Suamiku

Suamiku
Part 56


__ADS_3

Semua sedang duduk di ruang keluarga mengobrol ringan , dan bercanda.


" Jadi gimana ma . setuju ga kalo kinoy jadi mantu mama? "


" Mama ma tergantung Abang aja noy, "


" Kalo mama restuin pasti abang mau lah ma, makanya mama desak abang dong buat nikah sama kinoy "


" Gatau malu banget lo " Ucap Indri sembari menoyor kepala Dipta dengan keras


" Kebiasaan deh lo selalu gituin pala gue, lo mulai dari sekarang harus baik baik sama gue . Karena bentar lagi gue bakalan jadi empok Ipar lo " .


" Dih pede gila lo , cakep kali lo mau sama abang gue "


" Cakeplah, lo tau sendiri kan banyak banget yang ngejar ngejar gue di tempat Kuliah, "


" Iya gimana ga ngejar , celana orang lo kasih permen karet " . Ucap Febri


Dipta menyengir sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal . " Kebiasaan banget lo selalu jatuhin harga diri gue , "


" Kamu sejahil itu noy? " Tanya Andri yang sedari tadi hanya menyimak


" Engga sayang , itu Fitnah " Sangkal Dipta


" Sayang mata lo peang " , Ucap Indri


" Mana ada mata peang, " Decak Dipta


" Seandainya gue ada kesempatan buat ambil otak lo noy " . Ucap Febri

__ADS_1


" Kenapa? , Karena gue pintar kan nong? "


" Engga, Itu karena hanya 10% otak lo yang dipake "


" Ahnoongggggg " . Ucap Dipta melas manja


" Okeoke,, 10.1% "


" Yah sama aja , Males ah gue kalo bawa bawa otak . " ucap Dipta


Andri terkekeh geli dengan perdebatan mereka , Dan mama hanya mengedikan bahu nya dengan perdebatan konyol itu .


" Jadi gimana magang kalian? berakhir sampai kapan? . " Tanya Mama


" Bulan April ma " Jawab Indri dengan desahan nafas kasar .


" Kuliah kalian kapan kelar? .


Mama ber oh , lalu Kedatangan asisten rumah tangga keluarga Dawnson mengalihkan semuanya untuk segera keruang makan


" Bang An .. " Panggil Dipta ketika sudah mulai makan


" Hm? " Jawab Andri sambil melirik


" Makanan kesukaan Abang itu apasih? "


" Abang ga pernah milih milih makanan kok Noy, "


" Jadi pengen masakin buat abang "

__ADS_1


" Ceh... Kaya bisa masak ajalo , Pas lo masak Indo*** aja Mienya tumpah ke wastafel " . Sindir Indri


" Berisik lo, ga bisa banget gue lagi ngobrol hangat sama bang andri . "


" Kamu bisa masak apa emang? " Tanya Andri


" Saat ini si, belum bang . Tapi kalo bang Andri Ijinin aku bakalan belajar masak sama mama " .


Andri menangguk nganggukan kepala , sambil terus makan makananya .


" Bang Andri rahasia tampan bang Andri itu apasi? . Aku heran deh bang, kok bang Andri setampan ini " .


" Kenapa kamu heran noy, kamu liat dong mama nya seperti apa . Ya pastinya bibit nya bagus . Secara gitulo bibit yang mama punya unggul , buktinya Andri sama Indri cantik dan tampan " . Ucap mama bangga


Dipta berdecih . " Udah kaya bibit cabe . Pupuk nya pake T*i kambing apa sapi ma? "


Andri tersedak makananya karena ucapan Dipta . " Harus banget ya pupuknya pake kotoran? "


Mama tertawa kencang , " Ya engga pake pupuk itu juga noy, " Ucap mama ketika berhenti tertawa sambil menepuk nepuk pelan punggung Andri,


" Iyalah mama mah bibitnya unggul , emang nya lo pas lagi dibuat pupuknya pake t*i kebo! . Makanya muka lo mirip " . Ucap Febri


" Mirip kebo nong? " Tanya Indri


" Mirip T*i nya " . Jawab Febri lagi


Semua orang tertawa terbahak bahak melihat muka melas Dipta yang kali ini di ejek habis oleh teman temannya . Sampai air mata mereka keluar sangkin lucu melihat ekspresi cengok dan kesal yang Dipta keluarkan


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2