Suamiku

Suamiku
Part 74


__ADS_3

Ditempat Lain


Indri dan Indra masih berkutat dengan Laptop , kali ini keduanya duduk di kursi panjang sambil berdiskusi .


Bunyi perut Indri membuat Indra menoleh, " Kamu laper? "


Indri mengangguk malu . " Iya pak "


Indra melihat Jam di arjoli tangannya dan tersentak kaget karena sudah jam7 malam . " Udah jam7 , kita pulang aja ya sekalian makan malam bareng , " Ajak Indra


Indri kaget dengan ucapan Indra yang bilang bahwa sudah pukul 7 . Indri dengan cepat cepat mengambil Handphone nya yang berada di dalam laci, dirinya mengkhawatirkan keadaan kedua sahabatnya yang pasti sudah menunggu nya .


" Sia* . Kenapa gue lupa Charger Hp si " . Ucap Indri


Indra yang sibuk membereskan dokumen yang berada di atas meja menoleh . " Kenapa? "


" Hape saya mati pak ,"


" Ya terus mau diapain kalo mati? , ya kamu cas lah "


Indri berdecak sebal sambil memutar bola matanya malas . " Saya lupa bawa Charger, "


" Saya bawa, kamu Charger aja dulu hpnya . Emang kenapa panik begitu ? khawatir pacar kamu nyariin? "


" Bukan pacar, tapi teman saya . Pasti mereka udah nunggu saya dari tadi . "

__ADS_1


Dengan cepat Indri membereskan semua perlengkapan lalu menenteng dan hendak berjalan keluar , belum sempat memegang Gagang pintu pertanyaan Indra membuat Indri berbalik


" Mau kemana kamu? "


" Ya pulanglah , udah tau pake nanya "


Indra terkekeh, jutek sekali wanita dihadapan nya ini . " Pulang sama saya, kamu wanita gabaik pulang sendiri . takut kenapa kenapa " Ucap Indra seraya berjalan terlebih dahulu dengan Indri yang mengekori dibelakang nya


Indra menepikan mobilnya di depan Restoran cepat saji membuat Indri menautkan kedua alisnya . " Ngapain kesini? . saya mau pulang pak "


" mau ngamen! . " Jawab Indra sambil membuka sabuk pengaman nya


" Bapak aja sana sendiri, sayamah gamau . Yaudah , kalo gitu saya pulang . Makasih tumpangan nya " .


Indra yang melihat reaksi Indri tentu saja heran , wanita sulit sekali diajak bercanda . " Kamu mau kemana? "


Indra menghela nafas lalu turun dari mobil, dan berlari kecil membuka pintu mobil lagi menarik tangan Indri . " Kita makan duluya, baru nanti saya anter kamu pulang . Kamu udah bantuin saya urus dokumen, sebagai gantinya saya ajak kamu makan disini . " Ucap Indra lembut


Indri menatap kedua bola mata Indra , lalu melengos . " Yauda "


Indra tersenyum menggandeng tangan Indri memasuki Restoran . Kedua makan malam bersama , tidak ada yang memulai obrolan , membuat suasana menjadi hening , hanya pantulan sendok yang terdengar


Indra mengantar Indri sampai kedepan rumah yang Indri tempati , dengan segera Indri turun . " Makasih udah nganterin " . Ucap Indri tanpa menunggu jawaban dari Indra , Indri segera menutup pintu mobilnya


" Kamu adalah gadis pertama yang buat saya makin penasaran . " Ucap Indra tersenyum sambil melihat Indri berjalan memasuki rumah nya .

__ADS_1


Indri berjalan gontai menaiki undakan tangga, menyari keberadaan kedua sahabatnya yang ternyata tidak ada didalam kamar .


Indri dengan segera mandi mengambil Celana Levis pendek serta Tangktop keluar dari kamar , sudah dipastikan kedua sahabatnya itu berada di Club miliknya


Indri memasuki Club mencari cari kedua sahabatnya , seperti biasa Club nya itu tidak pernah sepi , selalu saja membludak dengan manusia manusia kelas atas .


Ketika sosok yang dicarinya ketemu, Indri dengan segera menghampiri .


" Tega banget lo ninggalin gue " . Ucap Indri menjatuhkan dirinya di atas sofa


Febri dan Dipta menatap dengan malas Indri, mengacuhkan keberadaan Indri, tentu saja membuat Indri geram


" Maaf, hape gue mati . dan lupa bawa Charger " . Sesalnya


" Kebiasaan banget lo, segitu enaknya lo berada di jangkauan Pak Indra, Sampe lupa lo dengan keberadaan gue berdua? " Ucap Dipta sebal


" Emang dasarnya lo mah gatel, apa perlu gue garuk? " Ucap Febri menambahi


Indri terkekeh geli, begitu juga dengan Reno dkk yang kebetulan sedang duduk bersama .


" Gue kalo ga terpaksa juga ogah " . Ucap Indri seraya menuangkan segelas Winston Cocktail .


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2