
Kuda terbang telah kembali ke Kekaisaran Zhang.
Tidak membutuhkan sehari dia terbang kali ini kembali. Dia menggunakan kekuatan penuhnya melintasi tempuh jarak yang tidak sedikit.
"Xiao Bai kau telah kembali? tanya Kaisar Zhang merasakan kalau kuda terbang itu telah kembali.
"Lapor Yang Mulia. Yang Mulia Putri Zhang Wei dan Yang Mulia Putri Zhang Ziyi telah sampai di kekaisaran Han dengan selamat dan ada Salam dari Yang Mulia Putri Zhang Wei untuk Yang Mulia Kaisar, Permaisuri dan Selir agung" lapor Kuda terbang itu.
"Terimakasih Xiao Bai telah mengantarkan kedua Putri ku dengan selamat" ucap Kaisar Zhang lagi
"Hamba pamit undur diri Yang Mulia" ucap Xiao Bai kembali ke tempat yang menjadi kediamannya.
Di kekaisaran Han
Sekarang Zhang Wei dan Zhang Ziyi yang sudah resmi menjadi adik dari Kaisar Iblis segera di bawa ke kediaman Kaisar Iblis yang menjadi kediaman Tuan Muda Lu.
Setelah makan dari rumah makan tadi dan menceritakan maksud mereka datang ke kaisaran Han untuk mengikuti seleksi untuk masuk akademi.
Kaisar Iblis membawa mereka ke kediaman nya. Dia tidak mau membiarkan adiknya di luar mencari penginapan.
Sekarang semua masalah penginapan dan makanan Kaisar Iblis sendiri yang urus bahkan semua pakaian termahal dan mewah di berikan untuk duo adiknya itu.
Dan tentunya Zhang Wei akan di belikan Hanfu laki-laki yang di desain khusus hanya untuknya begitu juga dengan Zhang Ziyi hanfu wanita dan di desain khusus.
"Gege bagaimana bisa Gege menjalani hidup sendirian seperti ini? tanya asal Zhang Wei
Ketika mereka sampai di kediaman yang menjadi tempat tinggal duo adiknya itu.
Kamar kedua adiknya berdampingan dengan kamarnya berada. Dia tidak mau berjauhan dengan kedua adiknya yang lucu dan manis itu.
"Ya seperti itulah Gege menjalani hidup seperti yang kau lihat" ucap santai Kaisar Iblis santai.
Dulu memang tidak mempunyai kewajiban atau apapun yang harus dia perhatikan sekarang dia mempunyai tanggung jawab yaitu kedua adiknya yang sekarang berjalan dengannya.
"Ya itu dulu sekarang Gege mempunyai kedua adik yang menggemaskan" ucap Kaisar Iblis menyentil hidung duo bersaudara dengan lembut.
"Jangan biasakan Gege menyentil hidung Meimei" ucap Zhang Ziyi melihat Zhang Wei yang sudah muka masam
"Hehehe" kekehan pelan dari Chen Lu.
Sejak bertemu dengan kedua kakak beradik tadi tidak berhenti-henti Kaisar Iblis tersenyum dan hatinya yang kosong terasa isi sesuatu.
Bahkan sampai dia tertawa lepas dengan kelakuan dengan adiknya yang satu itu yang bicara lepas saja.
"Wah kamarnya lumayan juga Gege nginap gratis kita" ucap Zhang Wei menilai kamar yang di peruntukan untuknya.
__ADS_1
Entah sejak kapan Zhang Wei aktif berbicara pokoknya Author juga bingung.
Yang pasti semua karakter dia yang dulu karakter dingin perlahan mulai mencair.
Tapi kata kata tajam masih melekat.
Rupanya dia sudah terbiasa dengan di kelilingi oleh banyak orang yang menyayangi nya tidak sama dulu di dunia modern dia menyendiri tanpa kerabat setelah kepergian ibu dan pamannya yang tidak lain adalah pengacara pribadinya. Dan satu orang lagi yaitu Tangan kanannya yang menjadi asisten pribadi.
"Ini yang akan menjadi kamar Meimei bungsu dan di sebelah sulung ya" ucap Kaisar Iblis
"Dan di sebelah kamar Gege kalau kalian membutuhkan sesuatu kalian boleh datang di kamar Gege" ucapnya lagi mengelus rambut kedua adiknya.
Sebelum tangan Kaisar Iblis menyentuh kepalanya Zhang Wei lebih dahulu menghindar.
"Gege jangan biasakan mengelus kepalaku saya bukan anak kecil lagi" ucapnya setelah berhasil menghindar
"Hhhh baiklah Gege tidak akan mengelus kepalamu lagi"
"Silahkan kalian istirahat" ucap Kaisar Iblis sebelum keluar dari kamar adik-adiknya
Zhang Wei masih mengelilingi kamar yang akan dia tempati. Kamar ini sesuai dengan seleranya seperti disiapkan khusus untuknya.
Keesokan harinya Zhang Wei sudah bangun seperti biasanya.
Hari ini dia akan coba menjelajahi ibu kota kekaisaran Han sebelum besok acara beladiri di mulai.
Sudah Raja tidur raja makan pula ckck, Author katarak berkomentar
Diam! tidak rasa diri pula kau. balas Jack
Berarti kau sudah mengakui kalau kita selera sama dong jawab Author
Tau ah balas Jack
Back to the topic
Zhang Wei masih menatap makanan itu dengan binar mata yang sangat menggemaskan bagi kedua kakaknya yang juga baru tiba di ruang makan.
"Meimei kenapa di liatin makanan saja? tanya Kaisar Iblis heran melihat tingkah Zhang Wei dan itu terlihat sangat menggemaskan.
"Ah kenapa kalian lama sekali? kesal Zhang Wei sendiri kan karena kepergok menatap makanan dengan berbinar
" Maaf kalau kami terlambat" ucap Zhang Ziyi hapal karakter adiknya kalau sudah lapar akan marah-marah.
Tanpa menunggu lama dengan kedua orang yang baru tiba Zhang Wei sudah menyambar makanan yang di hidangkan. Dia sudah menahan lapar sedari tadi.
__ADS_1
"Meimei pelan-pelan makannya" ucap Zhang Ziyi yang melihat makan Zhang Wei seperti di kejar hantu
Zhang Wei terus mengunyah dan mengangguk tapi tetap matanya tertuju di makanan.
Sedangkan Kaisar Iblis hanya menggelengkan kepalanya sedikit lucu dengan tingkah adiknya yang satu.
Sepertinya dia akan terus tersenyum kalau sudah berhadapan dengan Zhang Wei karena setiap berada di dekat bocah itu suasana akan berubah terlebih hidup.
Setelah kejadian Zhang Wei makan dengan cepat tidak ada lagi yang berkomentar. Ketiga orang itu menikmati sarapan mereka.
"Apakah kalian mempunyai rencana hari ini? tanya Kaisar Iblis kepada duo adiknya
"Yah saya mau ke pasar ibukota Gege mumpung masih libur sebelum bertempur" ucap Zhang Wei setelah menghabiskan makanan terakhirnya.
"Saya akan berlatih mempersiapkan diri untuk besok Gege" ucap Zhang Ziyi memikirkan berlatih saja untuk mempersiapkan diri besok.
"Baiklah apa yang ingin kau cari di pasar Meimei? tanya Kaisar Iblis
"Mau meneliti pasar ibukota Kekaisaran Han mungkin ketemu mangsa" ucap Zhang Wei
"Baiklah mau di kawal? tanya Kaisar Iblis
"Tidak perlu Gege! Adikmu yang satu ini bisa jaga hati jiwa dan raga π". Ucap Zhang Wei lagi
"Yah ya Adik Gege yang satu ini hebat. Tapi biar Mu Fang temani ya Gege tidak mau ada orang gila yang menggoda adik manis Gege ini" goda Kaisar Iblis.
Awalnya Zhang Wei yang mau menolak segera merubah pendapatnya mendengar kata menggoda.
Dia tidak bisa membayangkan ketika laki-laki berkumis terus berlemak datang mendekat kepadanya. Nooooo dia akan lari.
Membayangkan itu saja sudah membuatnya lari.
Bukan karena apa dia takut sama Pria berlemak dan berkumis karena dulu masih di dunia modern dia tanpa sengaja hampir kena culik.
Terus yang menculik dan menggendong nya itu Pria tua berkumis dan perut buncit.
Terus pria tua itu berbicara dengan muncrat air ludah di mana-mana membuat Jack sangat trauma dengan hal itu.
hai hai hai sobat π
Author come back nih π
Rindu Author? wkkkk Lebay
kok Author jijik sendiri dengan kata-kata ya
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kakak β€οΈ