
Dalam dua bulan ke depan akan ada pertandingan antara akademi. Semua siswa sibuk berlatih untuk bisa mewakili akademi.
Dalam perlombaan kali ini ada perlombaan kultivasi dan bidang alkemis juga.
Di akademi Taiyang hanya ada beberapa murid yang mempunyai bakat di bidang alkemis.
Banyak siswa lebih tertarik dengan ilmu kultivasi dari pada belajar ilmu alkemis.
Zhang Wei tentu mengetahui hal ini tetapi bukan itu yang menjadi prioritas utamanya.
Masih ada hal penting yang harus dia selesaikan secepatnya.
Zhang Wei merasakan sesuatu dalam dirinya seperti akan segera bangkit dan kenyataan bahwa tubuhnya belum bisa menampung sesuatu itu yang belum di ketahui pasti oleh Zhang Wei.
Karena keberadaan nya masih samar dan dia hanya berharap semoga sesuatu itu tidak membahayakan dirinya.
Memang dalam ilmu kultivasi, kultivasi Zhang Wei tertinggi tetapi yang walaupun begitu tubuhnya itu masih lah anak-anak belum bisa menampung kekuatan dahsyat itu.
Untung Zhang Wei memiliki tubuh istimewa dan pengetahuan sehingga membantu dia untuk mengontrol kekuatan tubuhnya.
Zhang Wei kembali berkeliling akademi Taiyang.
Entah kenapa Zhang Wei selalu cepat merasa bosan kalau tidak mengerjakan sesuatu yang konyol.
"Cari mangsa ah" ucap Zhang Wei berlalu ke satu pohon ke pohon yang lain seperti monyet.
Apa salahnya dia jalan di jalan kenapa harus naik pohon.
Dia berjalan dan bersembunyi di setiap balik pohon yang dia temui. Seperti pencuri yang takut ketahuan.
Zhang Wei mendarat sempurna di sebuah padang yang sangat luas seperti medan perang. Lokasi tersebut masih berada di jangkauan akademi.
Zhang Wei berdiri dengan tegak dan tenang serta kedua tangannya di belakang.
"Sampai kapan kau akan bersembunyi? ucap Zhang Wei dengan suara rendah
Zhang Wei berdiri seperti menunggu kedatangan seseorang.
"Tidak salah ternyata kemampuan mu di luar dugaan" ucap seorang dari ketiadaan.
__ADS_1
"Anda terlalu memuji saya hanya menebak saja kalau ada yang mengikuti ku" ucap Zhang Wei berbalik badan melihat orang yang mengikutinya sejak tadi.
"Itu sudah membuktikan kalau kemampuan adik kecil sangat hebat bisa merasakan keberadaan ku" ucap orang itu tersenyum simpul.
"Ada apa anda mengikutiku? ucap Zhang Wei mengangkat kepalanya menatap langsung ke dua bola mata orang yang mengikutinya sedari keluar dari kediamannya.
"Tidak ada hanya sekedar penasaran saja dengan kemampuan adik kecil ini" ucap orang itu menggelengkan kepalanya
"Tidak mungkin tidak ada tujuan sehingga Anda menghabiskan waktu untuk memantau ku" ucap Zhang Wei tiba-tiba menatap tajam ke arah orang itu.
"Hehe Anda selain hebat ternyata pintar. Ya saya mengikuti anda tanpa sengaja. Jujur saya sedikit merasakan sesuatu yang tidak di miliki oleh orang lain berasal dari dirimu dan sesuatu sedikit membantuku" aku orang itu jujur.
"Bagaimana Anda begitu yakin? tanya Zhang Wei.
"Menghirup aura seseorang adalah kelebihan ku" ucap orang itu.
Sore hari Zhang Wei baru kembali ke akademi karena pertemuan tak terduga dan berhasil menolong seorang anak laki-laki yang menderita sakit selama beberapa tahun.
Awalnya Zhang Wei belum mau menunjukkan kemampuan medisnya akan tetapi orang yang menemui nya mampu menggerakkan hati kecilnya di tambah dengan keadaan anak kecil yang dia tolong mengalami kehidupan seperti kehidupan nya di dunia modern.
Anak kecil itu juga tidak memiliki orang tua. Entah kemana kedua orangtuanya pergi dan orang yang meminta tolong kepadanya lah yang menemukan keberadaan anak itu dalam keadaan berjuang untuk hidup.
Dia sudah banyak menemui beberapa tabib terkenal di setiap negeri yang dia kunjungi tetapi tidak ada satupun yang bisa mengobati atau pun sekedar mengetahui apa yang di derita oleh anak itu.
Semua para tabib terkenal yang dia temui tidak mampu menyembuhkan sakit anak itu. Orang itu yang bernama Zuo Ming sudah hampir putus asa.
Di tengah ketidak berdayaan nya dia tiba-tiba merasakan sebuah aura yang samar. Aura itu semakin mendekat ke arahnya karena takut ketahuan orang itu bersembunyi dalam ruang kehampaan.
Tidak lama sebuah sosok kecil yang menggunakan alat-alat aneh keluar dari sebuah hutan yang di rumorkan sangat berbahaya itu bahkan dia sendiri tidak berani mendekat ke arah hutan itu tapi ini?
Bagaimana bisa orang itu keluar dari hutan?
Belum seberapa keterkejutannya tiba-tiba anak itu sudah berganti penampilan dan Zuo Ming bisa melihat dengan jelas penampilan anak itu.
Kalau di perhatikan baik-baik wajah anak itu masih sangatlah muda dan juga mempunyai Aura agung dan kejam.
Dan Zuo Ming sedikit merasakan aura seorang tabib yang tidak di miliki oleh tabib lain itulah yang menyebabkan dia mengikuti sosok kecil itu hingga ke tempat tinggalnya.
Sosok anak kecil yang tidak lain adalah Zhang Wei yang keluar dari hutan keramat pada waktu itu.
__ADS_1
Zuo Ming terus memantau keberadaan Zhang Wei. Dia menunggu waktu yang pas untuk bisa berbicara dengannya.
Tetapi ketika dia hendak menemui malah suatu kejadian tak terduga terjadi ke pada sosok yang tengah dia pantau.(Kejadian Zhang Wei kena tusuk)
Zuo Ming menunggu lagi waktu yang tepat untuk bertemu dan di saat tadi pagi Zhang Wei keluar kediaman dengan melompat dari satu pohon ke pohon yang lainnya dan muncul di sebuah padang yang sangat luas.
Ketika Zhang Wei mengetahui keberadaannya dia sedikit terkejut padahal Zuo Ming bersembunyi di ruang hampa.
Sampai sebuah suara rendah terdengar
"Sampai kapan kau akan bersembunyi?
Dan dari situlah Zuo Ming yakin kalau keberadaannya sudah di ketahui dengan perasaan canggung akhirnya dia memutuskan untuk memperlihatkan keberadaannya.
"Tidak salah ternyata kemampuan mu di luar dugaan" ucapnya dengan senyum simpul.
Karena ketulusan hati dari pemuda itu yang membuat Zhang Wei mau membantu. Dia dapat melihat ketulusan dari sorot mata pemuda itu sama persis dengan sorotan mata milik ibu angkatnya.
Sorotan mata penuh kasih ketika melihat dirinya kesakitan. Ini kali keduanya dia melihat tatapan mata seperti itu.
"Bagaimana keadaan Ibu di sorga ya? Apakah Ibu senang bermain dengan para malaikat? lirih Zhang Wei
"Aku sangat merindukan Ibu apakah Ibu merindukan Jack juga? ucap Zhang Wei menatap langit malam yang jernih yang menampilkan banyak bintang yang berkelap-kelip.
Dia berbaring di rumputan yang terdapat di belakang kediamannya. Mencoba menghitung beberapa bintang yang mencolok.
Karena keindahan langit malam membuat dia lupa waktu dan tertidur dengan kedua telapak tangannya di taruh di belakang kepala.
Hai hai hai sobat π Author baru come back nih π
Apa kabar kalian?
Di episode-episode sebelumnya banyak yang bertanya siapa jodoh Zhang Wei?
Author akan sedikit memberikan bocoran kalau Jodoh Zhang Wei nanti akan sedikit datang terlambat tapi untuk saat ini Zhang Wei masih di fokuskan untuk mencari jati dirinya yang sebenarnya.
Hubungan nya dia datang ke masa lalu dan Zhang Wei.
Nanti akan terungkap di episode-episode yang akan datang.
__ADS_1
Jadi para readers di mohon bersabar ya π