Suamiku

Suamiku
Part 61


__ADS_3

Sudah seminggu berlalu perumahan yang Indri tempati sudah jadi semua , senyum berkembang tidak sabar untuk pembukaan Club yang akan dirinya buka nanti malam


" Apa sih , kok gue disuruh dandan , Padahal gue udah terlahir cantik " . Keluh Dipta yang saat itu tengah didandani oleh laki laki yang berkemayu


" Aduhhh,cyiinnn diem atuh . eyke pan kesusahan ini " . Keluh nike yang dipekerjakan Indri sebagai pembantu di salon dalam rumahnya,


" Awas lo ke bikin gue kek badut , jangan tebel tebel " . Ucap Dipta bawel


Nike yang saat itu tengah mengkerli rambut Dipta berdecak sebal andai saja dia tidak ingat Dipta adalah sahabat bos nya sudah dipasikan Nike akan mencatok rambut Dipta sampai botak! . " Ini sebentar lagi kelar , "


Dipta tersenyum puas dengan hiasan yang berada di wajahnya apalagi rambut yang ditata Nike sungguh bagus , dipadukan dengan make up tipis membuat kecantikan Dipta bertambah, makeup yang sesuai dengan keinginan nya .


" Oke giliran gue, lo semua tunggu di ruang keluarga aja . " Usir Indri


Febri dan Dipta menurut lalu meninggalkan Indri yang giliran dihias, Hari ini mereka harus dandan cantik karena pembukaan Club akan didatangi oleh orang orang kaya terkenal Di Indonesia .


Andri keluar dengan Jas Hitam , membuat Dipta menganga terpesona akan ketampanan nya . " Bang An, ganteng banget ih . Jadi tambah cinta akunya " .


Andri tersenyum hangat menanyakan keberadaan Indri dan dijawab oleh kedua nya sedang dihias Andri pun pamit untuk melihat adiknya .


Indri sudah dihias oleh Nike tidak menyadari keberadaan Andri yang sedari tadi sudah menunggu sambil memperhatikan .


" Bang An " . Pekik Indri kaget ketika berbalik badan .


Nike yang melihat laki laki tampan tentu saja tidak tinggal diam . " Aduh tuan ganteng , kenapa ga bilang kalo udah disini kan ike bisa nyambut , Uuuhhhhh ganteng nya bikin bulu kuduk ike meremang deh "


" Emangnya saya setan, sampe bulu kudung kamu meremang . "


" Ih atulah , bukan setan tapi pangeran " .


Andri heran kenapa Indri lebih mau Nike yang dipekerjakan , manusia setengah ini sungguh sangat lenjeh . padahal banyak diluar sana wanita yang lebih berbakat .


Indri mengajak Andri keluar, di ikuti oleh Nike yang berada di sampingnya . Dipta yang melihat itu naik pitam . " ikeeee...... jangan lo nodai lakik gue! . Minggir lo jauh jauh , " Usir Dipta lalu menggelayut manja dilengan Andri


" Heran deh sama nona Kinoy, Cemburu banget sama ike , emang ike tuh cantik dan rupawan . " Ucap ike sambil menggelayut kan tangannya ke sana kemari , yang membuat Dipta bergidik geli


" Sudah yuk, kita keluar 10 menit lagi acara sudah dimulai . " Ajak Andri yang terasa pening ketika Dipta dan Nike sudah beradu argumen .


Mereka keluar , namun Indri tidak ikut, dirinya mengambil Hp yang tertinggal dan bilang akan menyusul

__ADS_1


ketika sampai disana , sudah banyak sekali orang . banyak pria atau wanita cantik disana . kedatangan mereka membuat Para Pria dan wanita terpesona .


Andri naik ke atas panggung disana , yang sengaja dibuat jika ada orang yang akan bernyanyi


" Selamat malam semua, " Sapa Andri


Semua menyapa , dan Dipta berteriak-teriak histeris , ketampanan Andri di atas sana sungguh sangat memikat perhatian .


" Ga ridho gue kalo Bang Andri jadi pajangan _" .Ucap Dipta


Sigit dan Febri tidak menanggapi celotehan Dipta ,


" Sebentar lagi saya akan dengan resmi membuka Club ini , " Ucap Andri, suara riuh tepuk tangan sangat terdengar


Indri masuk kedalam Club yang berada di sebrang rumah nya , suara yang berasal dari dalam sana membuat nya gugup , beberapa kali Indri meremas gaun yang ia pakai


Gaun merah menyala , dengan Pundak yang terlihat , dan memperlihatkan sebagian paha dan jenjang kaki mulus dan putihnya


Andri tersenyum melihat kedatangan Indri , Andri memberi aba aba untuk lampu menyorot ketika Indri datang ,


" Oke, saya perkenalkan . Adik saya Indri keysha pemilik Club Indifestra ". Ucap Andri ketika Indri sudah mulai masuk melalui Pintu Utama.


Suara riuh tepuk tangan menggelegar . Indri tersenyum ramah menyapa .


" Cantik sekali wanita itu " .


" Bidadari tak bersayap "


" Cinderala yang sesungguhnya " dan masih banyak sekali pujian lainnya yang tertangkap dari pendengaran Indri


Indri dengan langkah anggun menaiki panggung dan membuka Club ini dengan resmi .


Ada satu pandangan mata yang terus menatapnya dengan senyum yaitu Indra , " Cantik banget Gila ". Ucap Raka yang berada disebelah Indra .


Acara sudah dimulai, Indri dan teman teman yang lainnya sudah bergabung . banyak sekali orang orang disana yang berkenalan dengan Indri , menyapa wanita cantik tentu saja mereka senang .


" Bakalan kesini mulu gue, kalo pemilik nya aja cakepnya kebangetan . " Bisik bisik orang orang disana . yang dapat Indra dengar, entah kenapa perasaannya nyeri ketika mendengar pujian dari orang orang disana


" Kenapalo? cemberut aja? " Tanya Raka

__ADS_1


" Gapapa " Jawab Indra singkat sambil meminum segelas Wine


" Tambah banyak saingan lo , kalo si Indri udah terkenal begini " . Ledek Raka


Indra diam saja , matanya terus saja tertuju melihat wanita cantik yang saat ini sedang dikrubuni oleh pria tampan kaya dan terkenal . Bahkan ada beberapa aktor pria yang mencoba mendekat ke Indri


" Dari pada diem aja , mending gabung yuk . lagian yang gue denger katanya abang nya temen lo " . Ajak Raka menarik tangan Indra


"Hay . Selamat ya atas pembukaan Club nya , semoga berjalan lancar " . Ucap Raka mengulurkan tangan ke Indri


Indri menyambut uluran tangan Dosen tampannya itu . " Terimakasih pak Raka , " jawabnya tulus dengan memperlihatkan senyum manisnya, sampai lesung pipit dikedua pipinya sangat terlihat dalam .


Indra yang melihat senyuman tulus Indri , merasa detak jatungnya itu berdetak tak karuan sehingga ingin meloncat dari tempatnya . Untung saja tempat ini berisik jadi dia tidak terlalu takut kalau detak jantungnya itu terdengar


Indri mengulurkan tangannya ke Indra , entah kenapa Indra gugup hendak menyambut uluran tangan Indri . telapak tangannya berkeringat , dan gemetaran .


" Selamat " . Ucap Indra singkat , sungguh dirinya tidak kuat dengan senyum yang terukir di wajah cantik milik Indri


" Bapak Gapapa? kok gugup gitu? " Tanya Dipta yang memperhatikan Indra sedari tadi


Indra berdehem, menetralkan kegugupannya . " Ehem.. gapapako! "


" Bapak terpesona ya sama kecantikan saya? . tapi maaf pak sudah telat, hati saya sudah milik bang Andri " .


Indra berdecih tapi berterimakasih dengan candaan Dipta , berkat dirinya , Indra sudah tidak merasa segugup tadi


" Ayoayoooo ..... Kita cis untuk merayakan Hari jadi Club ini " . Ajak Sigit


" Harus sampai mabuk ya " . Ajak Andri sambil tertawa


mereka malam itu bercengkarama hangat, candaan dan banyolan yang Dipta keluarkan untuk menggoda Andri, membuat semuanya terhibur


Masih banyak sekali orang orang yang ingin berkenalan dengan Indri, bahkan dengan terang terangan ingin meminta nomor nya dengan alasan yang berbagi macam


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2