PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Kekuatan misterius


__ADS_3

Setelah makan siang mereka melanjutkan perjalanan menuju Istana kerajaan kekaisaran Wei.


Setelah sampai di tempat tujuan mereka langsung di arahkan ke kediaman yang sudah di persiapkan untuk keluarga kekaisaran Zhang.


Zhang Wei tiba di kamar yang di persiapkan untuknya dan langsung mandi setelah mandi dia memasuki ruang angkasa.


"Ah rupanya saya ke ruang angkasa" ucapnya langsung hilang di ruang hampa


Kini dia memasuki ruang baca entah apa yang dia cari? dia hanya mengikuti suara hati untuk masuk ke ruang baca.


Dia menelusuri isi lemari buku yang terdapat di dalam ruang bacanya dan berhenti pada sebuah buku yang terlihat mencolok dia mengambil buku itu dan membaca judulnya


"Misteri dunia"


Zhang Wei mengernyit misteri dunia apa maksudnya? itulah yang tengah dia pikirkan. Dia mencoba buka buku itu tapi tidak bisa "kenapa tidak bisa di buka? tanya pada dirinya sendiri "ah apakah saya harus membukanya dengan meneteskan darah seperti di film dan novel? ah coba saja siapa tahu bisa. Dia menggigit ibu jarinya dan meneteskan darah mengikuti seperti yang dia ketahui dari film dan novel tetap juga hasilnya nihil!. "Ah tetap juga tidak bisa tapi dengan cara apa ya? apa mungkin dengan air luda? atau keringat mungkin?๐Ÿค” tanyanya sambil berpikir. Ah coba saja dulu. dia mencoba ludah di atas buku itu tapi tetap juga buku itu tidak menunjukkan reaksi apapun. Ini juga tidak berhasil apa mungkin keringat?. Dia berpikir berulang kali lalu dia memutuskan untuk mencoba hal itu.


Dia lalu keluar dari ruangan bacanya dan mulai berlari di lapangan yang terdapat di depan ruangan rahasia hampir 300 putaran baru dia merasa mengeluarkan keringat. setelah lari beberapa ratus putaran lagi dan dia benar-benar berkeringat baru berhenti dan mengambil buku itu dan menaruh di bawah dagunya tempat air peluhnya banyak yang menetes dan benar saja setelah 5 detik buku itu menunjukkan reaksi lalu keluarlah cahaya emas kekuningan yang sangat terang yang mengharuskan Zhang Wei menutup mata.

__ADS_1


Tiba-tiba cahaya itu memasuki tubuh Zhang Wei. Zhang Wei merasakan tubuhnya seperti di aliri dengan air dingin lebih tepatnya es. Seluruh organ tubuhnya seperti membeku semuanya. Dia mencoba untuk mengalirkan elemen apinya untuk mengurangi rasa dingin tapi tetap saja rasa dingin itu seperti menusuk tubuhnya hingga ke tulang-tulang.


Hampir 2 jam dia menahan rasa dingin itu. Kini tubuhnya masih melayang di udara. Dia membuka mata pelan-pelan dan tampaklah bola mata biru seperti warna biru laut yang sangat dalam. Bila orang menatap bola mata itu seperti menatap sesuatu yang sangat dalam. Kini perubahan Zhang Wei telah berubah total dengan munculnya pola Naga biru di tengah dahinya dengan warna rambut putih campur biru. Di tambah dengan tubuh yang semakin cantik membahana bikin Author meleleh saja๐Ÿ˜.


Zhang Wei turun perlahan dan memeriksa keadaan tubuhnya dan dia sedikit kaget melihat perubahan yang dia alami sangat drastis. Kalau ada kecantikan yang melebihi para Dewi mungkin dia pemilik kecantikan itu.


Dia membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum keluar karena berkeringat untuk menghasilkan air keringat untuk bisa membuka buku itu. Zhang Wei merasakan seperti ada kekuatan misterius yang memasuki tubuhnya tapi dia tidak tahu itu. Dan dia juga merasakan kelima inderanya tambah berfungsi, kejernihan pikiran, dan juga banyaknya pengetahuan asing masuk ke dalam memori otaknya. Seperti pembuatan array atau formasi, Menciptakan bayangan sendiri. Memanipulasi kesadaran seseorang. Oh sungguh pengetahuan yang sangat mengerikan apabila dia salah menggunakannya. Karena pengetahuan yang memasuki tubuhnya pengetahuan Kuno yang sudah lama hilang.


Setelah selesai membersihkan diri Zhang Wei kembali muncul di kamarnya. Tepat Lou Li datang mencarinya


"Salam Putri Kaisar meminta seluruh tamu undangan untuk datang di aula karena semua tamu sudah tiba" ucap Lou Li menyampaikan pesan


"eh Putri tidak bersiap dulu? tanya Lou Li yang melihat Tuannya langsung jalan


"Tidak. Saya baru selesai bersiap tadi" jawab Zhang Wei


Zhang Wei dan di belakang Lou Li baru saja keluar dari kamar begitu juga dengan anggota keluarga kekaisaran Zhang baru keluar dari kamar dan mereka menuju bersama ke ruang pertemuan atau pastinya ruang pesta.

__ADS_1


Kasim yang melihat kedatangan tamu undangan dari kekaisaran Zhang segera menyampaikan


"Anggota keluarga kekaisaran Zhang memasuki ruangan" ucap sang Kasim


Semua kepala menoleh kearah rombongan Kekaisaran Zhang. Terdapat wajah Tampan dan Cantik di sana dan salah satu yang sangat mencolok kehadirannya siapa lagi kalau bukan Putri Zhang Wei. Dia berjalan santai mengikuti keluarganya masuk sambil tangannya di belakang kalian pasti pahamlah kalau laki-laki berjalan santai tangannya Selalu di belakang. Semua mata tertuju ke arahnya karena penampilannya yang unik dan cara berjalannya terlalu jauh dari kata Putri yang berjalan anggun lah dia ini berjalan sesuai kesenangannya sendiri tanpa mempedulikan tata Krama berjalan.


Anggota kekaisaran Zhang memberi hormat kepada anggota keluarga kekaisaran Wei kecuali Para kaisar yang hanya saling mengangguk kepala tanda saling memberi hormat. Apalagi Zhang Wei jangan tanya lagi bahkan menunduk saja tidak. Kaisar dan yang lainnya hanya menghela nafas melihat kelakuan anak dan saudara saudari mereka. Mereka tahu persis kalau Zhang Wei tidak akan pernah tunduk pada siapapun kecuali sang penciptanya. Lagi lagi dia menjadi topik hangat orang yang berada di aula.


"Maafkan Putri Zhang Wei Kaisar Wei" ucap Kaisar Zhang tidak enak


"ah tidak apa-apa Kaisar Zhang. Silahkan duduk" ucap kaisar Wei yang walaupun dalam hati penasaran dengan satu putri ini karena baginya dia itu kelihatan unik dari para putri yang lain.


Kaisar dan yang lainnya segera duduk di tempat yang sudah di siapkan oleh mereka. Semua tamu undangan sudah berkumpul. Seharusnya Tuan rumah itu yang datang kemudian tapi tidak dengan Kekaisaran Wei mereka yang harus menyambut kedatangan Para Tamunya. Jadi wajar kalau pas anggota kaisar Zhang tadi tiba anggota keluarga kekaisaran Wei sudah ada di Aula pesta.


Zhang Wei duduk di kursi dengan tenang tanpa mempedulikan tatapan mata yang selalu tertuju kepadanya.


"Anggota keluarga kekaisaran Han memasuki ruangan" ucap Kasim lagi

__ADS_1


Seperti yang dialami oleh keluarga kekaisaran Zhang semua mata tertuju pada pintu masuk Aula kecuali Zhang Wei yang hanya menatap datar dan sibuk dengan pemikirannya. Semua para putri baik dari kekaisaran sampai kerajaan kecil berteriak histeris ketika Para Pangeran kekaisaran Han memasuki ruang aula. Memang ketampanan Putra Mahkota dan Pangeran kedua tidak bisa di bedakan. Anggota kekaisaran Han juga memberi salam sama seperti yang sebelumnya yang di lakukan oleh kekaisaran Zhang. Mereka duduk di tempat yang sudah di sediakan untuk mereka dan berseberangan dengan meja kekaisaran Zhang.


Nanti di lanjutkan lagi


__ADS_2