
Ditempat Lain
Indri dan Indra masih berkutat dengan Laptop , kali ini keduanya duduk di kursi panjang sambil berdiskusi .
Bunyi perut Indri membuat Indra menoleh, " Kamu laper? "
Indri mengangguk malu . " Iya pak "
Indra melihat Jam di arjoli tangannya dan tersentak kaget karena sudah jam7 malam . " Udah jam7 , kita pulang aja ya sekalian makan malam bareng , " Ajak Indra
Indri kaget dengan ucapan Indra yang bilang bahwa sudah pukul 7 . Indri dengan cepat cepat mengambil Handphone nya yang berada di dalam laci, dirinya mengkhawatirkan keadaan kedua sahabatnya yang pasti sudah menunggu nya .
" Sia* . Kenapa gue lupa Charger Hp si " . Ucap Indri
Indra yang sibuk membereskan dokumen yang berada di atas meja menoleh . " Kenapa? "
" Hape saya mati pak ,"
" Ya terus mau diapain kalo mati? , ya kamu cas lah "
Indri berdecak sebal sambil memutar bola matanya malas . " Saya lupa bawa Charger, "
" Saya bawa, kamu Charger aja dulu hpnya . Emang kenapa panik begitu ? khawatir pacar kamu nyariin? "
" Bukan pacar, tapi teman saya . Pasti mereka udah nunggu saya dari tadi . "
__ADS_1
Dengan cepat Indri membereskan semua perlengkapan lalu menenteng dan hendak berjalan keluar , belum sempat memegang Gagang pintu pertanyaan Indra membuat Indri berbalik
" Mau kemana kamu? "
" Ya pulanglah , udah tau pake nanya "
Indra terkekeh, jutek sekali wanita dihadapan nya ini . " Pulang sama saya, kamu wanita gabaik pulang sendiri . takut kenapa kenapa " Ucap Indra seraya berjalan terlebih dahulu dengan Indri yang mengekori dibelakang nya
Indra menepikan mobilnya di depan Restoran cepat saji membuat Indri menautkan kedua alisnya . " Ngapain kesini? . saya mau pulang pak "
" mau ngamen! . " Jawab Indra sambil membuka sabuk pengaman nya
" Bapak aja sana sendiri, sayamah gamau . Yaudah , kalo gitu saya pulang . Makasih tumpangan nya " .
Indra yang melihat reaksi Indri tentu saja heran , wanita sulit sekali diajak bercanda . " Kamu mau kemana? "
Indra menghela nafas lalu turun dari mobil, dan berlari kecil membuka pintu mobil lagi menarik tangan Indri . " Kita makan duluya, baru nanti saya anter kamu pulang . Kamu udah bantuin saya urus dokumen, sebagai gantinya saya ajak kamu makan disini . " Ucap Indra lembut
Indri menatap kedua bola mata Indra , lalu melengos . " Yauda "
Indra tersenyum menggandeng tangan Indri memasuki Restoran . Kedua makan malam bersama , tidak ada yang memulai obrolan , membuat suasana menjadi hening , hanya pantulan sendok yang terdengar
Indra mengantar Indri sampai kedepan rumah yang Indri tempati , dengan segera Indri turun . " Makasih udah nganterin " . Ucap Indri tanpa menunggu jawaban dari Indra , Indri segera menutup pintu mobilnya
" Kamu adalah gadis pertama yang buat saya makin penasaran . " Ucap Indra tersenyum sambil melihat Indri berjalan memasuki rumah nya .
__ADS_1
Indri berjalan gontai menaiki undakan tangga, menyari keberadaan kedua sahabatnya yang ternyata tidak ada didalam kamar .
Indri dengan segera mandi mengambil Celana Levis pendek serta Tangktop keluar dari kamar , sudah dipastikan kedua sahabatnya itu berada di Club miliknya
Indri memasuki Club mencari cari kedua sahabatnya , seperti biasa Club nya itu tidak pernah sepi , selalu saja membludak dengan manusia manusia kelas atas .
Ketika sosok yang dicarinya ketemu, Indri dengan segera menghampiri .
" Tega banget lo ninggalin gue " . Ucap Indri menjatuhkan dirinya di atas sofa
Febri dan Dipta menatap dengan malas Indri, mengacuhkan keberadaan Indri, tentu saja membuat Indri geram
" Maaf, hape gue mati . dan lupa bawa Charger " . Sesalnya
" Kebiasaan banget lo, segitu enaknya lo berada di jangkauan Pak Indra, Sampe lupa lo dengan keberadaan gue berdua? " Ucap Dipta sebal
" Emang dasarnya lo mah gatel, apa perlu gue garuk? " Ucap Febri menambahi
Indri terkekeh geli, begitu juga dengan Reno dkk yang kebetulan sedang duduk bersama .
" Gue kalo ga terpaksa juga ogah " . Ucap Indri seraya menuangkan segelas Winston Cocktail .
.
.
__ADS_1
.