
Dan tentu saja Indri harus bersabar, menunggu jawaban dari mereka , tentang keberanian mereka membuat masalah.
" Masalah apa yang membuat kalian berani seperti ini ? ".
" Hahaha..... Kau wanita kejam! Baru kali ini aku Ketua Geng mafia Hitam yang berada diInggris terkalahkan oleh mu ". tanya Elvando
" Kau telah menyinggung adik ku, hingga membuat dia malu untuk sekedar kuliah ". Ucap Laki laki itu
Indri tertawa kencang . " Oh, adik mu lah yang tidak tahu malu, dan mencari gara gara . Lagipula urusan wanita laki laki tidak perlu sampai harus turun tangan seperti itu. Jika sudah seperti ini. Bukan kah kalian seperti Banci? ".
" Kau wanita sombong, ". Sungut laki laki itu
" Oh. dan kau . seingatku, aku tak pernah menyinggung Ketua Geng Mafia Hitam Inggris ,"
" haha.. Mungkin untuk wanita seperti mu tidak akan mengingat telah, membunuh adik ku dengan cara yang kejam. " Jawab Elvando
Indri tampak berfikir, " Mungkin karena tangan ku sudah banyak sekali membunuh, oleh sebab itu aku tak ingat tentang siapa siapa yang hilang nyawanya ". Jawab Indri enteng, Mengeluarkan Rokok dan membakarnya .
__ADS_1
Tian anak buah Indri yang sangat tau , Jika Indri telah merokok akan ada kematian dari dua orang didepannya ini dengan cara yang kejam,
" Siapa sebenarnya kau? " . Tanya Elvando menatap Indri tajam
Indri mendekat, menghembuskan Asap rokok kemuka Elvando . " Hadiah Asap rokok dari mulutku, aku takut jika kau mengetahui siapa diriku, kau akan menyesal. "
" Jangan bermain main dengan ku nona , kau salah orang ". Ucap Elvando
Indri tertawa. " Haha ,, baiklah baiklah, karena nyawa kalian tidak akan bertahan sampai 5 menit, Aku Clara Aliester , ketua geng mafia terkenal DEADLY MAFIA WOLD , Jika kau berada dalam lingkungan mafia kau pasti kenal siapa diriku ".
Elvando terkejut bahkan untuk bernafas dan menelan ludah saja dirinya sudah kesulitan . Sial, kali ini Sudah dipastikan nyawanya tidak akan ada. Dirinya bertemu dengan musuh yang selama ini ia takuti.
Indri mengambil Pisau nya , Menebas Tangan kanan Elvando hingga lepas dan Elvando hanya bergelangung dengan sebelah tangan . " Ini Untuk Hukuman karena kau menembak teman ku " .
Indri beralih ke arah laki laki yang sudah ketakutan, meninju kedua matanya menggunakan cincin yang sudah keluar silet tajam miliknya , hingga darah berceceran.
" Ini untuk mata mu yang telah melihat teman ku " .
__ADS_1
Lalu Indri merobek mulut laki laki itu menggunakan pisau yang tadi ia gunakan untuk menebas tangan Elvando . " Ini untuk mulut mu yang mengajak teman ku bersenang senang " .
Lalu Indri berbalik badan , " Tian kau habisi mereka semua , dan gunakan kepala mereka pula untuk diberikan kepada anggota keluarga nya , aku ingin tau kali ini siapa yang ingin membuang nyawa mereka secara cuma cuma ".
" Oh, Tuan Elvando, Kini anggota mu akan ku jadikan sebagai budak ku di Inggris sana. Tolong Kau ucapkan beberapa kata untuk memperkuat bukti " . Ucap Indri memberikan ponsel miliknya , dan menyalakan alat perekam
Elvando , dengan wajah yang sudah menahan sakit , Berbicara dengan menyuruh seluruh anggotanya agar setia kepada Indri, dan dia juga memberitahu, kalau nanti mereka telah mendengar rekaman itu, berarti nyawanya sudah tidak ada.
" Oke terimakasih, salam kenal. Dan sampai jumpa diakhirat " . Ucap Indri mendekat ke arah Tian
" Lakukan sebagai mana apa yang telah ku perintah kan, Habisi mereka semua dengan cara yang lebih kejam. Bahkan disela sela nyawa yang berada di tenggorokan nya buatlah mereka menangis dan berteriak ". Titah Indri,
Tian menangguk Mantap, Untuk sekian lama akhirnya Tian Dapat membunuh musuh Bosnya dengan cara Keji,
Indri pergi meninggalkan gedung itu, dengan Rizki dan Farel , yang lainnya Indri tinggal untuk menghabisi semua komplotan tak berguna .
.
__ADS_1
.
.