Suamiku

Suamiku
Part 124


__ADS_3

Dipta menata semua makanan malam ini , tidak lupa salad buah kegemaran Dipta ditata sebagus mungkin untuk pencuci mulut .


" Nong, panggilin Bunda sama Nyokap gih " . Titah Dipta yang melihat Febri sedang tidak melakukan apapun selain hanya mengamati ,


Febri berjalan memanggil kedua wanita paruh baya yang sudah ia anggap sebagai orangtuanya ,


" Mama, Bunda ayo makan, udah siap tuh " . Ajak Febri,


Bunda dan Mama bangkit berdiri, keduanya saling merangkul, persis seperti adik kaka , Meskipun Bunda sudah kepala 6 tapi tidak akan ada yang menyangka lantaran wanita paruh baya itu masih terlihat sangat cantik bahkan seperti wanita usia 40 tahun,


" Wah, anak anak Bunda memang paling pinter deh nyenengin hati Bunda " . Puji Bunda


" Iyadong, secara kita tuh selain cantik juga bisa masak " . Jawab Dipta bangga,


Indri dan Febri memutar bola mata mereka malas, " Alah, orang lo cuma nyuci sayuran doang aja bangga " . Sindir Febri


Dipta berdecak malas, " Bisa ga sih lo, baik baikin gue didepan mertua gue? , mumpung mertua gue belon tau kalo punya mantu sesungguhnya " .


" Udah makan dulu, jangan berdebat " .


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Mama pulang kerumah Utama keluarga Dawnson,


Mama pergi ruang kerja papa .


" Kak, ada yang mau saya omongin " . Ucap Mama


Papa bangkit dari kursi duduk di sofa lalu mama ikut duduk di samping papa ,

__ADS_1


" Ada apa? ".


" Aku ketemu tante Lela ". Ucap mama


" Tante Lela sahabat mami kamu? " .


Mama mengangguk , " Tante Lela nagih janji soal perjodohan yang dilakukan bersama mami dulu " .


" Lah kan kamu udah punya saya, masa iya kamu dijodohin sama anaknya tante, lagipula mana mau anaknya tante Lela nikah sama kamu " . Jawab papa enteng


" Aish, kamu ini . meskipun aku udah punya suami sama anak , aku masih cantik ya " .


Papa terkekeh, " iya, kamu memang selalu cantik dimata saya dek, " Papa mencubit gemas pipi mama yang tampak cemberut


" Terus gimana masalah perjodohan? " . Tanya Papa


" Tante minta kita jodohin sama Indri pa " .


" Itu yang aku pikirin, kamu sendiri kan tau gimana keras kepalanya anak mu itu, dan lagi latar belakang dia sebagai ketua mafia . Huft bikin mama pusing " . Ucap Mama menangkup wajahnya,


" Apakah mereka pernah bertemu? " .Tanya mama


" Bahkan mereka tadi itu masak bersama dirumah Indri, dan anaknya Tante Lela itu adalah bos ditempat Indri magang ".


" Apakah Indra Dinata yang mama maksud? " .


" Iya, papa pernah bertemu? ".


" Yaallah, papa melupakan keluarga itu yang ternyata adalah sahabat mami kamu, papa sering bertemu keluarga itu ma , apalagi kami bekerja sama dalam bisnis , "

__ADS_1


" Bagaimana ini pah , apa menurutmu Indri akan menerima, Kamu pun tau keluarga kita baru saja berdamai dalam masalah ".


" Lebih baik, Andri saja yang merayu adiknya . Kalau kita yang ada malah membuat masalah " .


Mama menghela nafas dan ketukan dipintu membuat mama bangkit ,


" Loh mama , tumben di sini " . tanya Andri


Mama menggetok kepala Andri, " inikan rumah mama juga , kalau kalau kamu lupa bang , "


Andri tertawa , " baiklah baiklah, "


Mama menyeret tangan Andri masuk kedalam, Andri mengernyit heran seperti nya akan ada hal serius yang akan dibahas.


" Ada apasih, pa ma? " . Tanya Andri


Mama menceritakan segala nya kepada Andri, Andri terhenyak ditempat , terpaku dan tertegun tentu saja ia rasakan tentang cerita mama ,


" Seriously? " . Ucap Andri memastikan


Mama dan Papa mengangguk , " Oh, Shi* " .


" Bagaimana menurut kamu bang? " . Tanya Mama


" Abang baru aja mau mengabari kalian, kalau abang bakalan ngenalin tunangan abang minggu depan, tapi ternyata kali ini sepertinya abang harus mengalah untuk Indri " .


Mama dan Papa saling pandang , benarkah Anak sulungnya ini akan menimang wanita , selama ini mereka bahkan tidak tau jikalau Andri sudah bertunangan


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2