
Indonesia~
Sedari masuk kantor , Dipta dan Febri seperti biasa sudah di buat jengkel dengan suruhan . Bukan karena disuruh nya, melainkan setiap bertemu Kedua HRD yang sangat mengesalkan itu selalu saja menyindir.
" Tolong dong, buatin saya kopi susu panas " . Titah Imelda selaku HRD .
Febri yang baru saja sampai habis memfotokopi berkas yang disuruh oleh Bu Imel, menghela nafas . berulang kali Beristighfar.
" Emang gabisa ya nyuruh nya sekalian, dikata lantai 10 sama lantai 1 deket kali . Meskipun pake Lift juga kan capek " . Batin Febri
Febri dengan segera pergi mengambil kan pesanan HRD itu, kepergian Febri membuat Imel sekalu HRD mulai bergosip yang tidak tidak.
Febri dengan hati hati membawa gelas kopi susu yang panas ke ruangan HRD.
Entah disengaja atau tidak, Febri tersandung dan sedikit air tumpah ke baju Bu Imel.
__ADS_1
Bu imel yang terkena siraman kopi panas itu segera naik pitam . Matanya melotot .
" Kamu bisa ga si disuruh kerja yang becus? . Disuruh bikin kopi saja kamu sampe nyiram air nya ke baju saya. Kamu kira Baju yang saya pakai murah?. Dan kamu sangka air yang kamu cipratin ini ga panas hah?. Masih jadi anak magang aja kamu engga ada sopan nya sama saya selaku atasan hah! . saya akan aduin cara kerja kamu yang ga becus ini sama Pak Indra . Biar pak Indra membuka matanya lebar , telah memperkerjakan kamu di Perusahaan ini! ". Ucap bu imel
" Saya ga sengaja bu, lagian kaki ibu kenapa harus lurus seperti itu. Saya minta maaf " Ucap Febri
" Kamu saya kasih tau malah balik nyalahin saya! emang anak kurang ajar , Saya ini atasan kamu, dan umur saya lebih tua! Orang tua kamu gak mendidik kamu untuk belajar sopan ya! Sini biar saya yang didik kamu . " Ucapnya hendak melayangkan pukulan
Semua orang sudah berkurumun untuk melihat kejadian yang menghebohkan itu.
Indri menangkis tangan Bu Imel dengan cepat, dan menghempaskan tangan nya dengan kasar .
" Ibu imelda yang terhormat, Anda mungkin lebih tua dari kami . Dan anda juga atasan disini . Tapi jika anda berprilaku seperti ini jangan harap anda mau saya hormati. Ibu tidak pantas untuk membawa bawa nama orang tua dalam pekerjaan . Dan lebih tidak pantas lagi Ibu ingin memukul teman saya. Sekali ibu berani menyentuh mereka , jangan harap saya akan berlaku tunduk. Pukulan akan saya balas dengan pukulan. Ibu lebih tua dari kita, tapi etika dan cara ibu seperti ini tidak seperti orang yang berpendidikan. Jika ibu bangga dengan posisi ibu dan berharap kita akan takut . Ibu salah, Saya bahkan berani untuk menampar mulut ibu yang tidak berguna itu. " Ucap Indri .
Semua orang yang menyaksikan terdengar bisik bisik dan Indri tidak perduli . ternyata kepergian nya membuat Sahabat menjadi seperti ini tentu dirinya tidak terima.
__ADS_1
" Kamu siapa berani berbicara seperti itu dengan saya . Saya atasan kamu yang wajib kamu hormati " .
Indri tertawa dengan kencang . Melirik sinis . ". ibu baru atasan dan menjabat sebagai HRD saja sudah sesombong ini.! Bahkan Presiden sekalipun akan saya lawan, Jika dia tidak dapat menghargai orang lain . " Balas Indri mengambil gelas yang berisikan Kopi panas , lalu melempar nya ke arah Dinding.
Semua HRD yang melihat keberanian Indri seaakan takut tak berkutik.
" Saya tidak pernah mencari muka selama magang disini , begitupun dengan kedua teman saya . Jika Pak Indra dekat dengan saya apa masalahnya dengan Ibu? . Ibu sirik dengan kami? . Makanya berusaha lah untuk mencari muka . Saya sudah bersikap sehormat mungkin dengan kalian, Jika balasan kalian seperti ini saya bahkan tidak sudi untuk menghargai kalian. " Ucap Indri menarik Febri pergi
Belum keluar dari ruangan Indri berbalik badan. " Itu baru gelas yang saya pecahkan hanya karena Ibu sedikit kecipratan Air panas , Jika Saya tau ibu semena mena lagi atau bergosip yang tidak tidak, saya sendiri yang akan memastikan bukan hanya gelas , tapi mulut ibu yang saya pecahkan". Ancam Indri lalu pergi , membuyarkan sekolompok orang orang kepo
.
.
.
__ADS_1