PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Kekonyolan


__ADS_3

Selama satu hari penuh istirahat akhirnya Zhang Wei sembuh tapi masih sedikit pucat.


Kaisar Iblis tidak juga meninggalkan kamar sang adik selama Zhang Wei masih tertidur bahkan makan di bawakan di kamar Zhang Wei oleh para pelayan karena tidak mau meninggalkan sejenak adiknya.


Rupanya Kaisar Iblis tulus menyayangi kedua adiknya oleh sebab itu sebagai seorang kakak harus menjaga dan merawat dua orang berharga.


Zhang Wei duduk di bawah pohon persik yang berada di belakang kediaman untuk berjemur matahari pagi.


Hampir dua jam dia duduk di bawah pohon sekali-kali pikiran nya berkelana entah kemana.


"Meimei bagaimana keadaan mu? tanya Zhang Ziyi mendekat


"Aku tidak apa-apa Jiejie" ucap Zhang Wei rileks


Dia hanya merasakan tubuhnya sedikit panas karena memang dia melatih kesadarannya di bawah alam sadar sehingga tubuhnya yang merasakan efek dari latihan tersebut.


Setelah kembali dari alam bawah sadar Zhang Wei juga sedikit terkejut dengan suhu tubuhnya yang panas tinggi.


Karena itu hanya efek maka Zhang Wei tidak merasakan sakit lagi setelah istirahat total selama satu hari penuh.


Zhang Ziyi masih menempel kan punggung tangannya ke arah dahi Zhang Wei dan beralih ke dahinya membandingkan suhu tubuhnya.


"Hmm memang panas tubuh Meimei sudah turun" ucap Zhang Ziyi


Zhang Wei hanya duduk diam menanti apa yang di lakukan oleh Zhang Ziyi. Dia sedikit tersentuh dengan perhatian kecil semacam ini.


Selama dia di dunia modern tidak pernah ada yang mengetahui keadaannya kalau dia sakit. Tidak ada yang menanyakan bagaimana keadaannya.


Jadi wajar dengan perhatian kecil semacam ini membuat dia tersentuh.


Hanya demam biasa tetapi di khawatir dengan sebegitu nya.


"Terimakasih Jiejie" ucap Zhang Wei


"Ah! apa? ucap Zhang Ziyi sedikit terkejut dengan kata terimakasih dari adiknya.


"Lupakanlah" ucap Zhang Wei kesal sendiri padahal tadi dia tulus mengatakan nya eh malah seperti lelucon untuk kakaknya.


Mereka terus ngobrol santai di bawah pohon tersebut lebih tepatnya Zhang Ziyi yang terus berbicara sedangkan Zhang Wei hanya mendengar.


Zhang Ziyi menceritakan akan rencana yang dia buat ketika masuk akademi nanti.


Hari ini adalah hari terakhir mereka berada di kediaman ini karena besok mereka akan berangkat ke akademi yang menjadi tempat belajar mereka.

__ADS_1


Hampir dua jam mereka berada di bawah pohon.


Zhang Wei kembali ke kamarnya dan dia berpesan kepada penjaga untuk tidak mengijinkan seorang pun masuk.


Begitu dia menutup pintu Zhang Wei langsung masuk ruang angkasa untuk mengecek pedang yang belum dia coba.


Pedang itu terasa ringan tetapi menghasilkan fluktuasi udara yang mencekam dan tiba-tiba Zhang Wei melemparkan serangan ke arah batu hitam gunung yang berdiri kokoh.


Begitu serangan ringan mengenai permukaan batu itu langsung hancur lebur menjadi debu.


"Astaga daya hancur mu lumayan juga" ucap Zhang Wei menatap takjub batu hitam yang kokoh tiba-tiba sudah menjadi abu meninggalkan bekas yang rusak tempat batu itu berada selama bertahun-tahun.


Setelah beberapa saat bermain pedang akhirnya Zhang Wei istirahat di dalam ruang angkasa karena dia lebih banyak mendapatkan banyak waktu istirahat di sini.


Memulihkan kesehatan agar sembuh total.


Selama dua hari Zhang Wei istirahat di dalam ruang angkasa.


Ketika kembali ke dunia nyata ternyata matahari sudah di atas kepala. Bertepatan dengan makan siang.


"Meimei bagaimana dengan keadaan mu? tanya Kaisar Iblis


"Terimakasih Gege aku baik baik saja" ucap Zhang Wei mengangguk kepala


Ternyata bawahan Zhang Wei mengembangkan bisnis dengan baik itu juga modal Zhang Wei yang mengajari mereka dan tidak salah kalau mereka berkembang pesat.


Dan akan berencana menyebarkan di kekaisaran tetangga mungkin beberapa bulan ke depan Zhang Wei akan menjadi raja bisnis.


Keesokan harinya seperti biasa Zhang Wei sudah bangun terlebih dahulu untuk menanti waktu keberangkatan mereka ke akademi.


Tempat ke empat akademi berada di tengah benua kultivator dan di kelilingi oleh empat kekaisaran.


Zhang Wei sudah keluar dari kamarnya dan menunggu seorang yang tidak lain adalah kakaknya Zhang Ziyi.


Mereka akan berangkat lebih awal biar cepat tiba karena perjalanan dari kekaisaran Han lumayan memakan waktu kalau dengan kereta kuda biasa bisa beberapa hari.


Karena mereka berteleportasi hanya akan makan waktu untuk beberapa saat.


Kaisar Iblis juga keluar mengantar kepergian kedua adik kecil nya. Baru beberapa hari bertemu serasa sudah dari kecil mereka tinggal dengan nya.


"Kalian belajar lah dengan baik" ucap Kaisar Iblis


"Cepatlah Gege mencari istri biar tidak kesepian" celetuk Zhang Wei tiba-tiba melihat muka suram kakaknya.

__ADS_1


"Gege mu ini masih terlalu muda dan tampan" ucap Kaisar Iblis


"Sudah tua percaya diri" cibir Zhang Wei


"Meimei kalau kau terus mengolok Gege tampan mu ini kau akan menjadi adik tidak mempunyai etika" ucap Kaisar Iblis


"Sejak kapan Meimei terlihat manis? ucap Zhang Ziyi bingung


Karena dia mengetahui setiap hari adiknya itu akan selalu buat kekacauan karena bosan.


Bahkan di kediaman keluarga Lu para pengawal dia mempermainkan mereka. Dia menjodohkan mereka para pelayan dan pengawal sama seperti pengawal dan pelayan nya di kekaisaran Zhang.


Para pengawal dan pelayan yang menjadi sasaran kejahilannya hanya tersenyum malu.


Dan lebih parahnya lagi dia menceritakan pengawal pribadinya Lou Li kepada pengawal pribadi Kaisar Iblis Mu Fang.


Padahal mereka itu sama laki-laki loh! Zhang Wei menceritakan kalau Lou Li itu cantik dan menggoda.


Yaelah seandaikan Lou Li kau mendengar Tuan mu menceritakan dirimu seorang wanita akan reaksi apa yang akan kau tunjukkan.


Zhang Ziyi yang berada pada saat itu hanya menahan tawa dalam diam sampai sakit perut karena tahan tawa.


Zhang Wei bercerita dengan nada serius dan muka serius. Siapa pun yang mendengar kan dia bercerita akan merasa kalau dia bercerita itu serius bahkan Kaisar Iblis sendiri ikut terhanyut dalam cerita itu.


"Paman! kenapa Paman belum menikah?


"Saya mempunyai pelayan pribadi sekaligus pengawal. Dia itu cantik dan seksi. Sepertinya dia akan sangat cocok dengan kepribadian Paman yang tampan dan gagah" ucap Zhang Wei dengan nada serius dan menatap wajah Mu Fang dengan muka serius.


"Mungkin kalau Paman mau bisa berkenalan dengannya" lanjut Zhang Wei dengan nada tegas


Kaisar Iblis dan Zhang Ziyi juga berada di situ mendengar perkataan Zhang Wei.


Sedangkan Mu Fang korban kejahilan hanya tersenyum canggung dengan di jodohkan tiba-tiba oleh Nona Muda nya.


Zhang Ziyi yang sudah melihat gelagat tidak benar Zhang Wei hanya diam mendengar kelanjutan dari cerita selanjutnya.


Zhang Ziyi dalam diam mencari tahu siapa yang di maksud dan menurut yang dia ketahui kalau adiknya hanya mempunyai satu pelayan dan pengawal.


Dan tidak lain tidak bukan adalah Lou Li. Sejak kapan Loi Li berubah menjadi cantik dan seksi? ah rupanya Zhang Wei mulai kumat lagi.


Hai hai hai sobat πŸ‘ Author baru come back nih πŸ˜€


Jangan lupa dukung kakak author ya

__ADS_1


__ADS_2