
Zhang Wei hanya mengikuti makanan yang di pesan oleh kakak perempuannya itu.
Hari ini dia terlalu malas untuk melakukan sesuatu. Sepertinya penyakit malasnya itu kumat lagi.
Dia percaya kakaknya memesan makanan yang akan dia suka.
"Silahkan kalian pilih saja makanan yang kalian suka" Tuan Muda itu lagi
"Jiejie saja yang memesan ya" ucap Zhang Wei meminta kakak nya
"Baiklah kau mau makan apa? tanya Zhang Ziyi
"Terserah Jiejie yang penting itu makanan" ucap asal Zhang Wei tanpa saring kata-kata
Terus kita kekisini kan memang mau makan. Batin masing-masing orang yang mendengar jawaban asal Zhang Wei.
"Saya melihat dari penampilan kalian pasti bukan berasal dari Kekaisaran ini? ucap Pria tampan itu
"Yah kau menebak terlalu tepat sasaran" jawab santai Zhang Wei
"Meimei" tegur pelan kakaknya karena sedari tadi Zhang Wei menjawab dengan tidak ada kata sopan
"Ah tidak apa-apa Jiejie toh dia tidak masalah juga" jawab gamblang Zhang Wei lagi mengerti teguran kakaknya
"Kalian berasal dari Kekaisaran mana? dan siapa nama kalian? tanya pemuda itu lagi penasaran dengan identitas kedua bocah di depannya ini.
"Ah kenapa kau memelihara dengan penyakit penasaran mu itu? ucap Zhang Wei
"Apakah kau memang hobi berbicara dan tidak lelah bertanya? ucap Zhang Wei dengan sinis lagi.
Lah sedangkan dia sendiri sedari tadi mengoceh terus bahkan dia telah melupakan julukan Putri dingin itu.
"Hehe kau benar" ucap pemuda itu terkekeh sukses membuat pengawal pribadi nya Mu Fang memuji bocah kecil yang terlihat malas tahu itu mampu membuat Tuan Mudanya tersenyum.
Pemuda itu bukannya tersinggung karena kata-kata pedas itu melainkan terasa lucu dengan kata-kata Zhang Wei yang tidak di saring dulu tapi selalu tepat sasaran.
Dia memuji dengan keberanian dan malas tahu nya yang tidak memandang siapa lawan bicaranya.
Sejak pertama kali dia ketemu dengan bocah ini tidak ada kecanggungan sama sekali bahkan serasa seperti kenalan lama saja.
Jarang dia bertemu dengan anak muda atau remaja yang seumuran dengan bocah di depannya mempunyai keberanian seperti itu bahkan kepada orang asing yang baru saja mereka ketemu.
Dan dia tertarik dengan bocah di depannya ini.
Dia ingin mengangkat bocah ini menjadi salah satu keluarganya.
Aura kedua kakak beradik ini tidak biasa seperti Aura bangsawan tinggi.
"Hmm boleh saya bertanya kalian sesuatu? tanya pemuda itu lagi tidak mengindahkan kata-kata pedas Zhang Wei
__ADS_1
"Yah Tuan silahkan apa yang kami bisa bantu? kali ini yang jawab adalah Zhang Ziyi
Zhang Wei hanya menonton dan mendengar sambil menopang kepalanya di atas meja makan.
"Kalau kalian tidak keberatan saya mau mengangkat kalian menjadi adik-adik ku. Saya tidak mempunyai saudara" ucap pemuda itu menyampaikan maksudnya.
"Sebegitu kesepiannya kau sehingga mau mengangkat kami menjadi adikmu? tanya Zhang Wei yang sedari tadi menyimak
Pemuda itu hanya mengangguk bahwa dia benar-benar tidak mempunyai saudara.
"Apa yang akan kami dapatkan kalau kami mau menjadi adik angkatmu? tanya Zhang Wei sedikit tertarik dengan Pria yang terlihat misterius di depannya.
Sedari tadi Zhang Wei diam untuk mengamati Pria ini di depannya tapi tidak menemukan sesuatu yang dia cari bahkan pikiran pria itu dia tidak tembus membuat dia sedari tadi memberi kata-kata pedas.
Zhang Wei merasa heran bahkan tidak bisa membaca level kultivasi orang di depannya seperti tertutupi oleh sesuatu yang tidak bisa di lihat secara mata manusia.
"Saya akan memberikan apapun yang kalian mau baik itu peningkatan kultivasi atau apapun yang menjadi milik ku menjadi milik kalian" jawab serius pemuda itu
"Ah tidak ada yang lain? semua itu sudah aku miliki" jawab sombong Zhang Wei.
Memang pada dasarnya dia memiliki semuanya baik harta maupun pil untuk tingkatan kultivasi di ruang angkasa.
"Apa yang kalian mau? tanya balik karena dia bingung sendiri semua dia sudah tawarkan tetapi bocah yang satu di depannya tidak tergiur sama sekali bahkan malah menyombongkan diri balik lagi.
"Kalau saya hanya satu saja yang penting setiap hari kau memenuhi nya" jawab Zhang Wei menatap serius pemuda yang ada di depannya.
Pemuda yang mendengar masih ada satu permintaan segera menatap balik Zhang Wei yang terlihat seperti serius.
"Saya hanya mau makanan enak tiap hari. Kalau kau sanggup saya akan bersedia menjadi adikmu" jawab Zhang Wei
"Hhhhh saya kira apa baiklah akan saya selalu siapkan makanan enak tiap hari" ucap pemuda itu langsung tergelak tertawa terbahak-bahak.
Baru kali ini pria itu tertawa lepas. Pikirnya tadi syarat apa ternyata makanan enak. Itu sungguh di luar dari pemikiran nya.
"Jadi sekarang bisa dong saya memanggil kalian adik? tapi saya belum mengetahui nama kalian" ucap pemuda itu lagi
"Ya Gege bisa memanggilku Zhang Wei" ucap Zhang Wei
"Ya dan Meimei ini bernama Zhang Ziyi" ikut Zhang Ziyi karena adiknya sudah memutuskan tidak ada alasan untuk menolak baginya.
Pemuda yang mendengar panggilan Gege keluar dari mulut kecil yang sedari tadi terus mengeluarkan kata-kata pedas tersenyum bahagia terlihat sekali dia tersenyum sampai mata tajam nya itu menyipit.
"Ah terimakasih kalian sudah mau menerima Gege" ucapnya senang
Para pengawal nya yang sedari tadi mengawal dia secara diam-diam tersenyum senang.
Akhirnya apa yang di impikan Tuan mereka tercapai.
"Karena kalian sudah menerima Gege maka akan Gege perkenalkan diri" ucap pemuda itu melambaikan tangannya untuk membentuk perisai agar orang tidak melihat atau pun mendengar pembicaraan mereka.
__ADS_1
"Perkenalkan nama Gege adalah Chen Lu" ucap Pemuda yang bernama Chen Lu
Tiba-tiba auranya meledak menampilkan sosok dia yang sebenarnya.
Lelaki berambut Putih mata merah hidung mancung menambahkan pesonanya.
"Wah bro pesonamu berkali lipat" ucap Zhang Wei takjub dengan perubahan penampilan orang yang menjadi Gege barunya
"Wah Gege tampan sekali" Pekik Zhang Ziyi
"Tapi pasti Gege bukan orang bangsawan seperti biasanya" ucap Zhang Wei
"Kau benar Gege adalah Kaisar Iblis" ucap Chen Lu memperkenalkan diri
Zhang Wei masih diam menyerap semua berita itu dan mencoba mencari informasi tentang Kaisar Iblis.
"Kaisar Iblis adalah Kaisar yang di segani oleh orang dan di takuti bahkan Kaisar Dewa saja harus berhati-hati kalau berhadapan dengannya Selamat Tuan karena sudah menjadi adik dari Kaisar Iblis" ucap Fei dari ruang angkasa.
"Ah jadi Gege sebenarnya Kaisar Iblis? tanya Zhang Wei
"Yah Gege mu ini adalah Kaisar Iblis yang sangat tampan" ucap Kaisar Iblis dengan narsisme nya keluar
"Cih palingan tampanan Saya" jawab santai Zhang Wei
"Meimei itu gadis" ucap Zhang Ziyi
"Ya tapi saya tetap cantik dan tampan toh? tanya balik Zhang Wei tidak mau kalah.
"Kenapa Meimei berpakaian seperti ini? tanya Kaisar Iblis heran dengan tingkah laku adiknya yang satu ini.
"Malas saja berhanfu gadis"jawab asal Zhang Wei.
"Karena kalian sudah menjadi adikku kalian berhak meminum darah ku tanda bahwa kalian adalah adikku" ucap Kaisar Iblis mengiris jari telunjuknya
Dara berwarna merah emas itu mulai di arahkan ke arah mulut Zhang Wei dan kemudian Zhang Ziyi.
Setelah meminum darah itu terjadi perubahan penampilan di antara keduanya.
Zhang Wei tidak terlalu banyak berubah hanya penampilan bola matanya saja yang berubah yaitu warna merah.
Sedangkan Zhang Ziyi mengalami perubahan seperti Kaisar Iblis dan mempunyai bola mata berwarna merah.
"Eh berarti warna mataku warna merah juga dong" ucap Zhang Wei
"Yah Meimei sama dengan Meimei Ziyi" ucap Kaisar Iblis
"Yah saya mempunyai tiga warna mata dong " ucap Zhang Wei tanpa sadar
hai hai sobat π
__ADS_1
Author update lagi
Mohon dukungannya ya β€οΈ