
Setelah selesai Mall semuanya pulang kerumah Indri, dan benar saja bunda benar benar menghabisi uang Indra sebanyak 3M, Bahkan Lebih,
" Bunda mau makan apa? , kita kan belum maka apapun dari tadi " . Tanya Dipta
" Kalian punya bahan bahan engga didapur? ".
" Punya Bunda, Apa Aku suruh asisten aku masak aja untuk kita? " . Jawab Indri
Bunda menggeleng, " Mana boleh gitu, kalian kan wanita . tentu saja harus bisa memasak, yuk mari kalian semua bantu Bunda masak menu makan malam , "
Mereka bertiga saling pandang, Terlebih lagi Dipta, Soalnya yang pandai memasak Hanya Indri dan Febri, sedangkan Dipta hanya pandai membuat mie instan saja.
Ketika sedang disibukan dengan dapur, Mama Royani datang berkunjung.
" Assalamualaikum , anak anak mama " .
" Walaikum salam, calon mertua " . Jawab Dipta yang saat itu ingin mengambil cemilan diruang tamu,
Mama memutar bola matanya malas, " Emangnya kamu udah berhasil ngerayu Abang Andri noy? " . Tanya Mama seraya ingin duduk
" Hehe belum mah, orang aku mau berjuang udah ditikung duluan , " .
" Maksudnya gimana? " . Tanya mama heran,
Belum sempat menjawab, kedatangan indri membuat mereka mengalihkan perhatian terutama mama yang sedikit membelalakkan matanya , terkejut dengan seseorang yang bersama Indri,
" Tente Lela? " . Ucap Mama,
__ADS_1
Bunda Lela pun sama terkejutnya , Bahkan Mata Bunda lela membulat sepenuhnya, " Kamu ngapain disini? " . Tanya Bunda,
Indri menyadari itu segera memperkenalkan keduanya, " Bunda, ini mama ku , Dan Ma ini Bunda Lela, orang tuanya Pak Indra, Bos tempat aku magang ".
Bunda Lela segera memeluk Mama , menangis sesenggukan, " Aku udah cari kamu selama ini, kenapa semua akses kamu terkunci? " . Tanya Bunda,
" Maaf Tante, semenjak aku nikah semua data aku sudah dikunci, Tante mungkin mengerti mengapa semua data ku terkunci ".
Indri, Febri dan Dipta saling pandang, mereka semua heran tentang apa yang terjadi,
" Mama sama Bunda saling kenal? " . Tanya Dipta mewakili semuanya,
" Tentu, asal kalian tau , Tante Lela ini adalah sahabat mendiang Grandma kamu dek " . Ucap Mama ke Indri,
Mereka mencerna dengan baik ucapan mama , " jadi, sahabat yang Bunda waktu itu ceritakan adalah Grandma aku? ".
Bunda tersenyum hangat, " Memang jodoh tidak akan kemana ya " . Ucap Bunda yang semakin tidak dimengerti oleh ketiganya,
" Apasih ma, orang Bunda lagi masak sama kita, terus kalo Bunda ngobrol yang masak siapa? " . Tanya Febri,
Mama kesal menggetok ketiganya dengan tangan, " Yah kalian lah, kalian kan wanita tentunya masak, tolong jangan malu maluin mamah deh, kalian emang mau ya jadi anak durhaka gara gara gamau masakin mama? "
Indri memutar bola matanya jengah, Mama nya ini memang pandai sekali berdrama, dengan segera ia pergi ke dapur disusul Febri dan Dipta,
🌷🌷🌷🌷🌷
" Tante, udah lama banget loh cari kamu yan, terakhir tante denger kabar kamu, kamu punya anak doang, sampai saat itu Tante gapernah berhasil dapetin informasi kamu, "
__ADS_1
Mama Menceritakan semua hal yang telah ia lalui, dari Indri dan Andri yang diasuh oleh orang tua mereka, bisnisnya yang terguncangnya,
Bunda lela menepuk nepuk pundak Mama , " kamu tentu tau kan apa yang pernah Tante sama Mami kamu janjikan terlebih dahulu, karena kita sudah bertemu, bagaimana jika kita lanjutkan perjanjian itu, kalau kamu mungkin tidak mungkin, secara kamu sudah punya suami dan juga anak ".
" Tapi tante, apa engga terlalu cepat, kita baru ketemu lagi setelah 25 tahun engga ketemu loh " .
Bunda lela memang tidak pernah mau berbasa basi, apalagi dirinya sudah jatuh hati dengan Indri, ditambah Indri ternyata adalah keturunan dari Claudia , sahabat nya dulu,
" Mau tunggu apalagi, kamu kan tau, umur tante tidak lah lagi muda, bahkan sudah menginjak kepala 6, " desah Bunda,
Mama tertegun, memang ratu drama dipertemukan dengan sesama ratu drama tentu saja keduanya bentrok,
Sifat mama dan bunda ini memang lah suka sekali berdrama jika menginginkan sesuatu
" Aku coba omongin sama suami aku dulu Tante . Aku gabisa memutuskan sendiri , apalagi Tante sendiripun tau bukan , keturunan mami itu harus seperti apa , dan tanggung jawabnya sangat besar, berbeda dengan wanita wanita lainnya , "
Bunda lela tampak berfikir, Bunda lela seperti kehilangan ingatan sesuatu jika saja Mama tidak memberitahu,
" Apakah Geng Mafia keluarga kalian masih berjalan? " . Tanya Bunda memastikan
" Iya, dan Indri yang sekarang menggantikan , Tente pun tau, harus keturunan wanita lah yang berhak atas itu semua ".
Bunda Lela memang tau, Mendiang sahabat nya itu adalah ketua dari geng mafia kelas atas yang sangat terkenal, namun tidak menyangka jika Indri lah yang akan menggantikan posisi ketua geng mafia sadis ,
Bunda lela tersenyum, ternyata Indri sangat pandai untuk menyembunyikan ekspresi nya dan latar belakang nya sebagai ketua geng mafia itu, berbeda dengan sahabat nya dulu yang selalu terang terangan membanggakan dirinya sebagai ketua yang paling ditakuti di dunia mafia,
.
__ADS_1
.
.