PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Kekacauan dan ke apesan Zhang Wei


__ADS_3

Zhang Wei yang tengah asyik berjalan menikmati suasana pagi pasar ibukota Kekaisaran Han tiba-tiba di kagetkan dengan kedatangan sebuah kereta yang di tarik oleh dua ekor pig 🐷.


Kereta seperti kereta barang tanpa atap dan di tunggangi oleh seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki.


Anak perempuan itu tiba-tiba menarik kerah hanfu bagian belakangnya membuat Zhang Wei ikutan naik di kereta itu.


Di belakang kereta itu terdapat beberapa orang yang sepertinya mengejar kereta **** ini.


Zhang Wei masih bengong dengan kejadian barusan. Dia yang tiba-tiba di tarik naik ke atas kereta pig 🐷 ini yang larinya mungkin kalau dia beradu lari dengan kereta ini mungkin Zhang Wei yang akan menang.


Bagaimana tidak? dua ekor pig 🐷 putih menarik kereta yang bahkan lebih berat dari ukuran badan mereka dan di tambah tiga manusia kecil di atasnya lengkap sudah penderitaan kedua **** tersebut.


Anak laki-laki yang sebagai kusir kereta terus memacu kedua ekor pig🐷 itu untuk terus berlari.


Setelah sadar dari keterkejutan Zhang Wei segera melihat ke belakang dan mendapati orang orang yang mengejar mereka ops salah lebih tepatnya dua manusia kecil ini sudah mendekat.


Lima langkah lari lagi mereka mendapati kereta **** ini.


Zhang Wei memperhatikan dua manusia yang asyik berteriak menyemangati kedua **** itu untuk terus berlari. Ckckck pig saja di jadiin kendaraan Author baru tahu.


Satu langkah


dua langkah


tiga langkah


empat langkah


lima langkah


dan


Happ


Salah satu pria yang mengejar ketiga makhluk itu berhasil menggapai belakang kereta.


Pria itu terus tertarik oleh kereta dan di susul temannya yang di belakang menarik pria itu agar bisa menahan kereta **** itu bisa berhenti.


Masing-masing pria yang mengejar kereta itu belum bisa menghentikan kereta itu bahkan kereta itu tambah mempercepat laju larinya membuat mereka kewalahan lagi dan akhirnya terjadilah saling tarik-menarik dengan uluran panjang.


Para pria yang sibuk saling tarik-menarik dan juga saling menopang itu menjadi tontonan seru warga yang sudah beraktivitas.

__ADS_1


Dua ekor pig yang menarik sebuah gerobak dan berisi ke tiga sosok manusia kecil dan di belakang dengan antrian panjang yang saling tarik menarik menjadi tontonan seru tersendiri bagi warga.


Zhang Wei yang mendapati kejadian ini berseru girang di atas kereta itu.


"Ayo paman kalian pasti bisa. Semangat". Teriak Zhang Wei seperti memandu para pria itu.


Anehnya, kenapa para orang bodoh itu tidak sama-sama menarik? kenapa malah membuat antrian panjang?


Bukannya membuat kereta berhenti tetapi menjadikan diri mereka menjadi tontonan seru dan bodoh.


Author jelaskan sedikit cara mereka memberhentikan kereta **** itu.


Jadi begini, mereka ini menarik kereta itu seperti orang yang lagi lomba tarik tambang itu. Hanya satu orang yang memegang belakang gerobak itu dan yang lainnya menarik baju temannya dan begitu seterusnya sampai di belakang membuat mereka layaknya antrian panjang seperti orang yang lagi tarik tambang.


Bukankah itu di sebut bodoh? Apa salahnya mereka rame-rame maju dan menarik belakang kereta **** itu supaya berhenti eh malah membuat antrian panjang. Author bikin kesel sendiri tau.


Kegiatan itu berlangsung lama. Mereka sudah mengacaukan ketentraman pasar ibukota. Banyak dagangan para warga yang hancur karena di tabrak membuat banyak warga yang mengamuk tidak terima dagangan mereka yang belum laku satupun tiba-tiba sudah rusak.


Akhirnya terjadilah aksi saling mengejar.


Dua ekor pig yang terus berlari dengan bebannya dan beberapa pria yang berusaha menghentikannya dan banyak warga yang minta ganti rugi mengejar dari belakang.


Diam Kau dan nikmati saja. Balas Jack tidak kalah sinis.


Hampir seluruh isi pasar memberontak, bagaimana tidak? Dagangan mereka rusak dan pelaku tengah keasyikan memacu kereta itu tanpa mempedulikan mereka dan sekitarnya seperti keasyikan tersendiri bagi mereka.


Ah Zhang Wei menemukan kawan kenakalan dan pembuat onar.


Manusia kecil dengan otak error..


Tiba-tiba di depan dan tepat di tengah jalan yang di lalui oleh kereta pig itu berdiri sebuah kereta kuda yang mewah dengan beberapa prajurit di samping kereta kuda itu.


Membuat kereta pig🐷 yang di tempati oleh Zhang Wei berhenti seketika.


Mereka yang keasyikan tertawa dan berteriak menyemangati dua ekor pig🐷 dan orang-orang yang mengejar tidak menyadari dan belum siap terbang keluar dari dalam gerobak dan jatuh dengan manisnya sambil bertumpu satu sama lain di atas atap kereta kuda mewah itu.


Dan sialnya lagi Zhang Wei yang berada paling bawah lagi membuat dia harus menopang kedua tubuh yang jatuh menimpanya.


"Ouh damn! bisa-bisa semua tulang rusukku patah karena jatuh seperti ini" umpat Zhang Wei keras.


"buahhhhahhhhh" tawa para warga.

__ADS_1


Bergantian tertawa mereka tadi yang tertawa bahagia sekarang gantian mereka yang di tertawai. Memang asyik kena karma.


Serempak prajurit segera menoleh keatas kereta kuda yang di naiki oleh Pangeran kedua Kekaisaran Han.


Masih terdapat tiga sosok manusia kecil yang saling bertumpuk belum bangun ataupun bergerak dari tempatnya membuat seseorang yang berada paling bawah merasakan sesak.


"Woi cepat bangun dari atas tubuhku bodoh! Teriak Zhang Wei yang tidak dapat melihat muka dari dua manusia yang menimpanya karena dia posisi tengkurap.


"Arghhh kalian bangun dari atas tubuhku. Jangan bilang kalian mati? teriak Zhang Wei lagi karena tidak mendapatkan respon.


Pangeran ke dua yang merasa terusik dengan goyangan keretanya karena ulah satu manusia kecil yang terus memberontak.


Entah kenapa Zhang Wei melupakan kalau dia bisa menopang bobot badan dua manusia kecil seharusnya. Entah kenapa dia merasakan berat mungkin karena dia tidak siap kali ya?


Pangeran kedua segera keluar dari kereta kudanya dan meminta para prajurit untuk mengangkat tubuh ketiga sosok manusia kecil yang masih setia bertumpuk itu.


Para pengawal segera mengangkat tubuh mereka satu persatu.


Zhang Wei yang merasakan bebannya telah hilang akhirnya segera bangkit berdiri dengan tiba-tiba membuat pengawal yang mau menurunkan nya dari atas atap kereta itu harus terjungkal balik dari atas kereta.


Brukkk


"Auchh" ucap prajurit itu mengelus punggungnya yang terbentur dengan batu akibat jatuh.


"Kenapa kalian lama sekali mengangkat mereka? Membuat tulang-tulang rusuk yang sangat saya jaga hampir remuk." Marah dahulu Zhang Wei


"Seharusnya Anda berterimakasih karena prajurit ku menolong mu" ucap Pangeran kedua.


"Dan kenapa juga Kau tiba-tiba berhenti di tengah jalan? ini semua gara-gara kau" tantang balik Zhang Wei


Pangeran kedua melongo kenapa sekarang dia yang di salahkan?


Hai hai sobat πŸ‘


Author come back nih πŸ˜€


Selamat hari Minggu πŸ˜‡


Apa kabar?


Ada ide? boleh sumbang

__ADS_1


__ADS_2