Suamiku

Suamiku
Part 108


__ADS_3

Indri diberi kabar sudah menemukan Posisi Dipta oleh Reno, kini Reno sendiri hanya menunggu perintah Indri


" Tunggu sampa aku datang, jangan bertindak apapun . "


Indri mengambil Konci mobil miliknya, tak lupa menggunakan jaket, Membawa pistol andalannya serta pisau beracun yang selama ini ia simpan. Tangannya sudah ada cincin yang berlapisan Silet, Dan anting laser bila laser itu diarahkan akan menyebabkan kebutaan.


Indri membawa mobil dengan kecepatan penuh, tidak membangunkan Febri, takut masalah akan panjang.


Banyak sekali klakson Mobil yang berbunyi karena Indri membawa mobil seperti kesetanan .


Sampai lah dirinya di tengah Hutan yang berada diluar kota. Indri mengikuti GPS yang diberi tau oleh Reno,


Indri berulang kali mengepalkan tangannya , menonjok setir mobil , " Sialan, berani sekali mereka menyentuh sahabat gue ".


Indri telah sampai di depan Gedung Tua yang tak berpenghuni, Gedung dengan keadaan Kumuh, Berlumut dan Bertingkat 2.


mungkin dulunya gedung ini markas para penjajah terdahulu .


Disana sudah ada Reno Dkk, yang tengah memantau situasi ,


" Bos, apakah sudah waktunya kita masuk? ". Tanya Zoni anak buahnya yang paling lihay menggunakan senjata api .


" Zoni, Rizki kau berdua diamlah disini bawa 5 orang anak buah mu berjaga dan mengepung. " Titah Indri


Mereka mengangguk . " Reno, Tian , Farel dan yang lain ikut aku " . Ajak Indri

__ADS_1


Mereka mengendap ngendap masuk kedalam.


Disana sudah terdengar suara rintihan Dipta dan suara tangisan . serta suara Tawa dari beberapa laki laki yang Indri dengar.


Indri mengepalkan tangannya kuat, hingga kuku dijari jarinya memutih . Dia sumpah serapah, Jika sampai Dipta terluka tidak akan ada kematian wajar diantara mereka


Beberapa komplotan sudah berhasil Mereka lumpuhkan, Kini hanya sekitar 20 orang yang berada diruangan itu .


Mereka mencari strategi untuk dapat melumpuhkan semuanya, tanpa harus membuat Dipta terluka.


Doorrrr...Doorrr....Dorrrrrr..


Beberapa tembakan telah mereka keluarkan membuat hampir 13 orang jatuh terkulai.


" Bangs** !! " . Ucap Indri keras, ketika melihat sahabat di lukai oleh pisau . dibagian Tangan


Indri berlari menendang dengan keras orang yang telah melukai Dipta, " Kau apakan Temanku bajinga* ".


Laki laki itu tertawa, menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Indri mengepalkan tangan lagi, meninju dan menendang laki laki itu sampai terkulai lemas . Mata , Hidung dan mulutnya sudah dilumuri darah.


Indri menengok kebelakang, Beberapa yang lain sudah berhasil Reno taklukan.


Indri berlari untuk melepas kan ikatan dipta . " Are you oke? ".


Dipta mengangguk , bibirnya sudah pucat pasi, Air mata membanjiri wajahnya, bahkan mata sudah bengkak dan bibir yang mengeluarkan darah . membuat Indri kehilangan Kendali.

__ADS_1


" Siapa yang bertanggung jawab ini semua setan! ". Tanya Indri menggelegar , bertanya kepada beberapa yang masih hidup.


Mereka tertawa, dan tentu saja Indri menghampir , Menyayat pipi salah satu laki laki itu hingga dirinya merintih.


" Gue tanya sekali lagi, siapa yang nyuruh lo , jangan sampai kesabaran gue bener bener habis , gue bakalan cari seluruh keluarga lo dan gue pastikan mereka akan mati mengenaskan didepan mata kalian semua " . Ucap Indri keras


Mereka yang masih hidup sudah gemetar, baru kali ini mereka melihat wanita yang sangat kejam dan jahat seperti Indri.


" Elvando " . Ucap Laki laki yang Indri lukai di bagian wajahnya, Pisau beracun milik Indri sudah berada tepat di depan mata nya .


" Panggilkan dia, ". Titah Indri


Laki laki itu tidak bergeming, Dengan kesal Indri menancap kan Pisau tersebut kesalah mata laki laki itu . Hingga dirinya menjerit.


Dipta tak kuasa melihat itu semua dirinya gemetat ketakutan, baru kali ini ia melihat Indri seseram itu.


" Panggilkan atau ku colok semua mata kalian, dan ku kuliti hingga kepala kalian akan ku jadikan hadiah untuk keluarga kalian sendiri ".


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2