Suamiku

Suamiku
Part 54


__ADS_3

Jakarta, Bandara Soekarno Hatta .


Mereka sudah kembali menggunakan jet Pribadi keluarga Dinata . Sedangkan untuk Reza, Tyo, Dan Radit sudah kembali ke Negara tempat mereka mengemban Ilmu .


Didalam Mobil ,


" Kita mau ke mana Bang Andri? , Sepertinya ini bukan arah jalan ke Apartemen ku dan Rumah Indri . " Tanya Febri


Andri yang duduk di Kursi pengemudi , melirik kaca spion dalam . " Kita akan ke rumah baru kalian, "


Indri terlonjak dan menoleh . " Secepat itu sudah dapat bang? "


Andri tersenyum dan melirik sang Adik, " Tentu, apapun untuk mu dek semakin cepat bukannya semakin baik bukan? " .


Perumahan yang di beli Andri, ternyata letaknya di belakang Kampus Indri . Hanya butuh waktu 5 menit saja untuk sampai di kampus dengan berjalan kaki , dan butuh waktu 20 menit sampai di kantor Indra.


" Bukan kah ini adalah kalangan Elit ? " Tanya Dipta ,


" Iya, bahkan satu unit rumah dikawasan ini sekitar 4 M . dan Hanya ada 10 rumah di kawasan ini , " Ucap Febri

__ADS_1


Indri tercenggang ketika mendengar harga rumah ini , apalagi dirinya tadi meminta satu blok perumahan , tidak mungkin bukan jika sang Abang membeli semua perkarangan rumah ini . Jika benar pun, ini sungguh fantastis.


Andri yang melihat reaksi adiknya tentu saja terkekeh geli . " Benar yang kau fikirkan, apa yang kau pinta sudah ku berikan . dan ini semua akan menjadi milikmu " .


Indri mengerjap beberapa kali, " Mahal loh bang "


" Uang engga akan di bawa mati dek "


sampai di rumah itu, semua nya nampak terpukau dengan desain dan interior yang berada di dalamnya .


" Rumah Ini ada 8 Kamar . 2 Kamar lantai 2 , 1 kamar Utama lantai 3 , dan 4 kamar dibawah, " Jelas Andri


Febri dan Dipta berkeliling sedangkan Indra dan Andri ngobrol di lantai 2 .


" Tentu, lantai atas sudah ku atur sebelum kau meminta. Kamar lantai 2 sudah ku gabungkan menjadi satu untuk tempat tidur kalian , dengan 3 Kasur King Size , meja rias Pribadi . 3 kamar mandi di dalam kamar . Ruangan Baju , dan Meja jika diperlukan adanya tugas . " Ucap Andri menjelaskan


" Bagaimana kamar bawah? ." Tanya Indri


" 1 Kamar di bawah akan ku buat menjadi salon dan Tempat Gim untuk kalian . 2 kamar untuk tamu, dan sedangkan kamar 1 nya lagi untuk kamar pembantu , kamar itu sedikit lebih luas untuk tempat istirahat 5 orang pembantu. "

__ADS_1


Indri terkagum kagum dengan apa yang diucapkan oleh Andri , abangnya ini sungguh sangat mengerti menyenangkan hati perempuan . " Disini Ada 10 Rumah kan bang? "


Andri mengangguk " Apa yang akan kau rencanakan dengan rumah yang lainnya? "


" Rumah ku terletak di nomor 3 dan rumah yang paling besar , Untuk rumah 1 dan dua akan buat tempat Bar . 3 Rumah lainnya akan ku buat menjadi tempat tinggal para anggota Deadly Mafia Wolf . dan 3 rumahnya lagi ku jadikan untuk tempat latihan , sedangkan 1 rumah nya akan ku jadikan tempat persenjataan . "


" Atur saja sebisa mu , Pintu akses ini akan ku suruh untuk dipantau oleh TNI dan Polisi , akan ada segala CCTV di semua komplek ini, 100 meter dari sini akan ku pasang CCTV juga , setiap akses memasuki tempat ini akan ku buat dengan sidik jari dari anggota kamu . jika ada orang asing yang masuk atau ada orang mencurigakan , akan ada Alarm besar yang akan berbunyi . " Ucap Andri


" Tenang saja bang , aku sudah mengumpulkan semua dana selama ini untuk ku beli kan 20 mobil Lamborghini , Jika bukan mobil Lamborghini tidak akan bisa masuk keperkarangan Komplek ini . dan akan ada laser tembak secara langsung, yang akan kubuat untuk para pengkhianat " .


Andri tersenyum puas dengan ucapan Indri, dia sangat bangga dengan keputusan yang Indri buat .


" Aku akan bantu kamu untuk merekrut orang orang handal dan yang dapat di percaya ".


Indri mengangguk lalu mengajak Andri untuk melihat lihat


" Gilak, ini mah bener bener keren abis Be . Bahkan di ujung sana ada Hutan buatan yang sangat bagus , " Ucap Febri kagum.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2