Suamiku

Suamiku
Part 118


__ADS_3

" Noyy " . Panggil Indri


Kinoy sedang berbaring menghadap kesamping , " Oh tidur, berarti gajadi dong " . Ujar Indri , Indri tau Dipta hanyalah berpura pura tidur .


Dipta masih tidak bergeming, dan ketukan dipintu membuat Indri bangkit,


" Gimana, mau engga si kinoy ikut abang? " . Tanya Andri,


" Tidur bang, belom rezeki dia berarti diajak bang Andri kencan " . Jawab Indri sengaja kencang agar Dipta dengar


Dan benar saja, Dipta segera meloncat dari tempat tidur dengan memasang wajah sok sokan mengantuk . " Abang, mau ajak aku kemana? " . Tanya Dipta


Andri terkekeh melihat Dipta loncat seperti itu menghampiri nya . " Rahasia, mau ikut engga? " . Goda Andri,


" Gausah lah bang, kasian Kinoy juga lagi tidur abang gangguin " . Jawab Indri


Dengan cepat Dipta menatap tajam Indri, " Dia nanya sama gue , bukan sama lo . Kenapa si lo harus menjawab pertanyaan yang sama sekali ga tertuju sama lo . Gak bisa emang lo bikin gue bahagia meskipun cuma dikit " . Delik Dipta


" Tadi kan gue tanya lo tidur apa kaga, eh gada jawaban , bukan salah gue dong " . Cuek Indri,


" Berisik lo ah , " Kesal Dipta


Andri tertawa dengan perdebatan mereka . " Jadi mau ikut engga? " . Ulang Andri


Dengan semangat Dipta menangguk, " Aku ikut kemana pun engkau melangkah kan kaki bang, Asal kita berada dijalan yang benar " . Jawab Dipta


" Semoga diiterima disisinya " . Serobot Indri menjawab gombalan Dipta,


Dengan kesal Dipta menoyor Indri, " Pergi lo, adik ipar berkedor pelakor . "


" Dih sialan banget lo, "

__ADS_1


" Udah dong jangan ribut, kalo kelamaan nanti keburu malem . Udah sana siap siap " . Bujuk Andri, karena jika tidaak dipisahkan keduanya akan berdebat panjang.


Dipta bersenandung ria masuk ke kamar mandi setelah mengatakan siap ke Andri .


Febri datang dari bawah bingung karena Dipta tidak ada dikamar , " Gendut mana be? "


" Noh dikamar mandi, mau diajak pergi sama bang Andri " . Jawab Indri seadanya , membuka laptop lalu mengajak Febri untuk menonton Drama China


" Dih sialan banget emang tuh cewek, sok kecantikan banget " . Seru Febri terkejut melihat Drama yang mereka tonton.


" Ih kesel banget gue, kalo gue jadi tuh cewek udah gue remes tuh laki ga konsisten banget sama pendiriannya " . Ucap Indri, kini keduanya saling mengomel menonton drama tersebut , hingga Dipta yang baru keluar dibuat heran


" Apaansilo berdua , berisik banget " .


Indri dan Febri acuh tak menjawab pertanyaan Dipta,


Dipta berisik sendiri mencari baju yang akan ia kenakan nanti kencan bersama Andri, semua bajunya sudah bertumpuk diatas kasur .


" Gue bingung banget milih baju yang mana ya " . Jawab Dipta menggaruk kepalanya,


" Gausa pake baju aja, pasti bang Andri lebih demen . Yakin gue. ". Kata Febri


Indri yang mendengar ucapan ngawur sahabatnya itu dengan segera menggetok kepala Febri dengan Hp, sampai sang empunya mengaduh


" Sakit beg* " .


" Sembarangan lo kalo ngomong, pake baju yang tertutup lo noy, awas aja lo goda abang gue . Kelar hidup lo " . Ancam Indri


" Terus gue harus pake apaan? Gamis? " . Gemas Dipta


" Pake sarung aja, ntar muka lo gue tutupin. Biar kaya kura kura ninja " . Jawab Indri sebal

__ADS_1


Dipta memutar bola matanya malas, memang nya kenapa jika Andri tergoda olehnya, bukan kah itu sebuah keberuntungan.


Dipta mengambil Baju Sabrina yang memperlihatkan Bahu , serta Celana Jeans panjang .


Dipta berputar putar didepan cermin menilai penampilannya, " Hm cantik juga gue, yakali Bang Andri gaakan terpesona " . Gumam Dipta yang masih dapat didengar oleh kedua sahabatnya


" Jangan ngimpi ketinggian, Selera abang gue bukan lo " . Ucap Indri


Dipta memutar bola matanya malas , mengambil tas serta Hpnya lalu menekan knop pintu . " Selagi belum ada jalur kuning melengkung, menikung dengan sepertiga malam, diperbolehkan " . Ucap Dipta hendak keluar


" Iya , asal nanti kalo lo pas lagi ditikungan , terus ada yang nabrak lo sampe mati . Harus lo tau itu gue orangnya ". Jawab Indri, yang membuat Febri tertawa


Dipta keluar dengan perasaan sebal, sahabat macam apa mereka itu, melihat temannya ingin bahagia saja di komentari ,


Dipta menunggu Andri di ruang keluarga, Andri segera menghampiri Dipta dengan pakaian Kasual,


" Oh tuhan, ganteng banget, " Jerit Dipta dalam hati .


" Kamu kenapa? Sampe ngeces gitu? " . Tegur andri


Dipta segera buyar dari lamunanya, dan mengelap bibirnya yang tidak berair . " mana engga ada " . Ucap Dipta


Andri tertawa kencang,


" Abanggggg...... "


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2