Suamiku

Suamiku
Part 78


__ADS_3

Mereka memutuskan untuk makan siang didalam mobil saja sekalian perjalanan pulang .


Sampai di rumah Dipta buru buru masuk kedalam kamar dan melempar kan dirinya ke atas kasur empuk . " Hmm.... Nyaman, "


" Jorok banget lo, bukannya mandi dulu kek malah maen tiduran aja, kan kuman semua . " Protes Febri


" Kasur gue ini, Ribet banget lo " .


" Ya emang, tapikan kasur lo disamping kasur gue. Bangun gak lo cuci muka ganti baju dulu , baru tidur " .


Dipta berdecak sebal namun menuruti perintah Febri ,


Febri sedang asik mengoles Cream yang direkomendasikan oleh Bunda Lela,


" Cream Bunda udah sampe? " . Tanya Dipta


" Udah, dari kemaren . Emang belom lo pake? "


" Belom, baru liat . Bagus ya bentuk wadah dan Hm. tekstur nya juga lembut nong . Dimana punya gue? "


" Di Meja rias lo lah, ngapain cari disini . "


Dipta cengengesan lalu beranjak ke meja rias miliknya pribadi .


" Siindri kemana nong? "

__ADS_1


" Gatau, katanya mau ada urusan, tar balik "


Ketika selesai semua , Febri dan Dipta segera tidur .


🌷🌷🌷🌷


Ditempat lain


Indri mengontrol Rumah tempat persenjataan nya , kali ini anggotanya sudah lumayan banyak .


Indri melihat satu persatu segala keperluan yang memang sengaja dirinya persiapkan jika sewaktu-waktu diperlukan.


Anggota nya menunduk hormat , Reno Dkk tau . Jika Indri sudah berjalan mondar mandir lebih dari 2x berarti dia sedang dalam mode ON serius .


" Ehem.. Saya disini mau bilang kalau saya bakalan pergi Ke Jepang karena adanya tugas dari perusahaan . Saya harap kalian semua tau tugas masing masing . Ingat, Saya paling tidak suka hal ceroboh , ataupun kesalahan . "


Cara pandang dan cara melihat Indri seakan akan ingin mencari tau , Indri mendekat ke arah orang itu . mengangkat dagunya hingga mata mereka bertemu , tersirat takut di raut wajah nya .


" Siapa namamu ? " . Ucap Indri


" Na.Nama sa..saya Zelin ".


" Dari mana kau berasal? " .


" I...inggris nona " .

__ADS_1


" Kuperingatkan, Jangan pernah melakukan hal ceroboh , ataupun berkhianat . Kau tau? Hidup seperti itu akan membuat mu lebih menderita . Ketika kau sudah menginjak kan kaki kedalam sini, kau harus berani dan mantap untuk tidak berkhianat dengan ku . sekali kau coba , akan ku tembak kepala mu . "


Wanita yang bernama Zelin itu menelan ludahnya kasar, gugup dan gemetar ia rasakan . Wanita macam apa yang dirinya hadapi, mengapa sangat bengis dan kejam . Kedua manik mata yang tajam bagaikan Elang yang hendak menerkam mangsa . Dan mulut yang sangat tajam , jika berbicara langsung pada inti tanpa perlu bertele tele


Indri masih melihat raut wajah dari Zelin, memastikan Jika dia bukan lah seorang penghianat . Menajamkan kedua bola matanya , lalu menghempas dagu Zelin dengan sedikit kasar.


" Aku tidak suka dengan seorang pengecut didalam anggota ku , kalian latih lah fisik kalian agar tidak menjadi lemah. Karena kelemahan kita akan menjadi celah untuk orang lain, " Ucap Indri lantang seraya duduk di kursi kebesaran nya .


" Ernaa... " Panggil Indri


" Iya nona, " Jawabnya lantang, menatap Indri


Indri tersenyum, sosok wanita seperti Erna ini yang Indri harapkan. Tau situasi dan kondisi ,


" Kau akan ku tunjuk untuk menjadi penanggung jawab para anggota wanita . Dan jika kau melakukan kesalahan , kau tau sendiri bukan akibatnya? "


Erna mengangguk mantap , " Saya akan laksanakan semua perintah anda nona , "


" Baik, semua yang kalian lakukan , aku tau semua . Tidak ada celah untuk kalian bersantai jika pada jam jam yang sudah ditentukan untuk melatih fisik kalian " .


Mereka mengangguk , Lalu Indri segera pergi ke Hutan buatan yang ada di komplek nya , Indri bersiul 3x , Harimau dan Singa peliharaan miliknya dengan segera berlari ke arah Indri .


" Hay? . Apa kalian merindukan ku? " . Tanya Indri ketika dirinya sudah didalam pelukan kedua hewan buas itu .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2