PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Terbuka nya segel goa misterius


__ADS_3

Setelah pertarungan itu tidak ada lagi kekacauan untuk sementara waktu Zhang Wei dan pangeran Bintang juga sudah kembali ke istana dengan berbagai macam pertanyaan dari permaisuri terpaksa kedua orang itu harus menutup telinga dan pura-pura mendengar.


Setelah beberapa saat tenang kali ini tanah persilatan kembali berguncang karena kali ini sebuah gua yang memiliki segel kembali terbuka.


setiap 5 tahun sekali gua itu akan terbuka dan waktunya bagi beberapa pendekar untuk mempertaruhkan keberuntungan mereka ke dalam gua tersebut.


Menurut legenda gua itu adalah sebuah kerajaan besar yang berjaya pada masanya dan kalah dalam pemberontakan para penghianat sehingga pendiri atau penjaga dari kerajaan itu menyegel kerajaan itu dari luar dan mengerahkan seluruh kekuatan yang dia miliki untuk melindungi kerajaan itu hingga waktu penerusnya tiba.


Sehingga setiap 5 tahun sekali gua itu akan terbuka dan banyak orang yang ingin mencari peruntungan tersebut alasan terbuka nya goa itu untuk mencari kandidat tetapi tidak ada yang mengetahui pasti alasan dari terbukanya pintu goa itu.


Mendengar berita ini tentu Zhang Wei memiliki ketertarikan apalagi sudah membaca beberapa sejarah soal goa yang akan terbuka dengan sendirinya.


Membuat dia sangat yakin akan menemukan harta yang bagus apalagi sebuah tanaman roh miliknya bergejolak.


Segera di perbatasan hutan tempat gua itu tersegel sudah banyak berdiri orang berpengaruh dalam dunia persilatan.


Banyak kekuatan dari segala pelosok negeri yang datang untuk mencari mungkin mereka akan menemukan barang berharga untuk meningkatkan kekuatan.


Tidak ada batasan kekuatan dan umur untuk memasuki gua itu.


Zhang Wei yang juga akan mengikuti petualangan ini mulai bersiap-siap dengan penampilan nya.


Dia memesan kepada orang istana untuk tidak mengijinkan siapapun masuk karena dia akan berlatih tertutup selama beberapa hari mungkin lebih.


Jadi hal itu membuat anggota kerajaan tidak mencurigai nya akan mengikuti menjarah harta Karun karena Zhang Wei lebih dulu melakukan pelatihan tertutup dalam beberapa hari ini juga untuk menghindari kecurigaan.


Dengan pakaian serba hitam mengikat rambutnya ala ekor kuda serta topeng wajah menutupi sebagian wajahnya hanya menyisakan bibir warna ceri itu yang terlihat.


"Sempurna" decaknya setelah memastikan penampilannya tidak ada yang mencurigakan.


Melakukan segel tangan membentuk formasi pelindung untuk menghindari tidak ada siapapun yang berhasil masuk kedalam kamarnya.


Memastikan formasi pelindung dia langsung melakukan teleportasi untuk keluar dari istana kalau dia melakukan ilmu peringanan tubuh dia akan terdeteksi oleh formasi pelindung yang terpasang dalam kerajaan Bintang.

__ADS_1


Zhang Wei muncul di pinggiran hutan yang dekat dengan gua itu berada tinggal melewati sebuah kota lagi dia akan tiba di hutan tempat gua itu tersegel.


Dia mengambil langkah santai tanpa buru-buru menikmati setiap perjalanannya. Sepanjang jalan dia bisa bertemu dengan beberapa pedagang dan juga warga yang pulang pergi bersama barang bawaan mereka.


Selang sejam Zhang Wei menempuh perjalanan santainya. Seperti peraturan di beberapa daerah tiap memasuki sebuah wilayah akan adanya pemeriksaan identitas masing-masing individu yang datang.


Zhang Wei menunjukkan token nya sebagai pengembara sehingga tidak heran dia lolos pemeriksaan.


Memasuki kota yang ramai Zhang Wei dapat melihat ada banyak orang yang menjajakan dagangan mereka karena hari ini kota ini akan di singgahi banyak ahli beladiri.


Karena hari ini adalah terbuka nya segel goa hal semacam ini sudah menjadi hal umum bagi warga sekitar hutan tersebut.


Waktu berlalu begitu saja sebentar lagi waktu segel goa akan segera terbuka. Sudah banyak keberadaan kuat yang menunggu di pinggiran hutan tempat gua itu akan muncul.


Masing-masing kekuatan itu tidak bisa di anggap remeh.


Diantara beberapa kekuatan yang bentrok tidak ada yang menyadari sebuah sosok yang bersembunyi di atas pohon raksasa yang daun nya melingkupi seluruh badan orang itu.


Dengan pakaian hitam nya menyamarkan sosoknya dari warna daun yang tidak bisa di tembus.


Tengah menatap mengejek seorang pria tua bayah yang memiliki penampilan kekar bersama beberapa generasi muda dari sekte pedang keabadian.


"Kita lihat saja nanti" ucap Pria tua itu memandang sebuah cahaya keemasan yang sudah mulai terbentuk.


Segera beberapa kandidat menyiapkan diri mereka sendiri untuk menerobos masuk begitu pintu gua itu terbuka.


Ketika beberapa orang segera untuk terbang secepat kilat untuk mencapai pintu gua itu tanpa aba-aba sebuah bayangan hitam segera menerobos mereka secepat kilat melemparkan beberapa orang yang mendekati pintu gua itu hingga beberapa meter.


"Siapa itu? ucap mereka bersamaan tidak dapat lihat dengan jelas siapa yang menghempas mereka begitu saja.


Sebuah bayangan hitam sudah masuk dan menghilang begitu saja dari balik pintu gua.


Zhang Wei yang melesat melewati beberapa orang menutup matanya karena cahaya terang yang merupakan mantra teleportasi yang akan membawanya ke dunia berbeda.

__ADS_1


Tempat Zhang Wei mendarat adalah pinggir danau.


Zhang Wei membuka perlahan matanya dan sudah di suguhkan dengan keindahan alam dan air danau yang begitu tenang.


Bunyi kicauan burung yang saling bersahutan kalau tidak salah menebak seharusnya Zhang Wei berada di belakang istana di lihat dari tempat dia berdiri dia berada di dalam tebing di mana di atasnya terdapat tembok raksasa yang Zhang Wei tebak itu adalah istana.


"Hm danau" Gumam Zhang Wei duduk di atas batu memperhatikan air danau yang tidak menampilkan riak sama sekali.


Zhang Wei mengambil sebuah batu dan melemparnya ke dalam air danau dan tidak ada tanda yang di timbulkan sekali lagi Zhang Wei berulang kali melemparkan batu dan kejadian bermula terjadi dimana setiap benda yang di lemparkan oleh Zhang Wei seperti di sedot sesuatu.


Untuk memastikan sekali lagi Zhang Wei mengulurkan sebuah kayu dan benar kayu itu tersedot.


"Hoho aku penasaran ada apa di dasar danau itu" Zhang Wei tertantang untuk mencoba memecahkan misteri dalam dasar danau.


"Hehehe pertama kali mendarat sudah di anugerah oleh alam dengan keberuntungan seperti ini.


Zhang Wei mengeluarkan sebuah tali yang sangat panjang dan mengikatnya di pinggir sungai. Setelah memastikan tali itu terikat dengan kuat dia dengan percaya diri langsung melompat benar saja begitu dia menyentuh air tubuhnya seperti di sedot dan di aduk oleh pusaran angin tornado yang sangat besar.


"Aiyooo kekuatan sedotan ini lumayan juga" teriak Zhang Wei dengan tawa mengejek sambil tangannya menggenggam erat tali yang di siapkan sebelumnya.


Berani dia terjun dengan ceroboh tadi sudah di pastikan kalau dia akan di cincang halus oleh pusaran angin.


Setelah hampir setengah jam terombang-ambing oleh aliran air itu Zhang Wei mendarat sempurna di pinggiran gua.


"Hufft lumayan melelahkan" ucap Zhang Wei dengan mata sayu lalu tertutup dengan sempurna.


Dia tertidur karena kelelahan biar bagaimanapun pusaran angin tornado itu sangatlah kuat kalau orang biasa yang menghadapi hal ini sudah di pastikan akan tercincang dengan sendirinya begitu mereka terjun.


Meletakkan kepalanya di atas batu seukuran bantal dia tertidur dengan senyum tipis di wajahnya tanpa mempedulikan keadaan sekitar akan bahaya.


Yoyooo


I'm coming back

__ADS_1


Jangan lupa salam salaman


__ADS_2