PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Tes kedua 1


__ADS_3

Setelah selesai semua peserta sudah menyelesaikan ujian pertama mereka segera di minta untuk istirahat sebentar.


"Silahkan kalian menikmati waktu istirahat. Setengah dupa kita akan melanjutkan untuk tes kedua setelah makan siang" ucap pemimpin tes


Segera seluruh peserta berhamburan mencari lokasi warung makan untuk mengisi perut mereka sebelum tes kedua lagi.


Zhang Ziyi yang tidak mendapati adiknya segera mencari ke seluruh area tempat para peserta tadi tapi belum menemukan sosok yang dia cari.


"Dimana Meimei? Apakah dia sudah jalan dahulu atau belum ya? gumam Zhang Ziyi sendiri.


Dia masih celingukan ke sana kemari mencari sosok kecil yang tengah tertidur pulas di atas pohon.


Zhang Ziyi yang merasakan kehadiran Gege barunya segera mengalihkan perhatian nya ke seluruh pelosok.


"Ada Meimei? tanya Kaisar Iblis tiba-tiba


Kaisar Iblis sudah kembali ke masa penyamarannya seperti yang orang-orang kenal yaitu Tuan Muda Lu.


"Gege apakah kau melihat Meimei? dari tadi aku mencarinya tetapi belum ketemu juga" ucap Zhang Ziyi


"Itu" tunjuk Kaisar Iblis dengan telunjuknya ke arah pohon tempat Zhang Wei berbaring.


"Pohon? ada apa dengan pohon Gege? tanya Zhang Ziyi yang masih belum paham ada apa di atas pohon.


"Coba kau perhatikan baik-baik pohon itu" pinta Kaisar Iblis tidak menjawab malah meminta untuk memperhatikan baik-baik.


Zhang Ziyi segera menghampiri pohon itu dan memperhatikan baik-baik di mulai dari tanah sampai ke puncak pohon itu.


Zhang Ziyi masih terus meneliti dan menemukan apa yang menjadi kejanggalan dari pohon itu karena daun pohon itu lumayan lebat menyulitkan dia untuk mengetahui pasti apa yang terdapat dalam pohon itu.


Sampai dia menemukan seutas benang atau lebih tepatnya seperti tali ikat pinggang hanfu yang di kenakan oleh Zhang Wei.


"Itukan seperti tali ikat pinggang yang di kenakan Meimei ya? gumam Zhang Ziyi masih mengikuti tali ikat pinggang itu.


Zhang Ziyi berjalan perlahan lebih dekat ke arah pohon dan menengadah di atas.


Belakang seseorang yang terlihat seumuran dengan adiknya Zhang Wei yang pertama kali dia lihat.


"Apa maksudnya ini Gege? bingung Zhang Ziyi


"Coba kau perhatikan siapa yang berada di atas pohon itu? alih-alih menjawab malah memberikan pertanyaan balik.

__ADS_1


Zhang Ziyi langsung tepok jidat mengetahui maksud dari kakaknya. Tidak salah lagi itu sosok yang dia cari.


"Meimei! teriak Zhang Ziyi dari bawah pohon.


Karena suaranya yang menggelegar tentu mengundang perhatian banyak orang.


Mereka bingung dengan gadis cantik teriak di bawah pohon.


"Cantik kok gila ya" itulah yang di batinkan oleh orang.


Karena teriakan yang lumayan kencang dan tepat berada di belakangnya membuat sosok kecil tertarik kembali dari mimpi manis nya.


Zhang Wei langsung muncul di hadapan Zhang Ziyi masih dengan mata tertutup.


"Ada apa sih teriak-teriak? mau Saya lem mulutmu itu?" omel Zhang Wei masih dengan mata tertutup rapat.


"Meimei! " gemas sendiri Zhang Ziyi nya


"Ah? heh? ucap Zhang Wei setelah menyadari kalau yang memanggil adalah kakaknya.


"Ah eh ah eh Meimei kenapa kau hobi sekali tidur di atas pohon? sedari tadi aku mencari mu tahu. Kau tahu aku sangat mengkhawatirkan dirimu karena tidak muncul-muncul dari tadi" ucap Zhang Ziyi mengeluarkan seluruh kata-kata yang sudah tertampung banyak tadi.


"Terus Jiejie mau kemana? dan kenapa Gege juga berada di sini? tanya Zhang Wei tentu dengan menyipitkan mata sebelah.


"Ah Gege Tampan! salah salah Gege jelek! salah juga sih apa yang cocok ya? Gege karena Gege di sini bagaimana kalau Gege memberikan makanan yang enak untuk adikmu ini? yaelah ini anak meminta dengan mengatai orang dulu.


Zhang Wei meminta tidak dengan nada manis serta wajah manis seperti kebanyakan orang dengan mata puppy eyes nya.


Oh no! tidak ada dalam kamus Zhang Wei meminta dengan manis seperti itu.


Zhang Wei meminta dengan nada datar dengan wajah datar bak tembok yang berdiri kokoh selama ribuan tahun.


"Kenapa ini anak meminta tidak dengan wajah manisnya? wajah apa itu? kenapa mimik wajahnya sama sepertiku? jangan-jangan memang dia adik ku? tapi terlahir di dunia berbeda" batin Kaisar Iblis meringis dengan kelakuan adik barunya itu.


Badan gadis tapi kelakuan laki.


Kaisar Iblis tidak salah Tuan Muda Lu bersama duo adiknya memasuki rumah makan tempat mereka makan pertama kali juga.


Tentu dengan kehadiran mereka mengundang banyak perhatian.


Tuan Muda Lu yang terkenal dengan ketampanan dan kekejaman nya berjalan berdampingan dengan dua makhluk kecil yang tidak kalah cantik dengan ketampanan orang dewasa yang satu.

__ADS_1


Zhang Ziyi yang terlihat Cantik manis dengan sisi lembutnya sedangkan Zhang Wei dengan Auranya tersendiri dari dua makhluk dewasa yang bersamanya.


Para pelayan dan pengawal segera menuntun yang menjadi tempat Tuan Muda Lu makan.


Setelah memesan makanan yang banyak dan enak.


Ketiga makhluk sempurna Tuhan tidak menghiraukan dengan perbincangan para manusia di luar. Mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing.


Zhang Wei yang sibuk dengan apa yang akan dia lakukan nanti untuk mengusir kebosanan dan Zhang Ziyi yang berpikir untuk harus bisa menampilkan yang terbaik.


Kalau Kaisar Iblis sendiri entahlah apa yang tengah di pikirkan oleh pemuda rupawan itu.


Seandaikan Zhang Wei perempuan normal dalam hal ini bukan jiwa laki-laki sudah pasti dia akan terpikat dengan ketampanan Gege barunya itu.


Yah mau bagaimana lagi dia jiwa laki-laki dan tidak tertarik dengan masalah lawan jenis.


Baik di era modern dulu memang dia mau mempunyai pacar tetapi entah kenapa berdekatan dengan cewek saja dia muak.


Bukan beranggapan cewek itu matre atau apalah sejenisnya tetapi memang dia nya yang tidak bisa berdekatan dengan para gadis. Yang pernah dia sentuh dan pegang tangannya dan menyentuh badannya hanya ibu angkatnya yang memberikan dia segala kemewahan. Dan saudarinya di dunia ini.


Dan wanita wanita terdekat dia seperti Permaisuri dan Ibu Selir agung dan duo kakak perempuannya.


Bukan hanya wanita saja lelaki juga begitu tidak banyak orang bisa berdekatan dengannya harus stay lima meter darinya atau kalau lebih dekat tidak kurang dari dua meter.


Mereka banyak menjaga jarak darinya bahkan pengawalnya dulu di dunia modern. Mereka hanya berani berdiri jauh dan berbincang dengannya.


Bukan sombong atau apapun. Dia hanya tidak bisa lama-lama berdiri berdekatan dengan orang lain.


Di dunia ini Jack sudah sedikit mengurangi atau hilang ketakutan nya itu. Mungkin karena sudah terbiasa bercengkrama dan juga bersentuhan membuat dia bisa sedikit membantu.


Awal-awal Zhang Wei masih kesulitan tetapi lama-kelamaan ketakutan itu akhirnya mulai menghilang.


Hai hai hai sobat πŸ‘


Apa kabar kalian?


Terimakasih untuk kalian yang sudah selalu mendukung Author dengan segala macam cara seperti Like, komentar, Vote, dan juga membaca.


Terimakasih


Jangan lupa untuk selalu dukung kakak Author ya

__ADS_1


__ADS_2