
Pagi Hari Indri , Dipta dan Febri sudah janjian akan joging di hari wekend terakhir . karena besok mereka akan lanjut menjalankan aktivitas magang di Kantor Indra
" Haaaahhh..... Udara subuh itu memang paling seger ya " . Ucap Febri sambil meregangkan tubuhnya , sebelum lari
Indri dan Dipta sudah lari duluan, meninggalkan Febri,
Pagi ini , rombongan Reno Dkk, sudah duluan lari pagi .
" Hay... para pria tampan " . Sapa Dipta
Reno Dkk. tersenyum lalu ikut lari lagi bersama ketiga wanita cantik itu
Hroaaammmm..... Suara naungan berasal dari hutan buatan di belakang rumah mereka terdengar jelas . Sebenarnya sudah beberapa kali Dipta mendengar , namun kali ini keingin tahuannya sangat besar .
" Perasaan, setiap kali gue lari pagi beberapa hari ini ada suara naungan kaya binatang buas, lo pada denger ga si ? " . Tanya Dipta
Reno Dkk. sudah pucat pasi , Harimau yang mereka bawa dari Inggris sebenernya adalah penjaga Komplek perumahan Indri , dan Kebetulan Harimau dan Singa yang mereka bawa adalah peliharaan Indri dulu di Inggris . namun Reno belum sempat bilang , lantaran sering sekali lupa ketika ingin memberi tahu .
Indri juga tak kalah ingin tahu, dia memimpin jalan, kedalam hutan buatannya . belum sempat jalan lebih jauh, Harimau besar lari ke arah Indri yang membuat Dipta dan Febri berteriak
" Awasssss be........ " Teriak febri dan Dipta .
Indri ingin menghindar , tapi kalah cepat dengan pelukan harimau maupun singa yang berlari ke arahnya seperti ingin menerkam .
Indri jatuh terlentang, membuat Dipta maupun Febri menutup matanya menangis histeris .
Harimau dan Singa itu , begitu merindukan majikan serta teman masa kecil nya . Mereka memeluk dan menempelkan bulu mereka ke wajah Indri.
Indri mengerjap beberapa kali , hingga dirinya tersadar Harimau dan singa yang ada di depan nya ini . adalah peliharaan nya dulu sewaktu di Inggris ,
__ADS_1
Harimau itu menitikan air mata , seakan menyalurkan rasa Rindu , Indri segera bangkit lalu memeluk Harimau serta Singa secara bergantian . " Ahhh. aku rindu pada kalian Rima , Sina " Ucap Indri , harimau dan singa itu tidak henti hentinya mengelus kepala Indri dan menggesekan wajah mereka ke wajah Indri . Sampai Indri tertawa geli dibuatnya
Dipta dan Febri yang menyaksikan itu , diam melongo tidak percaya akan apa yang ia lihat . " Tadi gue bangun kan nong? " Tanya Dipta bingung
" Gue juga engga tau pasti, kita bangun apa kaga . Ini mimpi atau nyata gue engga tau noy " . Ucap Febri masih diam mematung
Reno Dkk . tertawa meliha reaksi Dipta dan Febri yang sangat menggemaskan ini .
" Kalian ngapain? sini gabung " . Ajak Indri
Dipta Febri saling memandang, mengerjap kan matanya beberapa kali . mereka berharap ini semua mimpi . " Oh tuhan, tolong siapapun yang ada didunia nyata siram gue aer . gue pengen bangun . Nih mimpi ngeri banget " . Keluh Dipta
" Ini bukan mimpi Nona Dipta nona Febri " . Ucap Tian sambil tertawa, menutup mulutnya yang tertawa sampai terbatuk batuk
" Iyakah? , Coba tampar gue noy " .
Plak plak. Tamparan kerasa mendarat dipipi Febri sampai sang empunya meringis . " ***** sakit. " Ucap Febri sambil mengelus pipinya
" Biar lo ngerasain ini bukan mimpi . "
" Tapikan gue ga minta, buat digampar " .
Indri yang gemas dengan Interaksi kedua sahabat nya yang lemot itu menyuruh Kedua hewan peliharaan nya itu untuk mendekat ke arah mereka berdua .
Dipta dan Febri melihat hewan buas itu mendekat ke arah mereka berdua, dengan segera berlari kencang . " Yaallah, astagfirullah aladzim . Allahuakbar " . Ucap Dipta sambil sambil berlari . memohon perlindungan dengan sang pencipta
" Yaallah, saya belom kawin, jangan diterkam dulu ya allah . " Ucap Febri .
mereka berdua masih terus berlari kencang, yang diikuti oleh kedua hewan ganas itu .
__ADS_1
Indri Reno dan yang lain tertawa terbahak bahak melihat itu semua sampai mereka menahan perut nya masing-masing .
" Be.. sampein ke nyokap gue, kalo gue nanti ga ada nyawa karena diterkam Harimau ini gue minta maap" . Ucap Dipta sambil menangis , lalu dirinya terjatuh
Dipta dengan wajah sudah pucat pasi dan bibir yang membiru, mundur perlahan , Harimau yang mengejar nya malah semakin mendekat . Dipta menutup matanya rapat rapat merapalkan segala doa untuk sang pencipta . Menautkan kedua tangannya di udara .
Dipta merasa ada banyak sekali bulu yang menyentuh pipinya . " Tuhan, apakah saya sudah di dunia lain . " Tanya Dipta
Pelan pelan Dipta membuka matanya , terkejut ketika Harimau yang sedari tadi mengejarnya kini sedang bermanja dengan mengelus seluruh bulu diwajahnya ke pipi Dipta . Tangan Harimau itu terulur menyentuh hidung Mancung Dipta .
Dipta masih diam terpaku , memikirkan kenapa ketika ia mati . masih saja ada harimau . sampai teriakan Indri menyadarkan dirinya . " Kenalin ini temen gue Rima , " . Ucap Indri
Dipta melengos sebal. " Gak lucu taugalo!! Maennya sama binatang beginian . jantung gue mau copot dikompa sama nih harimau . " Ucap Dipta sambil menarik napas sebanyak banyaknya
Disana , Febri sudah mulai terkendali dengan Singa . Mereka malah asik saling berguling kesana kemari .
" Sepertinya Rima gue suka sama lo noy, sayangnya Rima gue betina , jadi nya lo ga bisa buat kawinin dia noy . " Ucap Indri
Pletak . Dipta menggetok Indri dengan tangannya . " Gue jomblo ga harus nikah sama harimau juga kali ndri . " Sungut Dipta sebal
Dipta masih heran mengapa ada 2 binatang buas Disini . dan terlebih lagi katanya mereka sahabat Indri . " Oh tuhan, pertemanan lo mengerikan be . " Ucap Dipta
Indri mengernyit . " Maksudnya? "
" Lo temenan sama hewan buas selagi kecil , engga habis pikir gue. Gue rasa nih ya lo dulu itu penjaga kebun binatang, sampe hewan beginian aja lo jadiin temen . "
Indri tertawa , lalu mengajak Dipta serta yang lainnya duduk di taman yang dekat dengan hutan buatan . Diikuti oleh kedua Hewan itu. Indri menceritakan masa kecilnya , Indri diberi anugerah untuk dapat berbicara atau mengerti bahasa hewan hewan buas . dirinya sudah dilatih sedari baru berjalan agar dapat hidup dialam liar .
.
__ADS_1
.
.