
Indri masuk ke kelas bersama teman temannya. Sudah banyak sekali yang datang ternyata , Indri sengaja datang kekelas terlambat . Dirinya malas Jika harus menunggu yang lain.
Dosen Tampan Trisakti Datang, Raka Alvarizi , satu satunya dosen termuda yang banyak digilai wanita di kampus . Namun hanya melirik salah satu murid nya yaitu Indri.
Semua orang yang berada di kampus ini sudah tau tentang kesukaan Raka dengan Indri, dan tentu saja Raka merupakan saingan terbesar bagi mereka kaum laki laki.
Secara Raka itu tampan , mapan , pintar dan yang pastinya Jomblo. Hanya saja Raka bahkan tidak sedikitpun dilirik Indri .
Bagi Indri hubungan mereka sebatas Dosen - Murid .
Perasaan Raka yang awal nya terus mengembang kini pelanpelan ia atur, Raka tau diri bahwa sahabat nya Indra juga menyukai Indri. Bahkan Raka sempat menyesal menaruh sang Pujaan hati di perusahaan Indra .
dulunya ia sempat yakin bahwa orang sedingin Indra tidak akan jatuh hati dengan Indri yang berdominan bersifat Dingin juga dengan orang baru. Namun keadaan malah berbalik . Indra dengan jujur bilang bahwa ia tertarik dengan jenis wanita cuek dan dingin seperti Indri itu .
Menyesel sudah Raka rasakan . Bagaimana tidak, saingannya malah bertambah dan yang pasti saingannya kali ini tidak ecek ecek.
Selama mengajar baru pertama kali Raka langsung jatuh hati dengan seorang murid, namun sempat pupus karena Indri berpacaran dengan Refa.
Dan kabar putus Indri pun menjadi sebuah anugerah untuk semua pria di kampus.
" Haloo..... Selamat pagi semua " . Sapa Raka
" Pagi... "
" Apa kabar semuanya " . Tanya Raka basa basi
" Gausa basa basi pak. Ini kenapa kita harus disini? " Tanya Dipta ,
Raka sedikit gemas dengan Dipta yang selalu saja merusak suasana .
" Ah, Jadi gini pertemuan kita kali ini menghentikan sejenak Masa magang kalian selama satu minggu . Karena Kampus kita akan mengadakan berbagai macam lomba dan Fashion Show. Kalian angkatan Akhir seluruh nya akan mengikuti seluruh kegiatan lomba , kontes Model, kecantikan, Menyanyi dan masih banyak lagi . Acara itu akan berlangsung sampai dengan Hari Jumat dan ditutup hari Sabtu . Masing masing semuanya wajib mengikuti itu " . Jelas Raka.
__ADS_1
" Yah Pak, acara begituan mah udah pasti Primadona Kampus yang menang, Kita mah gabakalan ada harapan " . Ucap seorang murid wanita
" Iyalah, Kita mah apa atuh cuma serbukan Rinso yang tidak sebanding dengan Berlian " . Imbuh Wanita lainnya.
Raka tertawa geli, benar juga yang dikatakan mereka . " Ayo dong, jangan lemes gitu . Tunjukin bakat kalian yang sesungguhnya . Toh ini kan kenangan terakhir kalian semasa kuliah disini " .
" Bukannya lemes pak, emang udah takdir, dan kita mah yang hanya serbukan cuma bisa dipojokan sambil meratapi nasib " . Jawab wanita lain
" Eh teman teman ku tercintah, terimakasih karena kesadaran diri kalian ini . Akoh terharu . Sun jauh sini . Mwh , " Ucap Dipta seraya bangkit berdiri memberikan kecupan alay .
" Emangnya kamu yakin Dipta akan menang dalam acara ini? " . Canda Raka.
" Wess, jelas dong . Bapak gak tau siapa saya? . Saya ini salah satu dari The Most Beautiful Women di kampus ini . Berkat adanya saya kampus Trisakti jadi terkenal " . Ucap Dipta bangga
Raka memutar bola matanya sebal mendengar celotehan Dipta yang selalu saja PD . " Yah pokoknya, kalian semua harus wajib mengikuti hal semacam ini . Toh nantinya bakalan banyak kok acara , kalian bisa pilih salah satu " .
" Pak engga ada adegan , Drama gitu? Kaya Drama Cinderella gitu? " Tanya Febri
" Engga ada , Kamu berharap banget ya jadi Cinderella nya? . Engga ada yang mau lagian jadi pangeran kamu " .
Raka terkekeh sudah lama rasanya dia dapat adu argumen dengan Primadona Kampus, namun perhatian nya teralihkan dengan Indri yang hanya diam menyimak.
" Kamu diem aja In, Ga pengen ngomong gitu kaya temen kamu? . "
" Enggapak , saya seret dari tadi ngeliatin bapak ngomong Mulu didepan . "
" Kamu haus? , Mau saya beliin apa? " .
" Emangnya bapak punya uang? "
" Jangan kan beliin kamu air minum , Saya aja sanggup loh buat beliin kamu Istana dan membangun kerajaan nya bersama saya " .
__ADS_1
Suara riuh dikelas mulai terdengar dengan gombalan Raka sebagai Dosen yang selalu gencar menggoda mahasiswi cantik.
" Eh pak, Tolong dong yang tua ngalah sama anak muda . " Ucap Bastian
" kenapa saya harus ngalah? . Yang ada kalian yang masih pada muda ngalah sama yang tua . Kan kasian nantinya kalo saya jadi perjaka tua " .
" Bapak gausah khawatir, setua apapun Pak Raka Saya Bersedia kok untuk jadiin bapa sebagai suami ke dua saya " . Kata Dipta
" Kenapa yang kedua? " Tanya Raka heran
" Karena saya sudah punya suami pertama, Jika nantinya bapak masih engga laku . Saya akan pertimbangan kan untuk poligami " .
" Saya jadi laki pertama kamu aja saya engga mau . Apalagi yang kedua . Saya mah cuma mau jadi Suami pertama dan terakhir aja untuk Indri. Saya yakin pasti hidup saya makmur " .
" Yah, tapi sayang" . Ucap Indri
" Kenapa sayang ". Tanya Raka dengan suara manja , yang mengundang sorakan .
" Sayangnya bapak bukan tipe saya " . Jawab Indri cuek dengan wajah datar .
Sontak saja anak anak semua tertawa , Bahkan Bastian tertawa dengan kencang,
" Pak tau kata pepatah kang parkir ga? " . Tanya Bastian.
Raka diam saja menunggu perkataan saingan Cinta nya yang masih bocah tapi lumayan tampan itu .
" Mundurrr.. pak!! Bapak Kentang !!! " . Ledek Bastian
Raka yang seorang Dosen menjadi bahan bullyan seperti itu tidak marah, memang momen seperti ini yang dirinya rindukan dengan keberadaan Indri dan temannya .
Bahkan usulan cuti magang seminggu saja dia yang mengusulkan dengan alasan sebagai kenang kenangan .
__ADS_1
.
.