Suamiku

Suamiku
Part 52


__ADS_3

Lestoran


" Lama banget deh, kebiasaan nyuruh kita kemari tapi lo nya kelamaan-_- " Ucap Dipta


" Emang kalian kenapa belum pada makan? " Tanya Indri , duduk di bangku kosong samping Dipta lalu di cegah


" Jangan duduk disono, duduk disebelah nya ". Ucap dipta mencegah


Indri mengernyitkan alisnya . " kenapa? "


" Itu kursi buat Ayang Andri, plis deh, lo nanti sebagai adik ipar ngertiin gue kek yang mau deket sama abang lo ".


Indri berdecak sebal lalu duduk di bangku sebelahnya dimana membuat Dipta tersenyum puas ketika Andri duduk tepat disebelahnya .


" Kenapa belum pada makan? " Tanya Indri lagi


" Nunggu kamu nak, masa nanti kamu makan bekas kita " tutur Bunda Lela , Indri tersenyum mendapat jawaban dari Bunda Lela , hatinya menghangat karena keberadaan dirinya seakan ditunggu .


" Mari Bunda , Ayah kita makan. Indri sudah ada disini "


Bunda dan Ayah Indra mengangguk lalu mereka semua makan bersama di iringi canda kecil dan obrolan ringan .


" Kalian kapan pulang ke Jakarta? " Tanya Ayah Leo ketika sudah selesai makan

__ADS_1


" Sepertinya besok ayah, " Jawab Indra


" Ayah tidak bertanya dengan mu . Ayah bertanya dengan Indri " .


Semua orang menahan tawa mereka, ketika melihat wajah Indra


" Iya Ayah, kami akan pulang esok . lagi pula ketiga teman laki laki ku semua nya akan kembali ke negera mereka masing masing ".


" Apakah kalian tidak tinggal di Jakarta? " .


" Tidak Om " . Jawab mereka serentak


sebenernya mereka semua disuruh memanggil Ayah dan Bunda , karena dipaksa Bunda lela , namun sebagian belum bisa karena masih terasa canggung untuk diucapkan.


" Ah, Ku kira kalian satu kota . karena dari apa yang ku tangkap kalian sangat akrab " .


" Jagalah persahabatan kalian, jaman sekarang sangat susah mencari teman yang benar benar mau menerima kita dan menjaga kita " .


" Iya om kami akan selalu saling menjaga " . Ucap Reza


" Persahabatan itu harus saling jujur, terbuka, bercerita ketika ada masalah . itulah guna nya sahabat untuk membantu kita dikala kita sedih maupun senang "


Indri tertegun dan menyimak diam , Ia berfikir bagaimana jika semua sahabat nya itu tau tentang latar belakang nya . Apakah mereka semua akan membencinya, menjauhi nya .

__ADS_1


" Abang Andri, nanti pulang ke Jakarta atau langsung pulang ke Jerman? " . Tanya Dipta


" Ke Jakarta dulu, Kayanya Abang disana akan tinggal satu bulan . Banyak hal yang harus abang urus ".


" Jangan Capek capek ya bang, nanti kalo capek aku siap kok buat mijitin abang "


" Bener? "


" bener dong bang, Minta yang lain juga gapapa "


" Ngeres dah mulai otak lo, heran gue kalo membahas soal mijit otak lo langsung traveling . " Ucap Indri


" Sirik aja si lo Markonah sama gue, "


" Dih najis amat gue sirik sama lo , gue cuma khawatir kalo sampe abang gue di apa apain sama lo . Abang gue yang masih suci belum tenodai ini , harus di lecehkan dengan seorang perempuan kaya lo " .


Dipta mencibirkan bibirnya tidak terima . " Eh moon maaf ya! gue ini masih suci tak ternodai tak berdebu dan tak berkuman . Jadi harusnya lo seneng, kalo abang lo jatoh nya di dala pelukan gue! "


" Set Udah kaya pembersih lantai dirilo " . Sindiran Tyo


Semua orang tertawa dengan Sindiran Tyo, yang dimana membuat Dipta berdecak sebal


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2