Suamiku

Suamiku
Part 58


__ADS_3

Febri , Dipta dan Sigit sudah ikut bergabung dengan Indri


" Pacar kamu Nong? " Tanya Mama


" Iya ma "


" Tampan ya , kamu kapan nak punya pacar, Jenong saja sudah punya " . Keluh mama


Indri terbatuk mendengar ucapan mama nya . " Apasih, "


" Tenang ma , Indri udah punya kok "


Mama berbinar, senang mendengar ucapan Dipta . " Ohiya siapa? . kok ga ngenalin kemama "


" Ceo diperusahaan kita magang ma , ganteng . temen bang Indra juga, Tapi menurut kinoy si gantengan Bang Andri tetep " . Ucap Dipta Genit


Indri menatap tajam kearah Dipta, yang sering sekali bergosip dengan hal yang tidak benar . " Gausah ngadi ngadi lo " .


" Hm, mama pernah ketemu ga? "


" Pernah , waktu dikantor polisi itu loh ma " Jawab Dipta


" Yang mana? kan ada dua . "


" Yang salaman pertama sama papa "


Mama mengingat ngingat , lalu dia tersenyum senang . " Oalah, tampan loh Dek, kamu kok jahat si ga ngenalin ke mama "


" Apasih, mama percaya emang sama omongan Dipta? , Mama kan tau sendiri dia itu suka ngada ngada . " Ucap Indri,

__ADS_1


Belum sempat mama kembali bertanya , Andri lebih dulu memotong . " Kamu kenapa dikantor polisi, ada apa? " Tanya Andri ,


Indri segera menghela nafas , akibat ucapan bocor Dipta mau tidak mau ia bercerita . Andri tertawa bangga dengan apa yang dilakukan adiknya itu , " Keren dek, ga sia sia kamu jadi adek abang " .


Dipta berdecih, kenapa Indri yang di puji bukan dirinya .


Hari sudah mulai gelap . Indri segera masuk ke kamar dan membereskan semua perlengkapan yang akan ia bawa ke rumah barunya.


Mama sempat ingin ikut, tapi dilarang oleh Indri . Ribet kalau nanti mama tidak ada , papa nya akan mencari kesana kemari. Apalagi Indri masih enggan bertemu dengan papa nya itu,


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sampai di Perumahan Gading Indah , Dipta Febri Indri sibuk menata semua barang barangnya ditempat yang telah ada . Bahkan mereka bertiga sempat berebut tempat . Tapi tetap saja yang menang adalah Indri .


Andri dan Sigit sedang berada di ruang keluarga , Ngobrol tentang Bisnis yang rencana nya Andri akan membuat perusahaan besar dan akan dikelola oleh Sigit sebagai Direktur Utama . .


Sigit sempat menolak, tapi Andri memaksa . Karena Andri tau bagaimana Sigit cukup dapat diandalkan .


Ternyata Reno datang untuk bertemu dengan Indri , Reno sudah berkali kali menghubungi Indri namun tidak ada jawaban , jadi ia terpaksa harus mendatangi Rumah Indri


" Nona Clara, Saya mau memperkenalkan anggota baru kita " Ucap Reno..


" Reno, bisa ga mulai saat ini kalau aku lagi di lingkungan teman teman ku . kamu jangan panggil Clara, Panggil saja aku Indri mulai saat ini . "


Reno menangguk , " Baik , Nona Indri "


" Sebentar ya, aku pamit dulu sama teman ku yang didalam . nanti aku menyusul "


Reno segera pergi , dan Indri kembali keruang keluarga untuk pamit sebentar dan bilang ada urusan yang harus ia tangani .

__ADS_1


Kedua sahabatnya tampak tidak peduli mereka asik dengan pria yang berada disamping mereka masing masing , tentu saja membuat Indri berdecak sebal


Indri keluar Rumah, lalu menuju Rumah yang ditempati anggotanya , Banyak sekali ternyata orang yang sudah berada disana .


Dan kedatangan Indri membuat semuanya membungkuk .


" Halo,, Saya Indri " Ucap Indri ramah


" Boleh kalian perkenalkan diri masing masing? "


Ada sekitar 30 orang disana . 25 laki laki dan 5 orang perempuan


Indri tersenyum puas dengan cara kerja Reno Dkk itu melakukan tugasnya


" Apakah kalian sudah makan? " Tanya Indri ,


Indri bersifat seramah mungkin ingin semua anggota nya merasa nyaman dan tidak segan terhadap dirinya , bagaimanapun Anggota harus kompak bukan . oleh sebab itu, Indri terkenal dengan senyum hangat nya, terhadap anggota anggota nya . Tidak pernah membedakan antara satu sama lain.


Mereka semua menggeleng dan Indri segera menyuruh untuk Tian membelikan makanan, lagi pula ini sudah pukul 8 malam . Semua orang perlu makan .


Semua anggota yang ia percaya , sudah di jamin seluruh keluarga nya dan uang tiap bulan Indri yang memberi, Dirinya cukup banyak penghasilan karena geng yang ia jalani cukup handal dalam mencari cari celah mendapat keuntungan . dan tentu saja Indri tidak memakan nya melainkan ia kasih semua penghasilan untuk menjamin semua anggota yang berada dalam naungannya .


" Kalian Makan malam terlebih dahulu, lalu istirahat . besok aku bakalan kenalin kalian semua dengan teman teman terdekat ku . "


Indri keluar dari rumah itu, segera pulang kerumahnya .


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2