PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Penggabungan dua elemen langka


__ADS_3

Mereka masih belum ada yang bergerak di tempat duduknya, masih menikmati film itu, wah mereka sungguh takjub dengan dunia itu.


Film selesai bertepatan dengan datangnya makanan. Mereka segera bubar untuk makan karena perut mereka sudah keroncongan dari tadi kecuali Zhang Wei yang sudah tidak ada tempat untuk mengisi perutnya.


"Ayahanda, ibunda Permaisuri, ibu Selir Gege Jiejie, Meimei mau kembali ke kediaman dahulu. Mengantuk mau tidur" ucap Zhang Wei membuka mulutnya lebar-lebar menguap


"Baiklah kau pulang istirahat" ucap Kaisar melihat Zhang Wei sudah mengantuk parah.


Mendengar jawaban dari Kaisar Zhang Wei langsung menghilang dari tempat duduknya dan sudah berada di atas tempat tidurnya dan selang beberapa saat dia sudah memasuki alam mimpi.


Di aula ruang makan, keluarganya kaget melihat Zhang Wei langsung menghilang dari tempatnya.


"Bahkan sekarang dia bisa berteleportasi. Tingkat berapakah sebenarnya kultivasimu Putriku? batin kaisar


"ah Meimei selalu membuatku terkejut" Batin Zhang Ziyi dan Zhang Lin


Yang lainnya tidak memikirkan apapun, mereka tidak tau harus mengucapkan apa.


Pagi harinya Zhang Wei sudah bangun lebih subuh dan melakukan aktifitas harian dia, seperti lari mengelilingi kediamannya melakukan olahraga pagi.


Setengah jam dia melakukan olahraga pagi lalu dia beralih mandi untuk berendam sesaat dan menyiapkan sarapannya sendiri seperti biasa sebelum para pengawal dan pelayan datang.


Hari ini Zhang Wei mempunyai rencana mengenai lomba kemarin.


Setelah sarapan Zhang Wei memasuki ruang angkasa karena dia mau mengecek sesuatu.


Melihat kedatangan Tuannya, Fei langsung menghampirinya.


"Tuan kenapa baru mengunjungi Fei? ucap Fei dengan cemberut.


"Fei bantu aku mengecek koleksi senjata api ku" ucap Zhang Wei to the points tanpa menghiraukan wajah cemberut dari Fei.


"Ah Tuan tidak rindu Fei" sungut Fei berlalu ke arah ruang persenjataan Zhang Wei.


Zhang Wei hanya menggeleng kepala melihat tingkah Fei yang kekanakan. Zhang Wei menyusul di belakang untuk membantu mengecek.


Setelah mereka masuk Zhang Wei langsung mengambil banyak pistol dan memisahkan dari senjata api lainnya.

__ADS_1


Fei yang melihat Tuannya memisahkan pistol pistol itu bingung dan segera bertanya


" Tuan mau di apakan pistol pistol itu? tanya Fei


"Ah kau bantu saya memisahkan pistol pistol ini seratus buah" ujar Zhang Wei


Fei langsung melakukan apa yang di perintahkan untuknya.


"Tuan sudah selesai. Tuan mau membuat apa dengan senjata api ini? tanya Fei penasaran kenapa Tuannya memilih pistol pistol itu dalam jumlah banyak lagi.


"Saya akan membagikan kepada prajurit kekaisaran yang menemaniku berpacu kuda kemarin" jelas Zhang Wei sambil mengambil peluru untuk masing-masing pistol pistol itu


"Tuan menurut Fei bagaimana kalau Tuan memodifikasi pistol ini." jelas Fei


"Orang yang menggunakan pistol ini tidak perlu kekurangan peluru. Tinggal orang menyalurkan energi Qi nya saja" tambah Fei lagi


"Ah terimakasih Fei kau menjawab akal buntu saya dalam mencari ide" ucap Zhang Wei setelah mendapatkan jawaban.


Karena sedari tadi dia memikirkan cara untuk membuat orang tidak perlu kekurangan peluru ah akhirnya dia menemukan jawaban.


"Sekarang bagaimana caranya memodifikasi pistol ini ya? ucapnya memikirkan cara


"Kenapa harus keduanya? tanya Zhang Wei


"Kedua elemen Tuan itu saling menopang. Kalau elemen kehidupan untuk memberikan energi kepada pengguna dari pistol dan begitu juga dengan elemen kematian membuat daya hancur pistol itu berkali lipat." jelas Fei pelan-pelan


"hm baiklah saya mengerti" ucap Zhang Wei


Lalu mulai mengarahkan kedua tangannya di tumpukan pistol. Zhang Wei menutup matanya fokus untuk mengalirkan kedua elemen ke dalam tangannya.


Sebuah cahaya terang yang menyilaukan mata keluar dari telapak tangan kanannya tidak lama kemudian sebuah cahaya berwarna merah darah pekat menyusul keluar dari tangan kirinya.


Zhang Wei mencoba menyatukan kedua telapak tangannya. Reaksi kedua elemen ketika di dekatkan sangat bertolak belakang sampai menampakkan fenomena alam yang tidak biasa bahkan merembes hingga ke dunia nyata.


Tiba-tiba langit berubah gelap tidak ada cahaya sedikitpun dan kemudian di susul dengan bunyi petir yang menggelegar menyambar apapun yang di lewatinya.


Orang-orang yang di dunia nyata bingung dengan kejadian seperti ini. Tadi matahari baru saja terbit kok tiba-tiba sudah berubah gelap tidak dapat melihat apapun di sekitar.

__ADS_1


Belum selesai dengan keterkejutan mereka langit memunculkan ratusan petir yang sangat dahsyat dengan kehancurannya. Kalau petir itu menghantam sebuah benua dengan maksud membunuh hanya akan satu serangan benua itu akan rata dengan tanah.


Orang pada lari ketakutan kemana-mana saling bertubrukan. Seluruh dunia mengalami fenomena alam ini.


Sekitar lima belas menit kegelapan menyelimuti tiba-tiba berganti dengan kemunculan sang Surya seperti berada di atas kepala orang-orang yang berada di dunia nyata.


Cahaya sang Surya sangat terang membuat mereka tidak berani sedikitpun untuk membuka matanya. Mereka tidak merasakan panas tapi sebaliknya mereka merasakan ada energi yang hangat dan tenang menghampiri mereka.


Orang-orang yang terluka bahkan yang sakit sudah bertahun tahun dan juga orang yang kena kutukan sembuh seketika.


Semua orang merasakan ketenangan menyelimuti hati mereka. Fenomena itu berlangsung hanya sepuluh menit tapi efek dari itu sangat dahsyat.


Kedua elemen ini adalah elemen yang sangat sulit di satukan. mereka ini seperti musuh bebuyutan yang tidak akan pernah bersatu.


Di dunia luar fenomena dashyat terjadi berbeda dengan Zhang Wei yang kini berada di tempat yang terdapat pohon beringin yang rimbun daunnya.


Tempat yang pernah muncul dalam penglihatan nya. Zhang Wei bingung, dia muncul di tempat yang sama yang pernah dia datangi ketika dia berada di kekaisaran Wei.


Seorang wanita cantik kembali muncul yang pertama kali menyapanya juga


"Selamat datang kembali Tuan" ucap wanita itu dengan senyum tipis


"Tuan mohon mengikuti hamba" ucap wanita itu menuntun Zhang Wei ke arah tempat yang sama yaitu goa.


Seperti sebelumnya Zhang Wei di persilahkan untuk masuk ke dalam. Tanpa ragu Zhang Wei melangkah masuk yang walaupun Zhang Wei sudah pernah memasuki tempat ini tapi tetap saja dia menatap takjub dengan keindahan goa itu.


Dia berjalan ke arah patung yang pernah dia lihat. Reaksi yang berbeda terjadi dari patung itu tidak seperti pertama kali dia datang.


Kalau pertama dia datang patung itu menampilkan reaksi yang tenang tapi tidak kali ini. Patung itu menampilkan reaksi yang membuat Zhang Wei sangat kesakitan.


Tiba-tiba Zhang Wei terduduk di lantai menahan rasa sakit yang luar biasa tulang-tulangnya seperti di hancurkan semua organ dalamnya seperti di cincang cincang.


Zhang Wei seperti di bakar hidup di api neraka. Dia menggigit lengan bajunya dengan erat-erat. Kesadarannya hampir habis.


"ah Jack kau harus kuat, kau itu laki-laki jangan lemah. Bertahanlah sedikit lagi" ucapnya menguatkan tekadnya untuk mempertahankan kesadarannya.


Lima belas menit dia merasa kesakitan. Setelah rasa sakit itu hilang tiba-tiba rasa hangat dan nyaman mengalir di aliran darahnya menuju dantiannya.

__ADS_1


Tiba-tiba penampilan Zhang Wei berubah, rambutnya yang awalnya berwarna putih cerah kini berwarna putih mengkilap dan tanda naga biru di dahinya tambah jelas dan kedua matanya berwarna biru laut.


Jangan lupa klik like dan Vote ❤️


__ADS_2