
Indra suntuk dengan pekerjaan belakang ini , dia menghubungi Raka sahabat nya .
" Dimana bro? " . Telepon Indra
" Apartemen, kenapa tumben " .
" Club indri yuk " . Ajak Indra
" Wah kangen lo ? "
Indra diam saja , " Gue otw sekarang, lo siap siap ya " .
Indra mengambil Jaket Levil nya , Kunci mobil serta Hp. Lalu turun kebawah ,
" Mau kemana Bang? ". Tanya Bunda Lela, yang saat itu tengah membaca majalah,
" Main Bun, " Pamit Indra
" Hati-hati ya " .
Indra menjalankan mobilnya kearah Apartemen Raka,
🌷🌷🌷🌷🌷
Club
Indra dan Raka berjalan, Club Indri sudah dipenuhi orang orang didalamnya . Mata Indra berkelana , Lalu menemukan sosok yang ia cari sedang dikrubuni oleh banyak nya Pria.
Mata Raka bergerak menyusuri tatapan Indra, yang ternyata sedang mengamati Murid nya dari sini.
Raka berjalan gontai menghampiri Indri, " Masih ada waktu untuk santai ya, Padahal besok udah mulai acaranya . " Ucap Raka duduk di sofa kosong
Mereka semua terkejut dengan kedatangan dosen, sekaligus Rival Bastian dan Husen dalam urusan Cinta.
Indra berdecak sebal, Dirinya ditinggal seorang diri oleh sahabat kampret nya . Indra ikut menghampiri yang lain
" Bapak ngapain si , Udah seharian ketemu, masih nongol aja disini. Gabisa banget buat saya deketin Indri " . Decak Husen, sedangkan Raka yang diomeli tidak perduli. Raka Menatap Indri yang menggunakan celana Jeans Pendek, dan Tangktop sangat seksi . Memperlihatkan kaki jengjangnya.
Raka menelan ludahnya kasar, meskipun baju yang dipakai terkesan santai , tapi tetap saja membuat Indri cantik .
Indra yang mendengar ucapan itu sedikit tidak suka , ia menatap tajam ke 3 laki laki yang duduknya berdekatan dengan Indri.
" Eh Pak Indra di sini juga " . Tanya Dipta
Indra mengangguk , dirinya belum berani duduk jika belum ditawarkan.
" Duduk pak " . Suruh Febri
Indra duduk bersampingan dengan Raka , yang langsung menghadap Indri ,
" Siapa Ndri? " . Bisik Husen, ketika melihat laki laki yang lebih tampan darinya . Duduk dengan santai dan dikenali oleh ketiga primadonya itu.
" Bos gue ditempat magang . " Jawab Indri, menyuruh semuanya berkenalan.
" Wah , Saya denger tadi siang kalian sempet ada masalah ya sama anak baru ? " . Tanya Raka meneguk minuman digelas kosong yang entah punya siapa, yang terpenting gelasnya masih bersih.
" Bapak kaya ibu ibu gangan saya deh, yang suka banget gosip " . Ucap Febri
" CCTV Kampus lebih canggih dari buatan Jepang, Tanpa listrik tanpa kabel , Kelebihannya mampu memperpanjang cerita . Mampu memutar balikan fakta , Mampu menyebar luaskan berita tanpa diperintah . Benarkan Pak Raka " . Sindir Dipta
Raka berdecak, " Yah engga gitu juga Dipta, Saya hanya mendengar gosip anak anak aja pas ngajar di jurusan lain . Kalian kan memang terkenal pembuat masalah " .
Indri tidak terima , " Maaf ya pak, saya tidak pernah menyenggol seseorang, jika orang itu dengan sengaja menyenggol saya " .
__ADS_1
Raka berdehem, Tidak enak hati Jika Indri sudah mulai angkat bicara . " Maaf " . Lirihnya
Indri diam saja, suasana tampak canggung .
" Sayang, Aku denger suara kamu bagus , nyanyi dong . sekalian ngehibur kita kita " . Suruh Husen
Indra mendengar sebutan sayang ke Indri, sudah mengepalkan tangannya, Hatinya bergemuruh marah , tatapannya seolah ingin membunuh . Namun tidak ada yang menyadari.
" Kinoy kalo ga Jenong aja lah, ngapa jadi gue " . Tolak Indri meneguk segelas lagi minuman beralkohol itu .
" Dih koo gue, Gue itu kalo konser nyanyi cuma berani dikamar mandi, yang disaksikan dengan Odol, sabun, sikat gigi , dan gayung . Kalo gue nyanyi didepan sono . Gue yakin lo semua bakalan masuk UGD karena nantinya bakalan pecah gendang telinga ",
" Iyalah, secara lo kan ngomong aja udah kaya Kaleng Rombeng . " Ucap Bastian .
" Ayo dong, " Bujuk Husen, Dan Bastian . Yang teramat penasaran dengan suara Indri.
Indri berdehem , " Oke, tapi pas gue nyanyi. awas lo semua pada minggat ya " . Ancam Indri.
Indri berdiri menuju panggung yang sengaja dibuat .
Indri memilih Lagu Cinta dan Luka ( Papinka )
***betapa hancur hatiku
bila ku mengingat kamu
tiada kusangka teganya dirimu
kau khianati cintaku
bagaimana caranya untuk
melupakan tentang kamu
agar tak terus merasa rindu
rindu yang terus mengganggu
benci kepadamu
maafkan aku tak lagi
menginginkanmu
kau berikan cinta
tapi kau juga memberi luka
luka yang buatku menyatakan
keinginan tak ingin bertahan
tak pernah ku minta
kau beralih mencintai dia
kurang apa haru
bagaimana semestinya
agar bisa buatmu bahagia
bagaimana caranya untuk
__ADS_1
melupakan tentang kamu
agar tak terus merasa rindu
rindu yang terus mengganggu
benci kepadamu
maafkan aku tak lagi
menginginkanmu
kau berikan cinta
tapi kau juga memberi luka
luka yang buatku menyatakan
keinginan tak ingin bertahan
tak pernah ku minta
kau beralih mencintai dia
kurang apa harus bagaimana semestinya
agar bisa buatmu bahagia
kau berikan cinta
tapi kau juga memberi luka
kurang apa harus bagaimana semestinya
agar bisa buatmu bahagia
🌷🌷🌷***
Indri menyanyi dengan segala ingatan Refa terbesit di memorinya , Hatinya sedikit sakit ketika mengingat sosok laki laki itu yang telah tega mengkhianati Indri dengan sahabat nya sendiri.
Dipta, Febri, Bastian, dan Husen tertegun dengan nyanyian Indri, bukan hanya suara merdunya . Namun terdengar jelas Pilu nada yang ia nyanyikan .
Sedangkan Indra dan Raka masih terkagum-kagum dengan suara emas Indri, melodi pelan benar benar ia kuasi .
Isi Club yang biasanya Jedag Jedug kini diisi dengan suara pilu Indri.
Tepuk tangan meriah mereka keluarkan dengan nyanyian Indri
.
.
.
Bonus foto Author deh ya, pusing nyari kata kata .
Ngurus novel , ngurus suamik kuu yang amat bawel kalo dianggurin bikin novel 😄
.
.
__ADS_1