
Indri duduk dibelakang , membiarkan Farel menyetir ,
" Nona Clara, Basuh lah dahulu tangan serta pisau itu . " Ucap Rizki
Indri melirik tangannya yang dilumuri darah, Dengan segera ia keluar dan mencuci seluruh nya dengan bersih. " Tolong mampir sebentar ke Butik " . Perintah Indri
Indri mengeluarkan ponselnya menelpon Reno, menanyakan bagaimana keadaan Dipta . " Bagaimana keadaan nya? " . Tanya Indri
" Oh, Tolong jaga sebentar , pastikan tidak ada hal lain ". Ucap Indri lagi,
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Rumah Sakit,
Indri berlari mencari ruangan Operasi, ketika dirinya sampai dokter keluar dari ruangan itu .
" Gimana luka nya dok? " . Tanya Indri,
" Bisa bicara sebentar keruang saya? " . Pinta dokter itu,
Indri menurut, mengekori Dokter ke dalam ruangannya.
" Luka nya parah, itu bahkan mematahkan tulang lengan nya. Dan pasien mengalami syok serta depresi yang kuat . Mungkin nanti pasien akan lama sadarnya. " Tutur dokter
__ADS_1
Indri menghela nafas, Menarik rambut nya kasar kebelakang. " Terimakasih dok ".
Indri keluar dari ruangan dokter , Dirinya masih belum puas dengan apa yang dilakukan nya tadi. Batas kesabaran Indri disentuh orang lain, tentu saja jiwa buas ingin menerkam bangkit.
Indri menelpon Febri, Kebetulan hari sudah Sore .
" Nong, Kerumah Sakit X " . Ucap Indri, tanpa basa basi mematikan telepon,
" Nona Clara, Nona Dipta sudah pindah ruangan di Kamar VIP kelas 1 " . Ucap Reno memberi tahu .
Indri mengangguk, lalu pergi keruangan, memastikan keadaan sahabatnya .
Tidak lama kemudian , Febri datang bersama Andri, Keduanya terlihat sangat panik . Bahkan nafas keduanya ngos ngosan.
" Gapapa " .
" Ini gimanasih, kok si kinoy bisa begini ? ". Panik Febri, yang sudah berkaca kaca.
Indri menceritakan tentang siapa yang menyulik Dipta, yaitu kakak dari Sisil adik angkatan yang baru mereka temui .
" Bang*** , Itu anak emang minta gue gamparin mulutnya ya . Dikira maen maen sama nyawa ga bahaya ". Marah Febri
Andri diam saja, diri nya pasti tau bukan hanya disitu saja ceritanya.
__ADS_1
Andri keluar, mencari keberadaan Reno.
Kini Reno dan Andri berada di taman, " Katakan segala keseluruhan nya , tanpa ada yang terlewatkan No " . Desak Andri
Sebenarnya Reno enggan membeberkan cerita ini, bagaimana pun juga bosnya adalah Indri bukan lah Andri.
namun Reno jelas tau, Andri adalah sosok Abang yang keras kepala, apalagi itu sudah menyangkut Indri.
Toh lagi pula Indri tidak memberikan perintah untuk tidak memberi tau Andri,
Reno menghela nafasnya, Menceritakan segalanya secara detail dan terperinci .
" Siala* berani sekali mereka menyentuh adik ku, ! Kamu cari tau berasal dari keluarga mana mereka . Akan ku hancurkan segala bisnis dan celah mereka mendapatkan uang dari dunia ini. Hanya nyawa saja tidak lah menguntungkan , Akan ku buat mereka seperti gelandangan yang tidak akan pernah dilihat, dan didengar orang lain ". Ucap Andri geram. Mengepal kedua tangannya, menggertak kan giginya ,
Reno mengangguk, inilah perbedaan Indri dan Andri, Jika Indri tidak ingin menghancurkan dengan jenis materi, tapi yang ia inginkan adalah nyawa orang itu sendiri.
Sedangkan Andri, Berkutat dengan dunia bisnis tentu saja gampang sekali baginya untuk menghancurkan perusahaan orang lain, apalagi Andri merupakan sosok Raja Bisnis terkenal di Luar Negeri, Dan Juga yang paling handal jika membuat orang lain jatuh miskin dalam sekejap mata
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa Like + Coment yaaa ~
Ig: Indri_keysha11
__ADS_1
.