Suamiku

Suamiku
Part 100


__ADS_3

Setelah membantu menyusun acara kini semuanya pulang kerumah Indri, yang kebetulan memang dekat.


Jam sudah menunjukkan pukul 15.15 sore. Mereka membawa mobil masing masing .


Indri berjalan terlebih dahulu memasuki pekarangan komplek rumah nya . Lalu memarkirkan mobil mereka di Halaman parkiran mobil .


Husen, Alfin, dan Bastian. Ternganga kagum dengan Rumah besar Indri .


" Ini rumah lo apa rumah siapa? " . Tanya Bastian.


" Rumah gue, " Jawab Indri masuk kedalam rumahnya, menyuruh seluruh temanya untuk duduk diruang tamu.


" Gue bertiga ke atas dulu ya , mau mandi " . Ucap Febri


" Kalian mandi bertiga? " . Tanya Alfin,


" Enggaklah, dikamar gue itu ada 3 kamar mandinya " . Jelas Dipta


" Gue kirain lo pada mandi barengan ".


" Eh Ndri, gue juga mau numpang mandi dong . Badan gue udah lengket banget . Panas panasan dari tadi " . Ucap Bastian


" Yaudah mandi aja, Pada bawa baju ganti kan? ". Tanya Indri


Mereka bertiga mengangguk . " Bawa didalam mobil " . Jawab mereka berbarengan


" Yaudah, disana kamar tamu . Pake aja, "


Setelah nya mereka naik keatas untuk mandi , begitu juga dengan laki laki .


Setelah selesai semua . Laki laki masih menunggu Indri dan yang lain, yang mandi saja mengalahkan waktu ketiganya ketika secara bergantian mandi.


" Buset, Lama banget lo " . Ucap Husen , ketika ketiganya sudah turun dari tangga .

__ADS_1


" Mandi gue lama lah, biar tambah cakep " . Jawab Febri


Andri datang setelah pulang dari Kantor sang Papah. Membuat laki laki disana heran dengan sosok Pria yang seenaknya menyelonong masuk .


" Siapa Ndri? " . Tanya Alfin,.


" Abang gue " . Jawab Indri


" Suami gue " Jawab Dipta


Semua orang disana memutar bola matanya malas . Apalagi ketika Dipta dengan centilnya menghampiri Andri,


" Abang baru pulang ? Capek engga? Mau aku pijitin? " . Tanya Dipta beruntun


" Capek si, tapi engga usah " . Tolak Andri halus .


" Abang tau engga, Aku dimusuhin tau sama mereka , " Adu Dipta menujuk ke 5 temannya yang sedang melihat' kearah Dipta dan Andri .


Andri menoleh tersenyum, menyapa tamu Indri, lalu tatapannya beralih ke arah gadis cantik salah satu sahabat adiknya


" Iya, kan tadinya aku punya cita cita jadi Model . terus gajadi " .


Indri dan yang lain heran dengan arah pembicaraan Dipta yang tidak masuk akal.


" Kok gitu? Emang jadi model kenapa?. Kan bagus, nantinya kamu terkenal dan banyak teman " .


" Aku engga mau yang seperti itu Bang . "


" Terus kamu maunya yang seperti apa? " .


" Aku maunya jadi istri abang aja . Jadi mulai sekarang Cita cita aku berubah menjadi Istri bang Andri. "


Andri terhenyak. mencerna segala percakapan mereka. Lalu menepuk jidatnya sendiri, Ternyata Andri telah digombali oleh Dipta.

__ADS_1


Dipta yang melihat reaksi Andri tampak tersenyum senang, dan dengan genitnya ia mengedipkan mata .


" Eh, Abang kok pake kacamata? " .


" Iya, Mata aku sedikit mines, karena kebanyakan natap komputer . Kenapa jelek ya? "


" Engga, malah ganteng . Dikaca abang aku juga jadi bisa ngaca. "


" Ohiya? ".


" Iya, Aku jadi bisa ngaca , kalo aku ini nantinya bakalan jadi ibu dari anak Bang Andri " .


Andri tertawa, 2x sudah dirinya digombali. dan bodohnya ia menanggapi ocehan Dipta.


" Bang ini berapa? " . Tanya Dipta sambil menujukan kelima jarinya.


" 5 " .


" Kalo ini? "


" 3 "


Dipta senang, seakan tidak percaya . " Wah keren banget bang " .


Andri menggeleng, Bangkit dari duduknya .


" Aku cuma minus Noy, bukan nya Buta ". Jawab Andri meninggal kan Dipta seorang diri .


Indri dan yang lain tertawa melihat wajah Dipta yang melas itu .


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2