Suamiku

Suamiku
Part 103


__ADS_3

Indri kembali duduk di ruangan Teman temannya berada.


" Gilaakk bagus banget suara lo Sayang . " Puji Husen ,


" Lo kenapa ga nyanyi lagu dangdut aja si bee? " . Tanya Febri


" Lagu dangdut apaan? " . Tanya Indri balik


" ituloh , Yang liriknya begini . Kurindu gaya mu ketika bercintaa ..... tawa lepas renyah ceriaa.... Kurindu gaya mu ketika ganti gayaaa .... Meluluhkan segenap jiwa .. kurindu gayamu membujuk ketika diriku merajuk .... Kurindu bagaimana kau mengasihi ketika ku merasa sedih.... kini kutelah kembali , kembali padamu kasih setelah lama ditinggal pergi .. rinduuu segala gala gala gala galaanyaaa .. " nyanyi Dipta sambil berdiri seakan memegang mic , dan tangan yang ia ayunkan diudara.


Semua orang disana jengah namun tertawa juga


" Bukan bercinta malih, Tapi bercanda sama bermanja bukan ganti gaya . Wah lama lama otaklu udah mulai konslet , kebanyakan berfikir kotor " . Tuduh Bastian


" Eh? emang bukan gitu liriknya? ". Tanya Dipta cengengesan


" Lagian lagu yang dinyanyiin si Indri, Galau banget. Empet gue dengernya " . Lanjut Dipta lagi


" Iya, Kaya si Refa mantan lo itu gantengnya keebangetan. " Tambah Bastian


" Dih, pede banget gue nyanyiin buat dia. Gue itu tadi bingung mau nyanyi apa. gue nyanyiin Inggris, Takut lo semua pada nangis ga ngerti artinya " . Bantah Indri menggaruk pangkal hidung nya .


Febri dan Dipta yang tau jelas , Jika Indri menggaruk bagian itu berarti Indri sedang berbohong.


" Jangan minum banyak banyak, inget besok udah mulai acara di kampus lohya " . Kata Raka


" Mabuk dikit mah gapapa lah pak. Lagian juga kan ada bapak disini " . Ucap Alfin,

__ADS_1


" Tau, ngapain si pak disini? . Ganggu saya aja mau PDKT sama Yayang Indri . Sama aja Kaya Husen, pengganggu " . Decak Bastian


Husen , Indra , Raka melirik Bastian tajam . Sedangkan Bastian hanya cuek saja,


" Kalian berapa lama ambil cuti untuk acara dikampus? ". Tanya Indra membuka obrolan, karena sedari tadi diri nya hanya mengamati.


" Seminggu kayanya ". Jawab Indri


" Kenapa ? Bapak Udah kangen ya sama kita bertiga " . Ledek Dipta


Indra tertegun ditempat, lalu berdehem. " Engga, saya fikir kalian engga bakalan masuk lagi, karena kejadian waktu itu " .


" Yah, masalah kaya gitu mah udah biasa pak. lagian juga saya puas kok melihat reaksi orang orang disana ketika Indri membalikan semua ucapan mereka " . Kata Febri, menuangkan secangkir minuman


Andri datang dengan pakaian kasualnya, tangan yang ia masuki kedalam kantung celana membuat Ketampanan nya dimata Dipta bertambah.


" Abang tumben kesini ? " . Tanya Indri ketika Andri sudah duduk disampingnya


" Wah minumannya kurang nih be. gue pesen lagi ya ". tanya Febri , Indri mengangguk sebagai jawaban.


Beberapa menit kemudian Febri membawa 5 botol minuman lain , yang kadar alkoholnya tidak tinggi dan juga beberapa gelas baru.


Indri menuangkan minuman ke semua gelas , lalu bersulang bersama.


" Abang jangan kebanyakan minum yah ". tegur Dipta


" Kenapa? " . Tanya Andri ketika dirinya menuangkan segelas penuh minuman .

__ADS_1


" Besok kan abang kerja, nanti kepalanya sakit kalo kebanyakan minum ".


" Enggaklah, abang mah udah biasa noy " . Ucap Andri tidak perduli


" Sudah mabuk minuman asal jangan mabuk janda , sudah dipastikan aku tak memaafkan . Tak Sudi ku tak sudi..... " .Nyanyi Dipta seolah merasa tersakiti yang membuat semua orang disana memutar bola matanya malas


Kenapa jika ada Andri, Dipta selalu menjadi wanita yang haus akan perhatian .


" Kamu nanyi Noy? " . Tanya Andri


" Engga bang, lagi baca mantra " . Jawab Dipta kesal, padahal dirinya sudah mengkode , namun malah ditanggapi seperti itu.


" Lo kok dari tadi nyanyi dangdut mulu si Dip? " . Tanya Husen,


" Cita citalo emangnya jadi Penyanyi Dangdut? " .Tanya Bastian


" Gue engga punya cita cita selaen jadi istrinya Bang Andri ". Jawab Dipta bersidekap dada .


" Kamu mau emang Ndri, punya ipar yang modelnya kaya Dipta begini? " . Tanya Raka tidak percaya


" Engga pak, meskipun dia sahabat saya juga, saya gamau dia jadi Ipar saya . " Ucap Indri


" Lo kok gitu sibe sama gue . Abang belain atulah akunya " . Ucap Dipta memohon dengan wajah melas ke arah Andri, yang hanya di jawab dengan kedikan dibahu itu membuat Dipta mencibir kan bibirnya


" Kumenangissss ...... membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku " ....... Nyanyi Dipta dengan seolah menghapus air mata .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2