
Febri , Dipta dan Sigit sudah ikut bergabung dengan Indri
" Pacar kamu Nong? " Tanya Mama
" Iya ma "
" Tampan ya , kamu kapan nak punya pacar, Jenong saja sudah punya " . Keluh mama
Indri terbatuk mendengar ucapan mama nya . " Apasih, "
" Tenang ma , Indri udah punya kok "
Mama berbinar, senang mendengar ucapan Dipta . " Ohiya siapa? . kok ga ngenalin kemama "
" Ceo diperusahaan kita magang ma , ganteng . temen bang Indra juga, Tapi menurut kinoy si gantengan Bang Andri tetep " . Ucap Dipta Genit
Indri menatap tajam kearah Dipta, yang sering sekali bergosip dengan hal yang tidak benar . " Gausah ngadi ngadi lo " .
" Hm, mama pernah ketemu ga? "
" Pernah , waktu dikantor polisi itu loh ma " Jawab Dipta
" Yang mana? kan ada dua . "
" Yang salaman pertama sama papa "
Mama mengingat ngingat , lalu dia tersenyum senang . " Oalah, tampan loh Dek, kamu kok jahat si ga ngenalin ke mama "
" Apasih, mama percaya emang sama omongan Dipta? , Mama kan tau sendiri dia itu suka ngada ngada . " Ucap Indri,
__ADS_1
Belum sempat mama kembali bertanya , Andri lebih dulu memotong . " Kamu kenapa dikantor polisi, ada apa? " Tanya Andri ,
Indri segera menghela nafas , akibat ucapan bocor Dipta mau tidak mau ia bercerita . Andri tertawa bangga dengan apa yang dilakukan adiknya itu , " Keren dek, ga sia sia kamu jadi adek abang " .
Dipta berdecih, kenapa Indri yang di puji bukan dirinya .
Hari sudah mulai gelap . Indri segera masuk ke kamar dan membereskan semua perlengkapan yang akan ia bawa ke rumah barunya.
Mama sempat ingin ikut, tapi dilarang oleh Indri . Ribet kalau nanti mama tidak ada , papa nya akan mencari kesana kemari. Apalagi Indri masih enggan bertemu dengan papa nya itu,
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sampai di Perumahan Gading Indah , Dipta Febri Indri sibuk menata semua barang barangnya ditempat yang telah ada . Bahkan mereka bertiga sempat berebut tempat . Tapi tetap saja yang menang adalah Indri .
Andri dan Sigit sedang berada di ruang keluarga , Ngobrol tentang Bisnis yang rencana nya Andri akan membuat perusahaan besar dan akan dikelola oleh Sigit sebagai Direktur Utama . .
Sigit sempat menolak, tapi Andri memaksa . Karena Andri tau bagaimana Sigit cukup dapat diandalkan .
Ternyata Reno datang untuk bertemu dengan Indri , Reno sudah berkali kali menghubungi Indri namun tidak ada jawaban , jadi ia terpaksa harus mendatangi Rumah Indri
" Nona Clara, Saya mau memperkenalkan anggota baru kita " Ucap Reno..
" Reno, bisa ga mulai saat ini kalau aku lagi di lingkungan teman teman ku . kamu jangan panggil Clara, Panggil saja aku Indri mulai saat ini . "
Reno menangguk , " Baik , Nona Indri "
" Sebentar ya, aku pamit dulu sama teman ku yang didalam . nanti aku menyusul "
Reno segera pergi , dan Indri kembali keruang keluarga untuk pamit sebentar dan bilang ada urusan yang harus ia tangani .
__ADS_1
Kedua sahabatnya tampak tidak peduli mereka asik dengan pria yang berada disamping mereka masing masing , tentu saja membuat Indri berdecak sebal
Indri keluar Rumah, lalu menuju Rumah yang ditempati anggotanya , Banyak sekali ternyata orang yang sudah berada disana .
Dan kedatangan Indri membuat semuanya membungkuk .
" Halo,, Saya Indri " Ucap Indri ramah
" Boleh kalian perkenalkan diri masing masing? "
Ada sekitar 30 orang disana . 25 laki laki dan 5 orang perempuan
Indri tersenyum puas dengan cara kerja Reno Dkk itu melakukan tugasnya
" Apakah kalian sudah makan? " Tanya Indri ,
Indri bersifat seramah mungkin ingin semua anggota nya merasa nyaman dan tidak segan terhadap dirinya , bagaimanapun Anggota harus kompak bukan . oleh sebab itu, Indri terkenal dengan senyum hangat nya, terhadap anggota anggota nya . Tidak pernah membedakan antara satu sama lain.
Mereka semua menggeleng dan Indri segera menyuruh untuk Tian membelikan makanan, lagi pula ini sudah pukul 8 malam . Semua orang perlu makan .
Semua anggota yang ia percaya , sudah di jamin seluruh keluarga nya dan uang tiap bulan Indri yang memberi, Dirinya cukup banyak penghasilan karena geng yang ia jalani cukup handal dalam mencari cari celah mendapat keuntungan . dan tentu saja Indri tidak memakan nya melainkan ia kasih semua penghasilan untuk menjamin semua anggota yang berada dalam naungannya .
" Kalian Makan malam terlebih dahulu, lalu istirahat . besok aku bakalan kenalin kalian semua dengan teman teman terdekat ku . "
Indri keluar dari rumah itu, segera pulang kerumahnya .
.
.
__ADS_1
.