Suamiku

Suamiku
Part 90


__ADS_3

Indra yang baru saja sampai dikantor dibuat terkejut dengan laporan yang baru terjadi .


Indra menyuruh pegawai nya bercerita sedetail-detailnya.


Indra jadi tau mengapa Dipta ketika ditelepon kemarin mengeluh, ternyata seperti ini keadaan kantornya. Jujur saya Indra jadi tidak enak hati karena kelakuan pegawainya .


Apalagi mengatasnamakan Jabatan. Indra memijit kepalanya. Mau bagaimana dia nantinya berhadapan dengan Indri.


Indra tahu betul Indri sangat emosian, apalagi itu menyangkut kedua sahabatnya. Jika diingat ingat kejadian dibar waktu itu , Indra jadi ngeri sendiri. Bahkan laki laki saja dibuat Indri menjadi tidak berdaya, apalagi Ini perempuan.


Untunglah hanya sebatas adu mulut tidak sampai baku hantam . Indra mengecek CCTV ruangan HRD , matanya membulat ketika melihat Indri dengan berani nya melawan orang tua yang sudah seenak-enaknya.


Indra mengecek kejadian semuanya, dari jam masuk kantor sampai kejadian barusan yang terjadi . Kepalanya terasa sakit sekali, Malu dan juga pusing .


Indra segera menyuruh seluruh HRD datang keruangan nya . Untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya terjadi .


Semua HRD sudah berkumpul dan bercerita, semua cerita yang Indra dengar menyudutkan Indri sebagai tersangka.


Berbeda sekali dengan kejadian yang ia lihat dari CCTV, semua nya membela diri .

__ADS_1


Indra mengambil Hp yang berada di saku celana menghubungi Indri yang pergi entah kemana ...


" Halo. " Jawab orang dari seberang


" Keruangan saya , bersama kedua sahabat kamu . sekarang ". Ucap Indri to the point lalu mematikan sambungan telepon .


Semua HRD saling tatap, sejujurnya mereka dibuat mati kutu dan takut oleh Indri , baru kali ini mereka melihat orang yang sangat berani menantang orang lain didepan umum .


Imelda selaku tersangka, meremas keras roknya . Jantungnya berdegup kencang , dirinya sangat takut kalau Jabatannya terancam. Dan Indra selaku Bos tau , apa yang selama ini telah ia perbuat .


Indra melirik satu satu karyawan nya, Kedatangan Indri membuat semua orang menunduk.


" Ada apa ? " . Tanya Indri dengan cuek saat masuk keruangan Indra beserta Febri dan Dipta .


Febri dan Dipta melirik HRD yang tampak menunduk dengan takut itu , Sebenarnya mereka kasihan karena telah didamprat oleh Indri ,


Mereka berdua juga tau, seberapa pedas nya Indri berbicara ketika sudah marah. Bahkan tidak akan ada yang mampu membalas ucapan Indri.


" Hayo, Ceritakan . Jangan hanya diam, "

__ADS_1


" Udah Ceritain aja , takut apaan lagi lo berdua. " Suruh Indri


Mereka menceritakan semua kejadian yang dialami , Indra sungguh geram mendengar nya begitu juga dengan Indri . ternyata bukan hanya kejadian tadi tapi kedua sahabatnya itu telah diperlakukan yang tidak tidak .


" Udah lah pak Indra , saya sama teman teman saya bakalan keluar dari Kantor ini . Dan akan saya pastikan untuk membayar sanksi, Saya engga mau untuk magang di perusahaan yang mempunyai pegawai semacam mereka , yang bahkan membeda bedakan. hari ini juga saya akan urus semuanya " . Ucap Indri


Indra kalang kabut dibuatnya . " Tolong jangna gunakan emosi disini, saya selaku atasan meminta maaf dengan kalian , karena perlakuan yang kalian alami . Saya akan memberikan keputusan yang adil untuk siapapun yang bersalah disini . Saya engga akan membiarkan kalian mengulang semester hanya karena masalah seperti ini. ".


Semua HRD tertegun, Masing masing dari mereka sudah gemetaran.


" Saya akan memberikan hukuman hanya dengan orang yang salah, dan sebelum kalian semuanya kesini . saya sudah mengecek semua kejadian . Dan saya sudah tau siapa yang salah di sini . Saya hanya minta kejujuran kalian untuk mengakui kesalahan. " Kata Indra dengan suara yang sedikit meninggi


Satu persatu orang yang bersalah maju kedepan . Indra sedikit tersenyum karena mereka yang bersalah mau mengakui kesalahannya.


" Saya minta untuk kalian masing-masing meminta maaf kepada mereka, tolong jangan lihat dari umur . Karena kesalahan dan meminta maaf tidak akan memalukan harga diri seseorang. "


Mereka masing masing secara bergantian meminta maaf kepada Febri , Dipta Dan Indri . Mereka menyesal karena sudah berprilaku seperti itu.


Jujur saja Indri masih belum puas untuk memaki semua orang yang berada di ruangan ini . Namun harus ia tahan mengingat Hanya 2 bulan lagi ia akan angkat kaki dari perusahaan Dinata.

__ADS_1


.


..


__ADS_2