
Mendengar nada dingin seperti ini membuat jiwa liar Zhang Wei tergelitik.
Ternyata masih ada orang yang memiliki perangai yang sama sepertinya.
"Anda terlalu memuji Tuan! saya merasakan keberadaan kalian karena hal itu" Tunjuk Zhang Wei kepada sebuah benda yang tampak melayang di atas kepala mereka.
Semua orang melihat ke arah telunjuk Zhang Wei di mana sebuah seperti piring terbang tetapi dalam bentuk mini tampak terbang rendah dengan bunyi khasnya.
Itu adalah sebuah robot pendeteksi milik Zhang Wei yang memantau seluruh area ini sejauh ribuan kilo. Ini sungguh berita yang baik.
Para ksatria yang kurang paham tentang piring terbang itu tampak bingung.
"Kepintaran Putri yang terpilih benar-benar tidak mengecewakan"
"Tapi, Itu tidak cukup" Tiba-tiba pria itu menghilang dari pandangan Zhang Wei segera para pengawal memerhatikan sekeliling.
"Kemampuan bertarung juga perlu" Tiba-tiba pria itu sudah muncul kembali di samping Zhang Wei dengan tangan kanannya beserta belati kecil menempel di leher Zhang Wei.
Merasakan belati yang dingin di lehernya, Zhang Wei merasakan gejolak pembunuhan yang muncul dari dalam dirinya.
"Beraninya kau! Zhang Wei menarik tangan pria itu dan memberikan serangan balik.
"Siapa kau? Dimana Putri terpilih? Pria itu tiba-tiba mengeluarkan udara dingin membekukan area sekitar beberapa pengawal terbang akibat ledakan energi itu.
"Aku? Ya aku Putri kerajaan Bintang" Ujar Zhang Wei dengan gaya menyebalkan.
"Sekali lagi aku bertanya dimana Putri terpilih? Laki-laki itu kembali marah udara membunuh terkuar dari dalam dirinya.
"HAHAHAHA sungguh aku tidak percaya ada seorang yang tolol bisa memiliki insting yang kuat dan tidak bisa di akali"
"Putri terpilih? Siapa itu Putri terpilih? Apakah aku meninggalkan sesuatu yang penting? Zhang Wei semakin tertawa liar.
"Aku tidak akan segan-segan membunuhmu jika sesuatu terjadi pada Putri terpilih" Pria itu masih mengeluarkan udara dingin.
"Aku tidak mengetahui kenapa kau begitu posesif terhadap keberadaan Putri terpilih. Tapi kau tenang saja dia ada" Ujar Zhang Wei dengan wajah serius setelah menurunkan tawa mengerikan tadi.
"Dimana Putri terpilih? Pria itu masih tetap pada pendiriannya.
"Hah ini dimana? Tiba-tiba Zhang Wei kelihatan bingung melihat daerah sekitar adalah di hutan dan beberapa tenda terpasang dan seorang berpakaian serba hitam menatapnya dingin dengan belati di tangannya masih di arahkan ke lehernya.
"Kau siapa? Zhang Wei tampak bingung.
__ADS_1
Pria yang memarahi tadi tampak mengernyit alis tajam itu terlihat menyatu di keningnya.
"Dimana Putri terpilih? Pria itu masih mengeluarkan pertanyaan yang sama.
"Putri terpilih? Zhang Wei semakin bingung.
Perasaan tadi dia masih di ruang angkasa bagaimana bisa dia berada di luar dan menginap di hutan seperti melakukan perjalanan jauh dan Zhang Wei mengenali semua pengawal yang berada di sekitarnya.
"Apa yang terjadi" Zhang Wei kembali mengernyit.
"Anda. tidak apa-apa Putri? seorang pengawal mendekat setelah pria itu sedikit menjauh.
"Eh kau mau kemana? Urusan kita belum selesai." Zhang Wei menahan orang yang mengarahkan belati ke arahnya.
"Perhatikan sekitar" Pria itu selesai mengatakan langsung menghilang dalam kegelapan.
"Apa yang terjadi? Zhang Wei bertanya kepada salah seorang pengawal.
Membuat orang-orang kembali bingung dengan tingkah Tuan Putri mereka.
."Apakah Tuan Putri mereka mengalami hilang ingatan yang tiba-tiba? Ini tidak bagus.
"Tidak. Bahkan aku bingung kenapa bisa berada di tempat ini? Perkataannya membuat pengawal semakin bingung dan berasumsi bahwa Putri mereka mengalami hilang ingatan.
"Ampuni kami Yang mulia Putri" Tiba-tiba para pengawal bersujud ke arahnya.
"Bangunlah biarkan aku beristirahat" Ujar Zhang Wei memilih untuk masuk ke dalam tenda miliknya bahkan dia semakin bingung mengetahui bahwa ini adalah tenda miliknya.
"Apakah aku melewatkan sesuatu? Zhang Wei bertanya dalam dirinya sendiri.
Keesokan paginya rombongan Zhang Wei kembali melanjutkan perjalanan memasuki sebuah desa yang tampak damai di negara tetangga.
Rombongan Zhang Wei kembali mengalami pemeriksaan seperti sebelumnya.
Kali ini melihat kedatangan kereta kuda mewah khas kerajaan tetapi tidak memiliki lambang dan di Kawali oleh banyaknya pengawal membuat beberapa warga desa segera bersembunyi.
"Apa yang terjadi? Zhang Wei bertanya melihat para pengawal berhenti.
"Lapor Yang mulia Putri di depan ada pencegatan akan kereta kuda kerajaan Bintang" Ujar seorang pengawal sebagai pemimpin dalam perjalanan ini.
"Apa yang mereka katakan? Zhang Wei bertanya dalam kereta karena menyadari kereta kuda yang di naikinya telah di hilangkan sebagai kereta kuda dari kerajaan Bintang hanya meninggalkan corak kereta kuda itu sebagai kereta kuda kerajaan tetapi tanpa lambang.
__ADS_1
"Para warga telah berlarian untuk bersembunyi mengira kereta kuda Tuan Putri adalah penjajah" Salah satu pengawal.
"Maaf Tuan Yang terhormat! Bolehkah Anda menunjukkan identitas anda" Seorang pengawal mendekat dan bertanya dengan nada sopan.
"Zhang Wei mengeluarkan sebuah giok asli berwarna biru kristal dengan ukiran Naga di dalamnya serta sebuah bintang kecil yang mengitari" Melihat giok khusus itu segera pengawal itu buru-buru mempersilahkan Zhang Wei serta rombongan untuk masuk.
"Maafkan yang rendah ini berani mencegat perjalanan Putri Yang agung" Pengawal itu segera memerintah para penjaga yang lain untuk membuka gerbang.
Desa ini memang terlihat unik di mana terdapat gerbang seperti sebuah kota kecil yang memiliki tembok batu yang mengelilingi kota ini.
Segera rombongan Zhang Wei lewat dan tidak melakukan istirahat sama sekali.
Seorang kepala desa datang tergopoh-gopoh ke arah rombongan Zhang Wei.
"Selamat datang di desa kami Yang mulia Putri yang Agung" Ujarnya di ikuti oleh seluruh warga.
"Terimakasih sudah menyambut ku. Aku hanya datang dan lewat jangan sungkan" Ujar Zhang Wei sekarang dia lagi mengejar waktu sebelum petang datang mereka harus memasuki kota.
"Semoga perjalanan anda menyenangkan Yang mulia Putri yang Agung" Ujar kepala desa lagi di ikuti oleh warga.
Rombongan Zhang Wei kembali melewati beberapa desa terkecil sehingga sesuai waktu yang di perkirakan oleh Zhang Wei mereka tiba di kota besar kedua negara beruang.
"Kita akan beristirahat di kota ini segera cari penginapan" Zhang Wei kembali memberikan perintah.
Sebuah penginapan yang terlihat mencolok di antara bangunan lainnya menjadi sasaran Zhang Wei.
Zhang Wei mendapatkan kamar di lantai teratas. Dan bagian dasar atau lantai dasar penginapan ini terdapat sebuah restoran dan bar.
Uniknya penginapan ini lantai dasarnya berada di bawah tanah sehingga lebih memberikan kesan gelap dan horor
Sekarang Zhang Wei tengah duduk di sebuah meja besar dengan penampilan seorang pria remaja dengan banyaknya makanan di atas meja.
Bertolak belakang dengan banyaknya para pria dan wanita yang tengah minum alkohol serta mabuk-mabukan.
Zhang Wei seolah-olah hanya fokus pada makanannya tidak memerhatikan sekitar.
Cara Zhang Wei mencari informasi memang sedikit unik dimana seharusnya orang melakukan penyamaran dengan mengorek informasi seperti minum-minum dan menyewa beberapa wanita malam tetapi dia seperti bocah yang salah memasuki ruangan duduk makan dengan banyak hidangan.
Penyamaran Zhang Wei memang tidak salah karena penampilan nya yang masih belia akan terlihat aneh kalau melihat dia minum alkohol terus bersenang-senang.
Lama Zhang Wei duduk dia juga belum menemukan informasi yang di carinya. Ini sedikit membuatnya bosan itu berita hanya sekitar para petualang yang menceritakan pengalaman mereka ketika di luar.
__ADS_1