Suamiku

Suamiku
Part 97


__ADS_3

Indri bertolak pinggang masih dengan posisi yang berada di lapangan . dibawah sinar matahari yang lumayan terik dan melihat orang yang amat menjengkelkan membuat emosinya tibatiba jadi rusak.


" Ayosi neduh, lagian pulang kan masih lama . Gue udah kepanasan banget . Sia sia gue perawatan pake skine care dari Bunda Lela . " Ucap Dipta yang memang sudah berkeringat .


Bastian , Alfin dan Husen menghampiri ketiganya.


" Ayo kekantin lagi . " Ajak Bastian


" Ngapain? . " Tanya Febri


" Ya ngopilah , sebelum mulai bantuin nyusun acara " .


" Iya ayo, udah kepanasan gitu . Keringet udah bercucuran . Gue yakin ketek lo juga udah pada basah " . Ledek Husen,


Dipta berceroros sebal. " Yang benar aja meskipun gue berkeringat . Tapi kaga perlu ketek dibawa bawa ." Omelnya


Husen terkekeh geli . Melihat omelan Dipta ,


" Wah ga gitu juga lo ngeledek ayangbep gue Sen, galiat apa lo ada gue disini . Berani banget lo ngebully calon Ibu dari anak anak gue nanti " . Ucap Alfin seolah tidak terima


Dipta memutar bola matanya malas . " Pengen banget lo jadi suami gue? "

__ADS_1


Alfin mengangguk mantap . " Banget banget Dip , "


" Sayangnya lo bukan tipe gue " .


" Apasih kurang nya gue . Ganteng kaga , kaya kaga , Punya istri kaga , terus apa lagi yang kurang " .


" Karena lo ke banyakan kaga nya " . Decak Dipta


Alfin, pemuda tampan yang terus mengejar Dipta tertawa, Semakin gemas melihat wanita yang ia sukai itu mengomel.


Meskipun Indri adalah Primadona, tapi menurut nya Dipta tidak kalah cantik . dan yang pastinya saingannya juga tidak lah sebanyak Jika ia mengejar Indri .


" Udah ayo. Gue panas banget nih . Belom laku udah buluk duluan gue yang ada " . Ajak Bastian.


🌷🌷🌷🌷🌷


Tempat lain.


Indra membuang semua laporan hasil kerja sekertaris pengganti Indri selama ia kuliah . Wanita yang lumayan cantik dari definisi Akutansi , Anak magang dari Kampus lain.


" Kamu gabisa ya ngehendle jadwal saya " . Bentak Indra kencanh membuat gadis dihadapannya gemetar ketakutan .

__ADS_1


Selama ia ditunjuk , hari hari baik berubah menjadi buruk karena sifat Indra yang pemarah , dingin , dan cuek . itu membuat gadis bernama Caca depresi . Hendak melambaikan tangan ke arah CCTV.


Padahal ia sudah melakukan semua yang Indra perintah kan , namun masih saja salah menurut nya . Gadis itu jadi bingung sendiri apakah Indri anak magang yang diperebutkan oleh karyawan di PT ini merasakan apa yang ia rasakan juga.


Tapi Gadis itu dengar bahwa Indri akrab dengan Orang tua dari Bos bersifat dingin ini . Meskipun tampan dan jadi incaran oleh wanita wanita sifatnya amat menjengkelkan.


" Sabar ca , sabar cuma seminggu doang nasib lo begini . anggep aja lo kalah lotre ". Batin Caca yang sudah keluar dari ruangan Indra .


Indra mengerang prustasi , kenapa ketidak hadiran Indri membuat Sifatnya yang dulu kembali lagi . Dirinya jadi rindu dengan tatapan tajam dan mulut pedas Indri yang selalu membangkang .


Padahal Jika dipikir pikir apa baik nya Indri itu, selain cantik dan Pintar sifatnya sangat menakutkan. Berbeda dengan kebanyakan wanita diluar sana yang sangat menyanjung tinggi sifat lemah lembut dan penurut.


Indra mengacak rambutnya geram. baru tidak bertemu 4 hari saja dirinya jadi uring uringan. Rindu berdebat dengan wanita aneh yang beberapa bulan ini selalu hadir disisinya.


Indra jadi mengingat Momen waktu Di Bali dan Jepang, senyum Ceria Indri berputar putar dikepalanya .


Indra ingat jika ia punya foto Indri yang ia potret secara diam diam.


Indra secara tidak sadar tersenyum. Dan Moodnya kembali baik lagi.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2