Suamiku

Suamiku
Part 86


__ADS_3

Dipta dan Febri memutuskan untuk pergi ke Club saja malam ini , sedikit minum mungkin dapat meredakan emosi yang sedari pagi mereka rasakan .


Disana sudah ada rombongan Reno Dkk. duduk manis sambil mengawasi pengujung.


" Hay para pria taman " . Sapa Dipta mendaratkan bokong nya di sofa .


" Mau minum apa nona ? " . tanya Farel


" Hm . Vodka aja . Biar jadi pelengkap hari ini " . ucap Febri


Farel bingung dengan ucapan Febri , " maksudnya nona? ".


" Ya biar gue bisa ngerasain, kalo hari ini bukan cuma pait tapi puyeng juga. "


Farel yang masih ambigu memilih pura pura tahu saja .


" Kalau anda nona Dipta? " . Tanya Farel


" Samain , tapi sekalian bawa Es jeruk ya . mulut gue pait banget " .


Farel segera beralu menyiapkan pesanan kedua sahabat bosnya .


sudah mereka tebak , kedatangan kedua sahabatnya di setiap malam pasti menghilangkan kejenuhan .


pesanan sudah datang di bawa oleh pelayan Club . Mereka minum bersama sama . " Chise " .


sedang asik minum , ada seorang laki laki datang menghampiri .


" Hay . boleh ikut gabung ? " .


Mereka mengangguk , hal seperti ini selalu terjadi setiap malam kalau mereka datang ke Club .


" Kenalin nama ku Gala " .

__ADS_1


mereka berkenalan . namun Gala dengan cepat teringat wajah seseorang ketika melihat Dipta.


" Hm. kalau engga salah, kamu itu salah satu model majalah kan? . sering jadi model atau iklan gitu ya? . dan kamu juga Selebgra* di dunia maya? " . Tebak Gala . yang merupakan seseorang yang berkecimpung dalam bisnis seperti itu .


" iya , kenapa " . Jawab Dipta seadaanya . Entah malam ini dirinya sedang tidak mood untuk menggoda orang . Akibat Mood yang sedari pagi sudah ancur berlanjut sampai sekarang .


" Engga, kok kamu Di foto sama yang aslinya beda ya . "


" Iya , Sengaja . Biar kalo ada yang nyantet gue , setannya bingung " .


Gala tertawa, dingin sekai reaksinya . padahal niat nya gala ingin memuji , tapi malah dijawab dengan ucapan dingin. dirinya jadi ribet sendiri .


Dipta ingin mengalihkan topik dan kebetulan ia melihat tetangga nya yaitu Erna.


berulang ulang kali Dipta memanggil Erna , namun yang dipanggil tidak kunjung menoleh .


Dengan gemas Dipta menghampiri Erna , menariknya ke tempat dia tadi duduk .


Erna yang di diomelin hanya tertawa tidak berdosa , sedangkan semua orang yang melihat Dipta ngomel sudah tertawa terbahak bahak .


" dikasih taunya bukannya dengerin, malah nyengir lo , udah kaya lagi iklan pepsode** " .


" Saya ga denger nona Dipta, lagian ini musik kenceng banget . saya dari tadi udah megang jantung aja takut mati mendadak karena terlalu berisik " . Ucap Erna menjelaskan .


Dipta yang berniat ingin bercanda dengan Erna malah menjadi kesal Sendiri , karena respon Erna yang sangat lambat .. Erna sosok tetangga yang dapat diajak adu argumen dan tidak gampang sakit hatian. Dipta dapat menilai itu dari awal mereka berjumpa ketika mereka membeli gorengan .


Gala yang melihat kejadian lucu didepannya itu tidak henti tertawa . Dipta mengusir Erna dengan halus ,


" Eh Dipta " . panggil Gala


" Iya, Kenapa? "


" Itu , kaki kamu kenapa? "

__ADS_1


" Kenapa? , engga kenapa kenapa kok " .


" eh tapi kok itu kaya luka sama lecet gituya ".


" Apaansilo . Jangan ngadi ngadi lo ye, gue ga ngerasa sakit " .


" Beneran gasakit? "


" Iya bener . "


" Yakin " .


" Bodoamat , seterah lo! .


" Bisa jalan? "


" Bisa , buset . tadi pan gue jalan narik Erna kemari bisa, dan engga kenapa kenapa . Pake ditanya bisa jalan apa kaga ."


" Yuk .. Kapan " .


Dipta mengerjap bingung . Memahami maksud perkataan dari gala .


" Eh tar gue aduin bapak lo ye . istighfar lo jadi laki laki " . Ucap Dipta


Bukannya sakit hati Gala malah semakin gencar menggoda Dipta.


Febri heran baru kali ini ia melihat Dipta se ketus itu dengan laki laki . Apalagi Gala lumayan tampan.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2