PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Memulai perjalanan


__ADS_3

**Hai para sahabat Author


Selamat tutup tahun dan selamat menyongsong tahun baru 2021. Semoga di tahun depan kita di kabulkan apa yang menjadi doa kita selama ini Amin.


Ada yang malam tahun baru gak? kalau Author Sendiri ngerayain tahun baru maklum anak rantau dan Jomblo,😁😊


Kemana mana selalu sendiri πŸ€­πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜‚**


Mereka terus menikmati olahan daging itu hingga kekenyangan. Mereka berdua sama-sama memiliki perut karung.


Semua buah buahan dan daging yang tersedia ludes di makan.


Kembali kedua orang itu mencari tempat ternyaman untuk beristirahat dengan api masih di biarkan menyala menerangi kegelapan malam.


Tanpa banyak kata Zhang Wei naik ke atas pohon tempat bersandar pemuda tadi dan mencari kenyamanan di atas pohon tersebut.


Pemuda yang berada di bawah pohon seperti orang bodoh sedikit terkejut dengan kelakuan anak kecil itu yang tidur di atas pohon.


Keesokan harinya kedua orang itu keluar dari hutan.


"Adik kecil apakah ada rencana? tanya pemuda itu memulai pembicaraan.


Sekarang ketika berhadapan dengan anak kecil yang di depannya ini tidak terlihat seperti anak kecil melainkan dia seperti berbicara dengan orang sebayanya.


"Tidak aku akan mengikuti mu" ucap Zhang Wei menggelengkan kepalanya pelan.


Saat ini dia hanya mendengar sebuah suara yang menyarankan dia agar mengikuti pemuda itu.


Kedua orang itu keluar bersama dari hutan dan pemuda itu juga tidak menolak untuk membiarkan Zhang Wei mengikutinya.


Berawal dari kehilangan ingatan yang di alami oleh Zhang Wei yaitu sebagai pewaris dari banyak kekuatan dia di anjurkan untuk menerima ujian dari salah satu pengendali alam.


Karena di dalam tubuh Zhang Wei terdapat banyak kekuatan baru yang mengerikan mengharuskan dia menjalani tugas berusaha untuk mengambil kembali ingatan dan mencari tahu akan identitas dirinya yang tidak biasa.


Salah satu syarat yang harus di jalani oleh Zhang Wei adalah berpetualang tanpa ingatan masa lalu.


Tetapi kekuatan nya tidak hilang akan tetapi Zhang Wei akan lupa bagaimana menggunakan kekuatannya dan juga dia tidak akan mengingat apapun bahkan kalau dia memiliki kekuatan yang sangat mengerikan.


Untuk bisa menggunakan kekuatan yang dia miliki nanti dia harus mengandalkan diri yaitu berlatih dengan keras tanpa pendamping.


Kejadian ini bisa terjadi karena jiwa Jack yang bersemayam di dalam tubuh Zhang Wei sempat berpisah dengan raga dan tentu itu sudah menjadi bagian dari skenario yang di susun oleh para penguji.

__ADS_1


Sebagai pewaris kekuatan dan juga orang terpilih Zhang Wei atau tepatnya Jack harus mengalami kembali ujian kehidupan.


Bukan hanya ujian secara fisik tetapi juga ujian secara mental apakah dia mampu menghadapi kesulitan di tengah dunia yang penuh dengan kekuatan dan kekuasaan dunia yang penuh dengan intrik politik.


Dan ketika dia siap mengemban tugas Zhang Wei sudah berdiri di puncak dan tidak akan ada lagi yang bisa menggoyahkan posisinya.


Dalam bahasa sederhananya seperti pewarisan sebuah tahta kekuasaan.


Kali ini Zhang Wei di kirim di daratan tengah yang mana kekuatan serta intrik politik nya lebih berantakan dan kuat.


Di mana di daratan ini lebih banyak berdiri kekuatan gelap dan terdapat banyak aliran putih, netral dan hitam saling memperebutkan daerah kekuasaan.


Kekuatan sebuah aliran beladiri di tempat ini lebih berkuasa dari pada kekuasaan sebuah kaisar.


Para rakyat biasa lebih menghormati sebuah aliran yang memiliki kekuatan mengerikan daripada rajanya sendiri.


Zhang Wei dan pemuda itu memasuki sebuah kota yang lumayan besar. Banyak orang berlalu lalang ada pedagang yang menarik kereta dagang.


Kota ini adalah sebuah kota perdagangan dimana banyak negara tetangga yang berdatangan melakukan bisnis.


Bahasa yang mereka gunakan juga di mengerti oleh Zhang Wei.


Pemuda itu yang bernama Surya Geni membawa Zhang Wei ke sebuah penginapan untuk membersihkan diri terlebih dahulu.


Memulai perjalanan tanpa ingatan memang sedikit merepotkan tetapi Zhang Wei merasa perasaan perjalanan kali ini sedikit menyenangkan dan menantang.


Di pusat kota terdapat sebuah penginapan mewah yang mana orang-orang yang menginap di sini adalah orang kaya.


Pemuda itu membawa Zhang Wei ke arah pemandu penginapan itu


"Selamat datang Tuan dan Nona di penginapan bangau putih" ucap seorang wanita muda.


"Kami memesan dua kamar dan tolong siapkan makanan sekaligus" ucap pemuda itu.


"Dan satu lagi tolong bantu carikan beberapa setel pakaian untuk adik saya" ucap pemuda itu.


Membuat sosok kecil yang berada di sampingnya memicing kan sebelah matanya.


"Sejak kapan saya menjadi adikmu? tanya Zhang Wei memiringkan kepalanya.


Pemuda itu tidak menjawab Zhang Wei melainkan berjalan mengikuti pemandu penginapan membawa mereka ke tempat peristirahatan.

__ADS_1


Begitu memasuki kamar yang di tempati oleh Zhang Wei dia dapat melihat isi ruangan yang di desain lumayan elegan dan ekspresi wajah biasa saja menurutnya bahkan masih ada yang lebih mewah dan megah lagi.


Tok tok tok


Suara pintu di ketuk dan tidak lama kemudian terdengar suara kalau air mandi mau di persiapkan.


Para pelayan penginapan masuk dengan membawa beberapa ember air hangat setelah mendapatkan perintah masuk dari Zhang Wei.


Zhang Wei dengan cepat beralih ke kamar mandi untuk segera membersihkan diri rasanya tubuhnya sangat gerah dan gatal dan pakaian yang di pesan juga sudah di bawakan oleh pelayan.


Karena Penampilan Zhang Wei yang tidak berubah yaitu masih dengan penampilan anak gadis ketika koma membuat para pelayan tidak kesulitan mencari setelan pakaian yang cocok.


Zhang Wei belum mengetahui dimana dia tepatnya berada. Di lihat dari penampilan dan pakaiannya sedikit berbeda dari orang-orang di sini.


Pakaian nya ini bukan karena mewah tetapi desain dari pakaian nya berbeda.


Bahkan desain pakaian bangsawan di sini juga berbeda dengan desain pakaian nya sendiri.


Dan juga penampilan Zhang Wei berbeda dengan orang-orang di sini. Zhang Wei mempunyai kulit putih mulus bak giok.


Dan untuk rambut Zhang Wei masih dengan warna hitam dan rambutnya di ikat ekor kuda layaknya pendekar memudahkan dia tidak di kenali kalau dia berasal dari dataran Tongxua.


Kalau dia masih dalam penampilan sebagai anak laki-laki mungkin orang-orang akan melihat dia aneh.


Tidak lagi memikirkan hal yang tidak mendapatkan jawaban Zhang Wei dengan cepat membersihkan diri dan benar saja ukuran pakaian itu terlihat pas di tubuhnya.


Dan untuk rambut Zhang Wei masih mengikat dengan gaya ekor kuda meninggalkan beberapa helai seperti poni.


Dan tidak lama terdengar suara dari pintu menyuruh untuk segera makan. Zhang Wei tanpa menunggu lama sudah berada di kamar pemuda tadi.


"Kemari ayo makan" ucap pemuda itu begitu melihat Zhang Wei berdiri di depan muka pintu.


Kedua orang itu menikmati makanan mereka yang walaupun mereka makan dengan kekenyangan tadi malam tetapi tidak memungkiri kalau sekarang mereka sangat kelaparan.


Apalagi hanya dengan makan buah dan daging panggang tanpa nasi sama sekali.


Kedua orang itu menghabiskan seluruh hidangan yang disajikan di atas meja.


Hai hai hai sobat πŸ‘ Author baru come back nih πŸ₯°


Maaf Author tidak ada menulis dari kemarin.

__ADS_1


Sekarang tutup tahun dan tahun baru membuat author sedikit sibuk dengan dunia pekerjaan dunia nyata.


Maklum Author kerja di bidang pariwisata jadi sedikit repot.


__ADS_2