PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Berangkat


__ADS_3

Mereka tidak pernah berpikir bahwa orang yang telah membuat mereka berubah dan lebih menikmati yang namanya hidup adalah Tuan Putri yang selama ini rumornya selalu mereka dengar.


Mereka sangat penasaran dengan rupa Putri yang di katakan memiliki kecantikan luar biasa ternyata telah bersama mereka selama ini.


Bahkan selalu bercengkrama dengan mereka layaknya teman.


Putri yang mereka selalu ingin ketahui ternyata berkeliaran saja di sekeliling mereka.


Tidak heran dengan wajah Tuan Muda opss Tuan Putri mereka terlihat sangat tampan ketika berpakaian pria.


Penampilan nya sangat jauh dari kata feminim memang patut di ancungi jempol karena penampilannya itu jugalah yang membuat mereka tidak bisa membedakan kalau dia adalah seorang gadis.


"Maaf saya baru memberitahu indetitas Putri ini" ucap Zhang Wei dengan gaya khas miliknya.


"Kami sangat senang bisa bercengkrama secara langsung dengan Tuan Putri" ucap mereka dengan tatapan bahagia terlihat sekali dari raut wajah mereka yang berseri-seri.


"Ya terimaksih kalian mau membantu saya" ucap Zhang Wei seraya membungkuk badan sedikit tanda menghormati.


Para pengawal nya telah banyak membantu mengatasi akan ke dua toko yang sangat berkembang pesat.


"Ah tidak apa-apa Yang Mulia Putri itu sudah menjadi kewajiban kami melakukan yang menjadi perintah Tuan Putri." Ucap mereka kaget karena Zhang Wei membungkuk badan berterimakasih kepada mereka.


Seharusnya mereka yang berterimakasih karena mau mengangkat mereka menjadi pengawalnya.


Sekarang status mereka lebih dari kata pelayan. Itu juga yang membuat mereka tambah kagum akan kerendahan hati Tuan yang mereka layani.


Umur yang masih terbilang masih belia tapi bertindak dan bersikap seperti orang dewasa.


Kadang mereka seakan tidak percaya dengan sosok kecil yang berdiri di hadapan mereka ini masih anak kecil tapi kenyataannya memang dia masih sangat muda.


Yah memang wajar karena jiwa yang bersemayam di dalam tubuh tersebut adalah jenius sejati.


Pemuda yang kaya raya di umurnya yang masih di bangku sekolah sebenarnya.


"Kalau begitu saya permisi. Nanti hubungi Lou Li kalau kalian membutuhkan sesuatu." ucap Zhang Wei bangkit berdiri dan pergi


"Kami mengerti putri" ucap mereka serempak dan memberi hormat.


"Hati-hati Putri semoga selamat sampai tujuan" teriak mereka karena Zhang Wei sudah menjauh.


Keesokan harinya


Zhang Wei sudah sangat rapi dengan balutan hanfu yang menjadi warna favorit yaitu hitam bercampur putih.


Author : berarti warna kesukaan kita sama dong Jack

__ADS_1


Jack : Sembarangan Kau. Tidak sudi aku berbagi warna


Author : Lah yang bilang kau kita bagi warna siapa? kan aku bilang tadi warna kesukaan sama


Jack : ya iya seterah menang Kau. kau adalah Raja dan Ratu nya di sini bye malas aku ladenin kau.


Jack kabur sebelum mendengar celotehan dari author kaparak.


back to story


Zhang Wei sangat menantikan perjalanan ini dia akan mengabadikan momen ini.


Zhang Ziyi juga sudah datang dari arah kediamannya di temani oleh Ibunda permaisuri dan Ayahanda kaisar.


Mereka akan mengantar kepergian kedua Putri mereka di pintu gerbang.


Mereka akan kesepian lagi setelah kepergian Zhang Wei dan Zhang Ziyi.


"Berhati-hatilah kalian. Ayahanda dan Ibunda akan sangat merindukan kalian" ucap Kaisar Zhang


"Permaisuri dan Selir agung hanya memeluk mereka tanpa kata.


Mereka belum rela melepaskan kedua Putri kecil mereka ini pergi jauh bahkan kepergian mereka di luar kekaisaran.


"Kami akan kesepian lagi" ucap duo ibu itu.


"Terimakasih Ayahanda dan Ibunda permaisuri dan ibu Selir agung" ucap mereka sebelum naik di atas kuda terbang.


Kaisar Zhang segera mendekati hewan roh yang sekaligus menjadi penjaga Kekaisaran itu.


"Xiao Bai aku percayakan mereka kepadamu" ucap Kaisar Zhang sambil mengelus surai keperakan kuda itu.


Kuda yang berwarna putih bersih dan berkilau dan terlihat sangat indah meringkik pelan tanda bahwa dia mengerti.


Sebelum naik ke kereta kuda yang di pandu oleh kuda terbang itu Zhang Wei memilih berbisik sesuatu di telinga kuda itu.


Entah bisikan apa dari Zhang Wei cukup membuat kuda itu meringkik dengan senang terlihat sekali kuda itu memamerkan gigi putihnya yang berjejer rapi.


Setelah selesai berpamitan Zhang Wei segera meminta kuda putih untuk terbang.


Zhang Wei dan Zhang Ziyi menggunakan kereta yang di kendalikan oleh kuda terbang putih.


"Huh kita kesepian lagi satu persatu anak-anak telah pergi". ucap Permaisuri


"Benar Kakak tidak terasa anak-anak sudah besar seperti baru kemarin aku membesarkan mereka" sambung Selir agung.

__ADS_1


Zhang Wei yang sedang keasyikan dengan pikirannya sendiri tiba-tiba terhenyak dari duduknya dan langsung berdiri seperti mau mengatakan sesuatu.


Zhang Ziyi kakak nya tentu terkejut dengan tingkah laku adiknya yang tiba-tiba berdiri.


Karena sedari tadi Zhang Wei itu terus bergumam sendiri entah apa yang di pikirkan nya.


"Ah aku ingat! Today my birthday right? ucap Zhang Wei menanya dirinya sendiri.


"Ya today is my birthday" ucap yakin Zhang Wei.


"Ah Jack ternyata kau ulang tahun hari ini" batin Zhang Wei mengingat kalau dirinya di dunia modern hari ini adalah ulang tahunnya.


Di mana dia mengetahui yaitu alarm yang dia miliki yang sudah dia setel untuk mengingatkan dia hari pentingnya.


Zhang Ziyi yang menyaksikan semua tingkah laku sang adik segera bertanya.


"Ada apa dengan mu Meimei? tanya Zhang Ziyi


"Ah tidak ada apa-apa Jiejie hanya mengingat sesuatu hal itu tidak penting." Jawab Zhang Wei santai


"Oh tapi Jiejie mendengar mu kalau kau membicarakan ulang tahun. Siapa yang ulang tahun? tanya Zhang Ziyi lagi


"Ternyata Jiejie mendengarnya? Itu ulang tahun ku di dunia modern" ucap Zhang Wei karena memang itu ulang tahunnya.


"Selamat ulang tahun untuk kedua kalinya Meimei" ucap Zhang Ziyi langsung memeluk Zhang Wei


Zhang Wei menegang di tempat baru kali ini di peluk seperti ini yang walaupun di depannya ini adalah kakak nya tapi tidak memungkiri jiwa laki-laki nya itu merespon.


Dia tidak merasa suka ataupun mencintai. Dia hanya belum terbiasa di peluk oleh orang baik itu kakak laki-laki atau kakak perempuannya.


Jack pada masa hidupnya di dunia modern selalu merayakan ulang tahunnya sendirian walaupun tidak terlalu peduli akan hari lahirnya tetapi dia akan selalu menyempatkan waktu untuk sekedar berterimakasih dan bersyukur kepada pemberi kehidupan.


Dia memang bukan orang yang hidup di jalan kebenaran tetapi dia tahu bagaimana rasanya bersyukur akan segala karunia yang di berikan kepadanya.


Hai hai hai sobat ๐Ÿ‘


Author come back nih ๐Ÿ˜€


Hehehe btw Author ulang tahun hari ini


Selamat ulang tahun untuk yang berulang tahun bersama dengan Author


Semoga dalam lindungan Tuhan selalu.


Jangan lupa dukung kakakโค๏ธ

__ADS_1


Jaga kesehatan selalu ๐Ÿ˜‡


__ADS_2