Suamiku

Suamiku
Part 120


__ADS_3

Dipta melonggarkan pelukan Andri,


" Aku boleh tanya sesuatu ? " . Tanya Dipta


Andri mengangguk , " Boleh, mau tanya apa? "


" tentang Kejadian waktu itu aku minta maaf sebelumnya karena udah bikin kalian repot . Tapi jujur aku shock saat Indri berubah menjadi lebih menyeramkan, "


Andri mengulas senyum, " kamu udah abang anggep sebagai adek abang sendiri sama febri tentunya kalian engga perlu ngerasa ngerepotin. dan untuk Indri, kalian tentu tau bukan Indri diasuh oleh mendiang Grandpa dan Grandma , dia ditekan untuk menjadi wanita kuat dan tidak lemah , oleh sebab itu sifatnya mungkin akan lebih menyeramkan . Makanya kalau nanti Indri marah, tolong kalian cegah karena Indri punya sifat kejam tidak kenal ampun oleh siapapun , " tutur Andri mengajak Dipta untuk duduk disalah satu bangku .


Dipta menghela nafas , " Aku emang kenal Indri, tapi semenjak melihat itu, aku merasa kurang mengenal Indri lebih baik, "


" Kamu gausah difikirin , Indri begitu pasti ada sebab, kalian juga tau bukan Indri bukan tipe wanita yang suka mencari masalah duluan, Indri paling tidak suka jika ada orang yang menyakiti orang orang terdekat nya . Mungkin suatu saat nanti kamu pasti akan lebih takut jika tau sosok Indri yang sebenarnya , tapi kamu gausah khawatir Indri melakukan semua itu untuk kebaikan yang lain . "


" Abang emang nya engga terlalu dekat ya sama Indri? " .

__ADS_1


Andri terkekeh , mengalihkan pandangannya ke arah lain sambil menghembuskan nafas nya . " Iya, Abang tidak terlalu dekat dengan dia , karena abang sama Indri dibesarkan bukan dari tangan Mama dan Papa . Makanya abang berusaha sebisa mungkin untuk melindungi Indri dengan cara lain . Abang berharap kalian semua dapat menemukan tambatan hati masing masing agar kalian juga dapat merasakan aman bersama orang orang yang mencintai kalian dengan tulus " .


Dipta menatap Andi dengan sedih, " Bang, menurut abang , Aku pantes ga sih untuk bahagia . "


Andri tersenyum, " semua orang pantas bahagia noy , "


" Kalau aku bilang kebahagiaan aku sama abang gimana? " . gombal Dipta


" Abang gabisa untuk mencintai sahabat dari adik abang, karena abang gamau suatu saat nanti abang akan merusak persahabatan kalian " . Ucap Andri teduh


" Kenapa gitu? , apa karena aku gapantes ya sama bang Andri? " . tanya Dipta


Deg....


Dipta memegang dadanya yang terasa nyeri, pupus sudah harapannya untuk mengejar cinta Andri, Dipta bukan tipikal wanita yang akan merusak kebahagiaan orang lain,

__ADS_1


Andri sebenarnya menyadari jika Dipta menaruh harapan terhadap dirinya, oleh sebab itu dia mengajak Dipta berbicara secara pribadi agar dapat memberitahu .


" Abang ga bercanda kan? " . tanya Dipta memastikan ,


Andri menggeleng, " Jangan naruh harapan sama Abang ya Noy, karena abang gabisa untuk balas perasaan kamu . Kamu bisa untuk mendapatkan lelaki yang tulus mencintai kamu, "


Dipta terisak baru saja dirinya merasa kan debaran jantung yang tak karuan oleh seorang laki laki, namun pupus sudah karena mengetahui kenyataan nya . Dipta harus sesegera mungkin menghapus perasaan itu, agar tidak menyakiti siapapun.


" Pasti dia wanita yang beruntung karena dapetin hati bang Andri, aku jadi iri " .


" Nanti minggu depan abang akan jemput wanita itu, untuk memperkenalkan dengan kalian, dia wanita yang sangat lembut dan baik hati ".


Sudah cukup Dipta mendengar Andri memuji wanita lain dihadapannya , belum juga Dipta menata perasaan untuk menghapus rasa cinta nya terhadap Andri, kini dengan cepat Andri hancurkan dalam beberapa detik .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2