
Indri ingin menyerobot dengan cepat Indra menarik lengan Indri untuk kebelakang,
Indri menatap tajam Indra, sedangkan Indra menunjukkan tatapan teduh hingga Indri melunak dan menghembuskan nafas kesalnya .
" Tolong jangan bertindak gegabah, kamu diam saja biar aku yang akan nanganinya . Percaya ya " . Ucap Indra lembut berbisik.
Indra jelas tahu tempramen Indri seperti apa, Jika Indri berbuat kekacuan pasti akan menunjukkan bahwa Indri memang bersalah.
Indri patuh, dan dengan segera mundur untuk kali ini dirinya mengalah akan suatu hal
" Tolong anda pergi dari sini, selagi saya masih berbicara baik-baik . Jika tidak, kamu pasti akan sangat menyesal ". Ucap Indra dingin menatap tajam Sisil,
Sisil segera mengembalikan kesadaran nya, Wajah Indra sangat familiar . Dan Sisil baru menyadari bahwa sosok laki laki didepan nya ini adalah laki laki yang sangat berpengaruh dalam urusan bisnis di negara ini.
Nyali Sisil ciut seketika , Dia enggan jika bertindak lebih gegabah maka perusahaan keluarga nya akan bahaya.
Sisil dengan langkah sebal ia pergi sambil menghentakkan kakinya, dimana semua orang langsung menyoraki wanita pembuat kacau itu.
Dekan dan yang lain bernafas lega , Indra berbalik badan dan tersenyum hangat ke Indri dengan seketika jantung Indri berdegup kencang untuk pertama kalinya.
Indri memegangi dadanya yang seolah berpacu dalam keadaan lari . Ah sial-_
" Udah balik lagi yuk ke atas gausah difikirkan ". Ucap Indra,
__ADS_1
Anggota tubuh Indri seakan merespon dengan cepat titah Indra, Bunda Lela segera memeluk Indri dengan sayang .
" Selama ada Bunda, kamu akan selalu Bunda bela sayang . Jangan takut ya , percaya sama Bunda " . Ujar Bunda Lela,
Indri merasa sangat Bahagia, baru kali ini ada orang yang membela dirinya didepan umum.
Febri dengan cepat menghampiri Indri, " Ini ada apasih, kenapa wanita itu kaya orang gila, Sampe si Dipta ketakutan, apa yang dia bilang engga bener kan be ? " . Tanya Febri,
" Engga, percaya sama gue apa yang dia omongin itu salah, semua itu pasti ada sebabnya " Jawab Indri mengajak Febri dan Bunda kembali ke atas panggung dan melanjutkan acara.
🌷🌷🌷🌷
Rumah~
Indri memarkirkan mobilnya menyuruh untuk Dipta dan Febri masuk kedalam, Indri ingin berbicara terlebih dahulu ke pada Reno untuk segera melenyapkan Sisil agar tidak membuat kekacauan dikemudian hari .
Indri segera berbalik badan , " Kenapa? "
" Ada yang mau abang omongin, naik dulu ke atas " . Titah Andri,
Indri segera naik ke dalam ruangan atas yang biasa menjadi tempat istirahat Andri,
" Mau ngomong apa? , aku masih ada urusan bang . "
__ADS_1
" Apa yang terjadi tadi di kampus? " .
Indri menceritakan segala nya ke Andri .
Andri mengepal kuat tangannya, " Kamu tenang aja, malam ini juga abang pastiin perusahaan dia tidak akan pernah selamat . Berani sekali dia membuat kamu malu . " Tukas Andri geram
" Aku gabisa untuk seperti itu, aku akan merobek mulutnya yang telah berani menghina Bunda Lela didepan umum ".
Andri mencegah dengan segera adiknya, menurut Andri menghancurkan jalan mereka mencari uang saja sudah cukup tidak harus sampai membabat abis keturunan keluarga itu.
" Suatu saat nanti, dia akan menjadi ancaman bang,lebih baik aku mencegah sebelum itu terjadi . Asal abang tau, Jiwa Dipta masih terguncang akan hal itu semua . Abang pasti ngerti, siapapun yang sudah menyentuh orang orang yang aku sayangi, mereka telah menyentuh batas kesabaran aku, "
" Dimana Dipta sekarang? " . Tanya Andri, Bagaimanapun dia merasa tidak enak karena telah melibatkan Dipta dalam hal ini ,
" Kenapa? " .
" Abang mau ajak dia jalan jalan buat bikin dia sedikit lebih tenang " .
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Maaf banget telat update, ketikan aku dari pagi ke hapus terus 😥😥😥😥
.
__ADS_1
.
.