Suamiku

Suamiku
Part 77


__ADS_3

Makan Siang


" Haaahhhh Alhamdulillah kelar juga " . Ucap Indra seraya meregangkan otot ototnya


Indri melirik arjoli di jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 11.30 waktunya istirahat makan siang


" Hm.. Hari ini Bunda Lela sama Ayah Leo engga kesini kan pak? " . Tanya Indri


" Engga, mereka lagi ke cabang usaha milik Bunda, "


" Yauda , kalau gitu saya duluan ya pak . Mau cari makan siang, lagian saya Free kan pak sampe sore ngurus perlengkapan yang nanti kita bawa besok ke Jepang? " .


Indra menangguk . " Tapi nanti besok kesini agak pagian ya, bantu saya ngumpulin berkas yang lain, "


" Hm. Saya boleh minta sesuatu pak? "


Indra mengernyitkan dahinya . " Apa? "


" Saya mau minta ijin buat Febri sama Dipta sekalian, buat bantuin saya ".


Indra menghela nafas, sudah dikasih Free minta nambah dengan sekelompok temannya pula . " Yasudah, tapi kalian harus pastikan kerja hari ini selesai dulu baru bisa Free . "

__ADS_1


" Saya nyuruh mereka bawa pekerjaan ke rumah aja pak, biar ga bolak balik . soalnya saya mau langsung pulang . Ada beberapa hal juga yang mau saya urus " .


Indra menimbang akhirnya mengangguk .


Indri keluar dengan hati senang, beruntung nya meskipun dari kemarin dirinya di jejelin dengan 10 buku tebal yang harus di ketik tangan tapi di kasih Free setengah hari sebelum besok akan melakukan perjalanan dinas untuk yang pertama kali .


Indri masuk kedalam ruangan Febri dan Dipta yang dimana mereka tumben sekali masih berkutat dengan komputer dihadapan nya .


" Masih banyak kerjaannya emang? " Tanya Indri ketika sudah menghampiri


Febri dan Dipta melirik , lalu mengangguk . " Banyak banget, sampe gue ga sempet buat ke kamar mandi . " Jawab Dipta


Indri terkekeh, baru seperti ini saja wajah mereka kusut , apalagi dirinya yang sedari tadi sudah merasakan jari jemarinya keriting .


" Yaudah yu, lagian nanti bisa dilanjutin " . Ajak Dipta


namun Indri mencegah, " Lo pada kerjain dulu sampe kelar , gue pesen delivery aja makanannya . Toh habis ini gue udah ijin sama Pak Indra buat kalian pulang bantuin gue . Tapi dia suruh kalian harus kelarin kerjaan dulu " . Ucap Indri menjelaskan


Akhirnya dengan malas mereka duduk kembali, mengerjakan tugas hari ini yang begitu numpuk .


" Gue berasa karyawan beneran dah, masa anak magang harus begini . ngurus semua data , ini mah kita namanya dikerjain " . Decak Febri

__ADS_1


" Yauda itung itung lo pada cari pengalaman , kalo nantinya udah kerja beneran kan kaga kaku kaku amat . " Ucap Indri yang masih mengutak ngatik hape mencari menu makan siang


Sekitar 15 menit Febri dan Dipta selesai mengerjakan tugas nya , dimana pesanan makan siang mereka juga telah tiba .


" Atas nama Indri keysha? " . Ucap Kang Ojol yang sudah paruh baya , banyak keriput di wajahnya membuktikan bahwa dia sudah tidak lagi muda


" Ya , saya sendiri . " Indri menghampiri lalu menyelipkan 4 lembar uang ratusan ke tukang Gra* .


" Ini.... kembalian nya terlalu banyak nona " .


" Gapapa pak ambil aja . Makasihya " . Ucap Indri sopan


" Terimakasih kembali nona " . Ucap Tukang Gra* itu seraya pergi dengan hati yang senang, betapa beruntungnya dia . Orderan pertama dapat uang yang melebihi penghasilan seperti biasanya .


Tanpa mereka sadari Indra memperhatikan interaksi Indri dengan Tukang Gra* itu , Indra diam diam tersenyum . semakin tertarik dengan Indri yang sangat sopan terhadap orang yang lebih tua usianya .


Dibalik sifat dingin , cuek , jutek , dan judes yang biasanya Indra lihat namun kali ini Indra melihat sisi lain yang ada di dalam tubuh Indri . Wanita yang tersenyum tulus


" Berapa banyak sifat kamu sebenarnya Ndri... " Gumam Indra, Pergi dari tempat persembunyian menaruh tangan nya didalam kedua saku .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2