemani Putri ini bermain." ucapnya santai


Mereka hanya tersenyum kecut, mereka diminta berlari keliling 10 putaran lapangan yang sangat luas yang hampir menyerupai sebuah kota kecil hanya untuk menemani dia bermain? dan menjadikan Nona Muda Xia sebagai temeng latihannya. Hati mereka sungguh menjerit histeris. Mereka ingin menangis tapi tidak mata mereka tidak mengeluarkan air mata.


Mereka baru menemukan orang yang memberi orang hukuman itu dengan cara seperti ini membuat orang itu menjadi kenangan terburuknya sepanjang hidupnya. Biasanya kalau menghukum orang dengan mencambuk 100 kali atau lebih kalau hanya kesalahan kecil dan kalau masalah besar hukum gantung atau mati. Tapi yang di lakukan Zhang Wei justru terlihat sangat unik dan juga membekas di hati bagi orang yang menerima hukumannya.


Mereka kembali ke kediamannya masing-masing acara nanti akan di lanjutkan malam ini. Mereka kembali untuk membersihkan diri terlebih dahulu dan beristirahat sejenak.


Hay Hay Hay sobat πŸ‘


Sampai ketemu lagi besok. Author mau istirahat dulu 😊


selamat malam 🌚

__ADS_1


__ADS_2